Mencegah diabetes memang lebih baik daripada mengobati. Nah selain dengan mengubah gaya hidup sehat, Anda juga harus membatasi beberapa makanan dan minuman penyebab gula darah tinggi.

Makanan dan minuman penyebab gula darah tinggi yang harus dihindari

Semua tahu bahwa manusia memperoleh berbagai nutrisi dari makanan dan minuman untuk bertahan hidup. Namun, tidak semua makanan atau minuman yang dikonsumsi menyehatkan tubuh.

Mengutip Healthline, Dr. Isaac Eliaz, kepala Amitabha Medical Clinic di California, Amerika Serikat mengatakan, “Jika Anda ingin mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2, perubahan pola makan harus menjadi bagian dari strategi, bersamaan dengan olahraga dan mengatur stres.”

Jenis makanan dan minuman pantangan diabetes adalah yang termasuk penyebab gula darah tinggi. Anda masih boleh mengonsuminya, tetapi porsinya harus dikurangi dan disesuaikan dengan kebutuhan harian. Berikut jenis makanan dan minuman yang dimaksud:

1. Makanan tinggi karbohidrat

Makanan tinggi karbohidrat seperti tepung putih, gula putih, dan nasi, pada dasarnya adalah makanan yang dipisahkan serat, vitamin, dan mineral sehat di dalamnya. Jadi, makanan ini lebih dominan dengan kalori yang kadar gulanya tinggi.

Makanan tersebut sangat mudah dicerna oleh tubuh, sehingga kadar gula darah dan insulin melonjak. Seiring waktu, ini bisa menyebabkan diabetes. Oleh karena itu, Anda harus membatasi konsumsi roti, muffin, kue, kerupuk, donat, dan pasta. Kacang polong, jagung, atau ubi jalar, juga harus Anda perhatikan kandungan karbohidratnya secara keseluruhan untuk menjaga kadar gula darah.

2. Makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans

Lemak jenuh dan lemak trans tidak sehat bagi tubuh karena meningkatkan kadar kolesterol dalam darah sehingga meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Lemak tersebut terdapat pada daging olahan yang memiliki kadar natrium dan nirites tinggi.

Sementara daging merah mengandung zat besi tinggi yang dapat merusak sel penghasil insulin. Makanan yang digoreng atau dipanggang juga mengandung lemak trans. Hindari konsumsi daging yang berlemak, mentega, keju, dan susu berlemak.

3. Manisan buah kering

Walaupun terbuat dari buah, manisan buah kering seperti kismis bisa menyebabkan gula darah naik dan tidak mencegah rasa lapar. Ini berbeda dengan mengonsumsi buah segar secara langsung. Apalagi manisan buah kering sering ditambahkan dan gula, pengawet, dan pewarna tambahan agar rasanya bertahan lebih lama dan warnanya menarik.

4. Minuman bersoda

Minuman bersoda ini ada di posisi pertama dalam daftar minuman penyebab gula darah tinggi yang harus dihindari. Minuman bersoda mengandung tambahan gula sehingga bisa menyebabkan bertambahnya berat badan dan kerusakan pada gigi. Ini bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes jika sering dikonsumsi.

5. Minuman yang dimaniskan dengan gula

Ada banyak minuman yang dimaniskan dengan gula seperti jus, teh, susu, kopi, atau soda. Meskipun sehat, tambahan gula pada minuman tersebut mengandung karbohidrat yang besar. Ini tentu akan memengaruhi gula darah dan meningkatkan risiko berat badan bertambah.

6. Minuman energi

Jenis minuman ini mengandung kafein dan tinggi karbohidrat. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman energi tidak hanya menaikkan kadar gula darah tapi juga bisa menyebabkan resistensi insulin, ini bisa meningkatkan risiko diabetes. Selain itu, terlalu banyak kafein bisa menyebabkan insomnia dan tekanan darah menjadi naik.

7. Minuman beralkohol

Alkohol sering dikaitkan dengan penyebab gula darah tinggi. Kondisi orang dengan diabetes yang rutin mengonsumsi alkohol dapat semakin parah dan meningkatkan risiko komplikasi diabetes. Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa pria yang mengonsumsi alkohol memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2.

Salah satu cara terbaik adalah tetap memperbanyak minum air putih dan membatasi penggunaan gula pada kopi, teh, jus, atau susu. Atau Anda bisa memilih makanan pengganti, misalnya daging tanpa lemak, susu rendah lemak, atau memilih buah yang dikonsumsi langsung bukan buah manisan kemasan.

Namun, tindakan pencegahan bukan hanya dari pilihan makanan saja. Rutin olahraga dan  memeriksa kesehatan ke dokter khususnya untuk mengecek tekanan gula darah juga penting. Tindakan ini bisa menjadi pencegahan dini untuk mengetahui adanya risiko gula darah melonjak naik.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca