Cara Mudah Mengatasi dan Mencegah Kutu Air

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Tahukah Anda? Meski namanya “kutu air”, penyakit kulit ini sebenarnya bukan disebabkan oleh kutu. Kutu air, atau yang dalam bahasa medisnya disebut tinea pedis (athlete’s foot), disebabkan oleh infeksi jamur. Infeksi kutu air biasanya menyerang kaki yang selalu dalam kondisi lembap. Akibatnya, kulit kaki akan terkelupas, pecah-pecah, dan memiliki lenting berisi cairan terutama pada sela-sela jari kaki. Tak hanya itu, Anda juga akan merasakan gatal di telapak dan jari-jari kaki. Lantas, bagaimana cara mengobati kutu air, dan cara mencegahnya?

Cara mengobati kutu air di rumah

relaksasi tubuh

Obat kutu air utamanya adalah krim antijamur, yang bisa Anda beli di apotek atau toko obat tanpa perlu menebus resep dokter. Misalnya, Lotrimin (clotrimazole), Micatin (miconazole), dan Lamisil (terbinafine).

Berikut adalah langkah demi langkah cara mengobati kutu air dengan obat krim antijamur pilihan Anda:

  1. Cuci kaki sampai bersih di bawah air mengalir.
  2. Tepuk-tepuk dengan handuk hingga kaki benar-benar kering.
  3. Oleskan krim tipis-tipis pada kulit kaki yang terinfeksi, untuk satu hingga dua kali sehari.

Lanjutkan perawatan dengan obat krim selama minimal dua minggu, atau sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter. Sesekali rendam kaki yang bermasalah dalam air hangat yang ditambah 1-2  sdm cuka. Rendam selama 10 menit, dan keringkan kaki dengan baik setelahnya. Anda bisa ulangi perendaman di air cuka sebanyak satu hingga dua kali sehari.

Jika kondisi kaki tidak juga membaik setelah empat minggu menggunakan krim nonresep plus perawatan rumahan, Anda perlu berkonsultasi ke dokter. Dokter kemungkinan akan meresepkan dosis yang lebih kuat, meresepkan jenis obat yang berbeda, atau menambahkan obat minum.

Cara mencegah kutu air

kaus kaki dan sepatu khusus diabetes

Seperti yang telah dijelaskan di atas, kutu air lebih sering menyerang kaki yang selalu dalam keadaan lembap. Anda juga akan mudah tertular infeksi yang satu ini jika kaki bersentuhan langsung dengan permukaan lantai yang rentan terkontaminasi jamur. Maka, cara mencegahnya adalah dengan:

  • Memakai alas kaki tertutup saat Anda berjalan di permukaan yang lembap, seperti kolam renang, gym dan ruang ganti pakaiannya, dan juga di kamar hotel.
  • Usahakan untuk selalu menjaga kaki tetap kering di mana pun dan kapan pun. Pasalnya, jamur bisa tumbuh di area yang hangat dan lembap seperti di dalam sepatu tertutup.
  • Apabila cuaca cukup panas, pakai sepatu sandal atau sandal jepit yang memungkinan kulit kaki aman dari kontaminasi kuman tapi tetap bisa bernapas lega. Namun, jangan pakai sepatu atau sendal yang sol dalamnya terbuat dari plastik atau karet. Bahan ini bisa membuat kaki lebih mudah berkeringat.
  • Hindari memakai sepatu yang basah atau lembap. Jangan lupa untuk mengganti sepatu setiap hari dan mengeringkannya dengan benar sebelum menggunakannya kembali.
  • Rutin cuci kaki dengan air bersih dan sabun setiap kali selesai beraktivitas di luar ruangan. Pastikan juga untuk benar-benar mengeringkan kaki setelah Anda mencucinya.
  • Selalu gunakan kaus kaki yang terbuat dari kain katun agar keringat dapat terserap dengan baik. Hindari untuk menggunakan kaus kaki dengan bahan karet yang membuat keringat mudah terperangkap di dalamnya. Selain itu, jangan lupa untuk mengganti kaus kaki setiap hari terlebih jika basah.
  • Usahakan untuk tidak saling meminjam handuk, sepatu, dan kaus kaki dengan orang lain yang memiliki kutu air. Pasalnya, jamur bisa berpindah lewat barang yang digunakan secara bersamaan. Baiknya, jangan berbagai barang pribadi dengan orang lain walaupun Anda dan dirinya tidak memiliki infeksi jamur di kaki.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: September 25, 2018 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca