Berbagai Cara Mengatasi Infeksi Kulit Kepala Sesuai Penyebabnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda tentu ingin memiliki kulit kepala yang sehat, bukan? Kulit kepala yang sehat menjaga kekokohan rambut dan semua mendukung aktivitas Anda. Sebaliknya, jika kulit kepala bermasalah akibat infeksi jamur, parasit, atau bakteri, kulit kepala akan terasa gatal bukan main, kemerahan, bahkan membentuk luka. Jika Anda mengalami infeksi kulit kepala, bagaimana cara mengatasinya?

Berbagai cara mengatasi infeksi kulit kepala

Jamur dan bakteri dapat tumbuh di kulit kepala dan menyebabkan infeksi lewat folikel rambut. Jika tidak diatasi, bukan hanya gejalanya yang mengganggu, rambut Anda pun dapat rontok dan menyebabkan kebotakan. Infeksi pun dapat berkembang karena Anda terus menggaruknya tanpa henti. Jika tidak ingin hal ini terjadi, Anda harus segera mengatasi infeksi kulit kepala sesuai penyebabnya, seperti:

1. Mengatasi kurap pada kulit kepala

Kurap adalah infeksi jamur yang menyebabkan bercak kemerahan berbentuk cincin pada kulit. Jika terjadi pada kulit kepala atau disebut juga dengan tinea capitis, area tersebut akan bersisik dan cenderung botak. Tanpa pengobatan, kurap bisa menyebar ke area kulit lainnya.

Untuk mengatasi infeksi kulit kepala ini, dokter akan memberikan obat antijamur dan pereda gatal, baik itu losion, krim, atau berupa bedak. Sementara obat antijamur tablet biasanya dianjurkan untuk diminum selama 1 hingga 3 bulan.

Supaya tidak terkena penyakit ini lagi, Anda perlu menjaga kebersihan tubuh dan rumah. Biasakan untuk mencuci tangan setelah bermain di luar rumah, berenang, atau memegang hewan peliharaan.

Meski kurap pada hewan tidak menimbulkan kurap pada kulit manusia, namun infeksi pada kulit tetap bisa terjadi. Jadi, selalu pastikan jika hewan peliharaan selalu bersih. Selain itu, tidak meminjam handuk atau barang pribadi lainnya pada orang yang memiliki kurap.

2. Mengatasi folikulitis pada kulit kepala

Kulit Anda dilengkapi dengan folikel, tempat tumbuhnya rambut. Jika kebersihan tubuh Anda buruk, bakteri dapat dengan mudah masuk melalui folikel dan menyebabkan infeksi kulit kepala. Kondisi ini disebut juga dengan folikulitis. Jika terjadi pada kulit kepala, maka akan muncul ruam yang terasa gatal dan perih.

Untuk melegakan kulit dari rasa gatal, Anda bisa menempelkan kompres hangat di kepala. Kemudian, tingkatkan kebersihan rambut, seperti rajin keramas, tidak membiarkan rambut lembap, dan menggunakan ikat rambut, handuk, topi, atau kerudung yang bersih.

Selain itu, hindari juga memakai penutup kepala yang ketat dan membiarkan kulit kepala berkeringat. Pada beberapa kasus, antibiotik diperlukan untuk membunuh bakteri penyebab infeksi.

3. Mengatasi impetigo pada kulit kepala

Selain folikulitis, infeksi bakteri pada kulit kepala juga bisa menyebabkan impetigo. Biasanya masalah kulit ini berkembang di area kulit yang mengalami kerusakan. Impetigo menimbulkan ruam merah disertai kulit berkerak kuning kecokelatan. Selain itu, dapat menyebabkan lepuhan berisi cairan yang gatal dan nyeri.

Cara untuk mengatasinya adalah minum antibiotik dan mengoleskan salep antibiotik pada area yang terinfeksi. Meski penyakit ini mudah menular, pemberian antibiotik akan menghentikan penularan dalam waktu 48 jam. Biasanya gejala impetigo akan hilang sekitar satu minggu setelah diobati dengan antibiotik.

4. Mengatasi dermatitis seboroik pada kulit kepala

Infeksi kulit kepala yang paling umum terjadi adalah dermatitis seboroik. Infeksi kulit kepala ini menyebabkan ruam, kulit kering bersisik, kadang mengelupas seperti ketombe. Jika Anda memiliki kondisi ini, Anda harus rutin membersihkan serpihan kulit mengelupas.

Gunakan sampo antiketombe yang mudah ditemukan di toko. Selain itu, gunakan pelembap rambut untuk mencegah kulit kepala semakin kering.

5. Mengatasi infeksi jamur pada kulit kepala

Meski jarang, infeksi jamur juga bisa terjadi pada kulit kepala. Hal ini terjadi akibat terganggunya keseimbangan jamur di kulit akibat penggunaan produk perawatan rambut yang tidak cocok, stres, dan masalah kesehatan lain, seperti diabetes.

Sama seperti perawatan rambut lainnya, Anda harus memperhatikan kebersihan rambut. Tidak membiarkan rambut dalam keadaan lembap atau menggunakan penutup kepala dalam waktu lama. Minum obat antijamur atau oleskan salep antijamur pada kulit kepala.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengganti Shower Cap?

Seperti perlengkapan mandi lainnya, Anda perlu mengganti shower cap secara rutin untuk menghindari bakteri yang menumpuk setelah penggunaan berulang kali.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 14 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

6 Cara Mudah Mengatasi Kulit Kepala Terbakar Matahari

Kulit kepala orang yang berambut tipis dan sering berkegiatan saat panas terik berisiko terbakar matahari. Intip cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 5 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit

Beragam Ciri-Ciri Penyakit Kulit yang Gampang Dikenali

Penyakit kulit termasuk masalah kesehatan yang mudah dikenali. Pasalnya, ciri-ciri penyakit kulit dapat dengan mudah terlihat pada permukaan atas kulit.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit 10 Mei 2019 . Waktu baca 9 menit

Segala yang Perlu Anda Ketahui Seputar Penyakit Kulit

Penyakit kulit adalah kondisi yang banyak menyerang masyarakat Indonesia. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan serta cara mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit 16 April 2019 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab penyakit kulit

Penyebab Penyakit Kulit Beserta Faktor yang Meningkatkan Risikonya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 11 menit
bahan alami untuk mengusir kulit kepala gatal

Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
obat untuk infeksi jamur kulit

Cara Memilih Obat untuk Kulit yang Gatal Karena Infeksi Jamur Kulit

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 26 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Penyebab penyakit scabies atau penyebab kudis

Kenali Penyebab Scabies dan Faktor Risiko Kudis yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 16 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit