Berbagai Kiat Mengatasi Eksim

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Karena eksim biasanya disebabkan faktor genetik, mencegah secara total tidak mungkin dilakukan. Namun, Anda dapat mencegah eksim Anda kambuh dan mengurangi gatal-gatalnya. Pencegahan tidak memerlukan pengobatan. Hanya perubahan perilaku saja, dan ini sudah dapat memiliki dampak yang signifikan dan mengurangi kemungkinan eksim kambuh.

Hal yang perlu dihindari

Hindari garukan

Menurut American Academy of Dermatologists (AAD), orang dengan dermatitis atopik (eksim) dapat menggaruk kulit sebanyak 500 sampai 1000 kali per hari. Menggaruk kulit dapat memperburuk kondisi dan mengundang infeksi.

Hindari menggaruk sebisa mungkin. Beberapa alternatif untuk mengurangi rasa gatal:

  • Kompres dingin
  • Mandi dengan air dingin atau berendam di air hangat
  • Krim anti gatal

Dengan mengurangi gatal, Anda dapat mencegah peradangan dan luka pada kulit, sehingga kemungkinan infeksi berkurang dan kulit dapat segera pulih. Anda juga disarankan untuk menggunting kuku. Jika Anda tidak sengaja menggaruk, kuku yang pendek lebih sulit merusak kulit.

Hindari iritan

Beberapa iritan dapat meningkatkan risiko eksim kambuh, seperti:

  • Kain sintetis tertentu
  • Kain yang kasar, seperti wol
  • Deterjen dan pelembut pakaian
  • Sabun dan lotion tertentu
  • Cuaca yang ekstrem

Pelajari iritan apa yang dapat menyebabkan gejala eksim Anda muncul, dengan mencatat produk dan jenis pakaian yang Anda gunakan sebelum gejala eksim terjadi. Begitu Anda mengetahui penyebabnya, Anda dapat menghindari atau meminimalisir kontak dengan iritan. Pakailah pakaian yang longgar dan terbuat dari katun, gunakan produk pembersih yang bebas pewangi, dan gunakan sarung tangan saat cuaca dingin untuk melindungi tangan agar tidak kering.

Perubahan perilaku

Alternatif garukan

Rasa gatal disebabkan oleh saraf, dan saraf ini juga merespon terhadap tekanan. Cobalah untuk menggosok area yang gatal, bukan menggaruknya. Hal ini dapat meringankan gatal tanpa risiko infeksi.

Kurangi stress

Stress adalah hal yang umum terjadi, dan dan sayangnya hal ini juga dapat memicu timbulnya eksim. Cobalah teknik relaksasi seperti musik, yoga, dan meditasi. Hal-hal tersebut dapat meredakan stress dan mengontrol rasa cemas. Bersantai, bersenang-senang, dan bersosialisasi juga dapat mengurangi stress.

Melembapkan

Kulit kering dapat memicu gejala eksim dan membuat kondisi kulit tidak nyaman. Mintalah dokter kulit untuk merekomendasi pelembap dengan bahan dasar salep atau krim. Pelembap jenis ini dapat menenangkan kulit dan aman bagi pasien eksim. Gunakan pelembap 3 menit setelah mandi saat kulit masih belum terlalu kering. Gunakan pelembap setiap hari, walau eksim Anda tidak sedang kumat. Vaseline atau pelembap lainnya seperti krim Eucerin dapat membantu. Namun hindari krim dan losion yang mengandung pewangi atau pewarna, karena dapat mengiritasi kulit.

Tidur yang cukup

Tidur yang berkualitas pada malam hari dapat mengurangi stress yang dapat menyebabkan kambuhnya eksim. Orang dewasa membutuhkan 7 sampai 9 jam tidur setiap malamnya. Anda perlu mengatur jadwal Anda dengan baik, namun keuntungan dari tidur yang cukup sangatlah banyak.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Penyebab Penyakit Kulit Beserta Faktor yang Meningkatkan Risikonya

    Tiap penyakit kulit punya beragam penyebab. Untuk itu, penting mengetahui penyebab pastinya agar Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Penyakit Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 11 menit

    Bagaimana Cara Kerja Sunblock dalam Melindungi Kulit?

    Radiasi UV dari sinar matahari berbahaya bagi kulit. Jadi, jangan remehkan sunblock. Tapi sebenarnya bagaimana cara kerja sunblock dalam melindungi kulit?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 3 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Alergi Makanan

    Alergi makanan adalah reaksi alergi yang muncul setelah mengonsumsi suatu zat makanan tertentu. Makanan apa saya yang menyebabkan reaksi ini?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Alergi, Alergi Makanan 1 September 2020 . Waktu baca 14 menit

    6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

    Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Obat dan pengobatan psoriasis

    Segala Pengobatan Psoriasis, dari Obat Minum Hingga Terapi

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 11 menit
    terapi urine minum air kencing

    Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
    hemodialisis

    Hemodialisis, Prosedur Cuci Darah untuk Penyakit Gagal Ginjal

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 11 menit
    dokter spesialis kulit dermatolog

    Serba-serbi Informasi Seputar Dokter Spesialis Kulit yang Perlu Anda Ketahui

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 5 menit