4 Gangguan Kesehatan Akibat Kelebihan Hormon Testosteron

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Di dalam tubuh terdapat dua hormon penting, estrogen dan testosteron, yang berfungsi meningkatkan imun, energi, libido, dan yang paling penting adalah reproduksi manusia. Kedua hormon tersebut memerlukan keseimbangan jumlah satu sama lain agar mendapatkan fungsi dan kerja tubuh yang baik. Tapi bagaimana jika salah satu hormon terlalu banyak? Dan, bagaimana jika itu adalah hormon testosteron? Simak pembahasan berikut ini.

Apa itu hormon testosteron?

Testosteron sering dianggap sebagai “hormon pria”, yang diproduksi di bagian testis pria. Meski begitu, wanita juga punya hormon testosteron dalam tubuh, fungsinya untuk meningkakan gairah seks dan sebagai pengatur mood (suasana hati). Sedangkan fungsi hormon testosteron pada adalah untuk membangun masa otot dan meningkatkan energi pria.

Apa yang terjadi kalau kelebihan hormon testosteron?

Efek kelebihan hormon testosteron terhadap tubuh, sebetulnya bergantung pada usia dan jenis kelamin. Pada pria dan wanita, kelebihan hormon testosteron dapat menyebabkan pubertas sebelum dewasa dan berakibat pada ketidaksuburan. Bukan hanya itu, di bawah ini merupakan dampak dari kelebihan hormon testosteron yang dapat timbul:

1. Kulit berminyak dan jerawatan

Nyatanya, kelebihan hormon testosteron dapat menyebabkan kulit jadi berminyak dan berjerawat. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar DHT (dihidrotestosteron) yang meningkat, terkait dengan kelebihan hormon testosteron itu sendiri. Kadar testosteron yang tinggi, akan meningkatkan produksi sebum minyak, zat kental yang bisa menyumbat pori-pori pada wajah. Nah, kalau pori-pori tertutup, bakteri akan menumpuk pada kulit dan  menyebabkan peradangan, atau biasa disebut jerawat.

2. Rambut rontok

Salah satu hal yang dapat terjadi jika kelebihan hormon testosteron pada pria dan wanita adalah adanya gejala rambut rontok  atau bahkan kebotakan. Umumnya, gejala kerontokan rambut ini akan dimulai dari bagian simpul kulit kepala, lalu akan berlanjut rontok apa rambut bagian pelipis dan akan berlanjut keseluruhan.

3. Buah zakar mengerut

Secara sederhana, saat otak menstimulasi kelebihan hormon testosteron dalam tubuh, otak akan menganggap semua itu berawal dari tempat produksi testosteron, yaitu pada buah zakar. Selanjutnya, otak akan menutup produksi LH (Luteinizing Hormon), yang berguna memberi tahu testis untuk memproduksi testosteron. Maka dari itu, buah zakar akan mengalami perubahan ukuran dengan cara menyusutkan dirinya.

4. Kelebihan sel darah merah dan hemoglobin

Jika tubuh Anda mengalami kelebihan testosteron dalam tubuh, salah satu efeknya adalah adanya peningkatan kadar sel darah merah dan kadar hemoglobin di tubuh. Pada pria yang lebih tua, peningkatan sel darah merah dapat menimbulkan adanya serangan jantung dan stroke.

Peningkatan sel darah merah dalam darah, akibat kelebihan hormon testosteron, dapat dikurangi dengan menurunkan dosis pengganti testosteron, atau donor darah. Biasanya bertujuan untuk menurunkan tingkat sel darah dalam tubuh.

Berapa Pengeluaran Rokok Anda Sehari?

Hitung dan coba alihkan uang itu untuk aktivitas lain yang membantu kesehatan Anda.

Cek Sekarang!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Posisi Tidur Mana yang Lebih Baik: Miring ke Kiri Atau Kanan?

Posisi tidur miring memiliki manfaat untuk kesehatan Anda, arah posisi tidur ternyata juga berpengaruh terhadap kesehatan. Arah mana yang lebih baik?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Pola Tidur Sehat, Tips Tidur 8 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

5 Cara Aman Supaya Haid Selesai Lebih Cepat

Waktu haid yang lama membuat sebagian wanita jadi kerepotan. Belum lagi jika kram perut tak kunjung usai. Yuk, intip rahasia mempercepat haid selesai disini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Wanita, Menstruasi 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pedoman Praktis Makanan untuk Anak Usia 1-3 Tahun

Banyak ibu yang bingung memberikan anaknya makan ketika sudah memasuki usia 1 tahun. Jangan cemas, berikut pedoman praktis makanan anak 1-3 tahun.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Asam Lambung Naik Bisa Sebabkan Kanker Kerongkongan?

Asam lambung naik atau refluks yang terjadi secara kambuhan, kemungkinan bisa sebabkan kanker kerongkongan. Cari tahu alasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kanker Lainnya 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kondom dipakai dua kali

Kondom Dipakai Dua Kali, Apa Saja Risiko yang Mungkin Terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
susah ambil darah

Kenapa Beberapa Orang Bisa Sulit Diambil Darahnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
lidah gatal

7 Kondisi Penyebab Lidah Anda Terasa Gatal, dari Masalah Ringan Hingga Serius

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
setelah cabut gigi

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Cabut Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit