Benarkah Memakai Deodoran Setiap Hari Bisa Menyebabkan Pria Impoten?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hampir sebagian besar orang menggunakan deodoran sebelum memulai hari mereka. Sayangnya, ada banyak rumor yang beredar seputar bahaya deodoran. Selain (katanya) menyebabkan kanker payudara, memakai deodoran setiap hari juga dipercaya bisa mengakibatkan impotensi. Benarkah begitu?

Bahaya deodoran dipakai setiap hari dapat meningkatkan risiko pria impotensi?

Dugaan bahaya deodran ini ini berangkat dari kandungan phtalate dan triklosan di dalamnya. Triklosan adalah agen antibakteri yang bisa membunuh bakteri penyebab bau badan. Sementara itu, phtalate adalah agen perekat yang membantu produk bisa tetap menempel pada kulit Anda. Phthalate juga mampu membuat aroma deodoran bertahan lama. Kedua zat aktif ini telah lama dikaitkan dengan gangguan keseimbangan hormon yang berefek negatif pada sistem reproduksi pria.

Jika menumpuk terlalu banyak dalam tubuh, phtalate dan triclosan akan terperangkap dalam sel dan darah sehingga mengganggu sistem endokrin yang bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh. Beberapa jenis hormon yang terganggu karena adanya dua kandungan ini dalam tubuh antara lain hormon tiroid dan testosteron.

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa hormon tiroid yang rendah dapat menyebabkan kadar testosteron rendah, hormon yang penting untuk fungsi reproduksi dan kesuburan pria. Hipotiroidisme juga bisa dikaitkan dengan rendahnya libido atau impotensi. Beberapa penelitian kecil kemudian menunjukkan bahwa hipotiroidisme dapat memengaruhi produksi dan proses pematangan sperma. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa masalah kesuburan pria juga terkait dengan hipertiroidisme (tiroid terlalu aktif). Ini menunjukkan bahwa sistem endokrin harus berfungsi baik untuk menjaga keseimbangan hormon tubuh.

Selain itu, Heather Patisaul, Ph.D., profesor ilmu biologi di North Carolina State University menyatakan bahwa phthalates dalam deodoran juga diduga memiliki efek negatif pada perkembangan saraf. Pada pria, gangguan saraf bisa tercermin pada kerja sistem reproduksinya yang menghambat aktivitas testosteron. Kekurangan testosteron dapat menyebabkan pria kurang berstamina, mengalami impotensi (disfungsi ereksi), hingga penurunan massa otot.

Namun yang perlu dipahami, sampai saat ini penelitian masih dilakukan pada hewan lab. Tetap diperlukan penelitian lebih lanjut secara mendalam untuk benar-benar memastikan apakah deodoran bisa menjadi penyebab tunggal dari masalah pada sistem reproduksi pria.

Memakai deodoran setiap hari malah tambah bikin bau badan

Meski kecurigaan bahaya deodoran sebagai penyebab ipotensi belum benar-benar terbukti, menggunakan deodoran setiap hari nyatanya juga tidak baik.

Penelitian milik Anne Steinemann, Ph.D., profesor teknik sipil di University of Melbourne di Australia, menyebutkan bahwa ada berbagai risiko kesehatan yang bisa diakibatkan oleh zat pewangi pada produk pengharum tubuh tersebut, seperti masalah pada pernapasan, serangan asma, sakit kepala, migrain, ruam, mual, dan berbagai masalah fisik lainnya.

Sebuah penelitian lain yang diterbitkan di tahun 2014 menemukan bahwa deodoran ataupun antiperspirant memiliki tingkat actinobacteria yang lebih tinggi, yaitu salah satu bakteri yang menyebabkan ketiak berbau tidak sedap. Beberapa orang yang dijadikan subjek penelitian menyatakan bahwa penggunaan deodoran atau antiperspirant dalam jangka panjang justru dapat membuat bau ketiak lebih terasa tidak sedap ketimbang saat tidak memakai deodoran. Hal ini kemungkinan besar dipicu oleh kandungan alumunium dalam deodoran yang bekerja menyumbat kelenjar keringat sehingga memerangkap bakteri di dalamnya.

Bagaimana meminimalisir risiko dari bahaya deodoran?

Untuk menekan risiko bahaya deodoran atau mencegahnya sama sekali, Anda perlu membatasi frekuensi penggunaannya dan ganti produk deodoran berpewangi Anda dengan yang tidak mengandung parfum. Jika Anda tidak merasa percaya diri untuk keluar rumah tanpa memakai deodoran dulu, Anda bisa menyiasatinya dengan menggunakan deodoran berbahan alami.

Selain itu, biasakan untuk melihat label kemasan sebelum Anda membelinya. Walaupun tidak semua produk secara transparan mencantumkan keseluruhan komposisi penyusunnya, tetapi setelah mengetahui daftar zat berbahaya yang ada dalam deodoran, hindari membeli produk yang mengandung bahan-bahan berbahaya untuk meminimalisir efek samping bahaya deodoran pada kesehatan Anda.

Berapa Pengeluaran Rokok Anda Sehari?

Hitung dan coba alihkan uang itu untuk aktivitas lain yang membantu kesehatan Anda.

Cek Sekarang!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Pakai Deodoran yang Tepat Menurut Ahli

Deodoran tidak hanya asal dioles di kulit ketiak saja. Supaya dapat bekerja lebih optimal, penting untuk mengetahui cara pakai deodoran yang tepat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 12 Juli 2019 . Waktu baca 5 menit

Bau Ketiak Sangat Mengganggu dan Bikin Minder? Atasi Dengan 5 Tips Ampuh Ini

Bau ketiak yang tercium sangat mengganggu dan membuat Anda minder. Lantas, bagaimana caranya mengatasi bau ketiak supaya berkurang? Lihat tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 6 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Seperti Apa Prosedur Detoks Ketiak, dan Apa Manfaatnya?

Detoks ketiak adalah alternatif alami dari penggunaan deodoran yang menggunakan bahan-bahan kima. Namun, apa benar efektif menghilangkan bau badan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 19 November 2017 . Waktu baca 3 menit

Apakah Aman Pakai Deodoran Setiap Hari?

Deodoran memang ampuh untuk mengatasi bau badan. Namun, apakah aman pakai deodoran setiap hari? Ketahui jawabannya dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 9 Juli 2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
cara membuat deodoran alami yang bisa dicoba di rumah

Cara Membuat Deodoran Alami yang Bisa Anda Coba di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
pakai deodoran pria

Bolehkah Wanita Pakai Deodoran Pria, dan Juga Sebaliknya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 3 September 2019 . Waktu baca 4 menit
harus menggunakan deodoran

Apakah Semua Orang Perlu Pakai Deodoran Agar Tidak Bau Badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 30 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit