5 Teknik Latihan Pernapasan untuk Meningkatkan Fungsi Paru-paru

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/06/2020 . 6 mins read
Bagikan sekarang

Paru-paru yang sehat membuat tubuh memiliki kapasitas penyimpanan jumlah udara yang besar. Dengan kapasitas penyimpanan udara yang besar, tubuh jadi tidak mudah lelah atau ngos-ngosan. Sayangnya, seiring berjalannya usia, kapasitas paru-paru akan menurun, belum lagi jika terdapat penyakit pernapasan seperti asma atau PPOK. Maka itu, tubuh perlu melakukan latihan pernapasan untuk mempertahankan dan meningkatkan kapasitas paru-paru.

Apa saja teknik latihan pernapasan yang direkomendasikan?

Orang-orang yang memiliki masalah dengan paru-parunya memiliki kemungkinan mengalami penurunan fungsi paru-paru. Beberapa faktor yan mungkin membuat seseorang mengalami penurunan fungsi paru antara lain seperti:

  • merokok
  • asma
  • kanker paru
  • PPOK
  • emfisema

Dengan berkurangnya fungsi paru-paru, hal ini dapat menimbulkan sejumlah gangguan pernapasan. Untungnya, dengan latihan pernapasan yang tepat, fungsi paru dapat meningkat dan tubuh dapat menyimpan oksigen yang dibutuhkan lebih banyak. Seperti apa bentuk latihan pernapasannya? Yuk, simak ulasan di bawah ini.

1. Latihan pernapasan diafragma

Latihan pernapasan asma

Latihan pernapasan kali ini melibatkan diafragma dan bagian perut. Pada pernapasan ini saat udara masuk bagian perut akan terisi penuh sehingga mengembang, sedangkan dada tidak bergerak banyak. Lakukan latihan ini setidaknya 5 menit dalam sehari.

Berikut adalah langkah-langkah teknik pernapasan ini:

  • Duduk santai sambil bersandar.
  • Letakkan satu tangan di perut Anda dan satu lagi di dada Anda.
  • Tarik napas melalui hidung selama dua detik, rasakan udara bergerak mengisi perut. Rasakan perut Anda semakin penuh bergerak membesar. Perut harus bergerak lebih banyak dibandingkan dada Anda.
  • Embuskan napas selama dua detik melalui bibir yang terbuka kecil sambil merasakan perut mengempis.
  • Ulangi 10 kali. Tetap lemaskan bahu Anda sepanjang pengulangan, dan jaga punggung tetap tegak selama berlatih pernapasan diafragma ini.

2. Latihan pursed-lips breathing

teknik pernapasan coronavirus covid-19

Menurut COPD Foundation, teknik pernapasan ini sangat dianjurkan untuk Anda yang menderita penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Anda dilatih untuk mengurangi jumlah napas yang Anda ambil dan membuat saluran udara Anda terbuka lebih lama.

Untuk melatihnya, cukup bernapas melalui hidung dan keluarkan melalui mulut selama mungkin dengan bibir mengerucut. Cara melakukannya teknik latihan pernapasan ini adalah:

  • Tarik napas perlahan melalui hidung, pastikan bibir Anda tertutup.
  • Embuskan napas sepelan mungkin melalui bibir yang mengerucut atau terbuka sangat kecil. Keluarkan selambat mungkin, lebih lama dari saat Anda menarik napas.
  • Ulangi kembali. Anda bisa melakukannya sambil berdiri ataupun duduk.

3. Latihan rib stretch

latihan pernapasan

Teknik latihan pernapasan ini cukup mudah dilakukan. Kunci dari latihan ini adalah menahan sebanyak mungkin udara di paru-paru dan dengan waktu yang lebih lama 10-25 detik.

Teknik ini dapat membantu meningkatkan kapasitas paru-paru Anda ketika dilatih setidaknya sekali sehari. Lakukan latihan pernapasan ini sehari 3 kali untuk meningkatkan kapasitas paru-paru lebih efektif. Sekali latihan lakukan selama 2-5 menit.

Cara melatihnya:

  • Berdiri tegak dan badan lurus.
  • Embuskan semua oksigen dari paru-paru Anda.
  • Kemudian ambil napas perlahan, isi paru-paru dengan udara sebanyak mungkin. Ketika sudah maksimal terhirup, jangan langsung buang napas. Tahan napas Anda selama 10-15 detik.
  • Jangan khawatir kalau Anda belum sanggup langsung menahan napas selama itu. Coba dulu tahan selama 6 atau 7 detik dan terus tambah waktunya secara bertahap sampai Anda terbiasa menahan napas selama 10-15 detik.
  • Sesudah melalui 10-15 detik, embuskan nafas kembali hingga semua oksigen dari paru-paru keluar.

4. Latihan numbered breathing

teknik pernapasan coronavirus

Latihan pernapasan ini bisa bermanfaat untuk siapa saja yang ingin meningkatkan kapasitas paru-paru. Dengan teknik latihan pernapasan ini Anda harus melakukan perhitungan hingga 8 kali tanpa berhenti.

Cara melakukannya:

  • Berdiri tegak dengan mata tertutup, lalu tarik napas dalam-dalam.
  • Saat menarik napas, bayangkan angka 1.
  • Tahan napas selama beberapa detik, lalu embuskan napas.
  • Tarik napas lagi sambil membayangkan angka 2.
  • Tahan napas kembali selama beberapa 3 detik, lalu embuskan napas.
  • Tarik napas lagi sambil membayangkan angka 3.
  • Lakukan seterusnya hingga Anda membayangkan angka 8.

5. Latihan kekuatan paru pranayama

bernapas dengan hidung

Teknik latihan pernapasan ini dilakukan sambil duduk dengan bergantian menggunakan lubang hidung kanan dan kiri. Caranya cukup mudah:

  • Duduk bersila dengan posisi punggung tegak.
  • Tutup lubang hidung bagian kiri dengan jari tangan Anda.
  • Ambil napas dalam-dalam dan perlahan dengan lubang hidung bagian kanan yang terbuka.
  • Saat sudah maksimal mengambil napas, sekarang tutup lubang hidung bagian kanan dan buka lubang hidung kiri secara bersamaan untuk buang napas perlahan-lahan. Keluarkan napas dari lubang hidung kiri dengan maksimal.
  • Ambil napas kembali melalui lubang hidung bagian kiri.
  • Kemudian, tutup kembali lubang hidung bagian kiri, dan buang napas melalui lubang hidung bagian kanan. Keluarkan perlahan-lahan.
  • Lakukan terus menerus secara bergantian hingga 10 kali.

6. Latihan pernpasan dengan meditasi

meditasi untuk gangguan kecemasan

Meditasi dikenal ampuh untuk membuat pikiran lebih santai. Tapi, tahukah Anda bahwa meditasi juga dapat membantu melancarkan pernapasan? Ada dua jenis meditasi, yaitu meditasi dengan satu titik fokus dan meditasi dengan dua titik fokus

Meditasi dengan satu titik fokus

Untuk hasil terbaik, lakukan meditasi ini di tempat yang aman dan tenang. Pusatkan perhatian hanya pada pernapasan selama 15-20 menit. Ketika bernapas, ucapkan kata-kata seperti “damai”, “cinta” atau “harapan” untuk memberikan sugesti pada pikiran Anda agar tetap tenang. Setelah melakukan meditasi ini, Anda akan menyadari manfaat langsung pada teknik pernapasan dan ketenangan pikiran Anda.

Meditasi dengan dua titik fokus

Meditasi ini merupakan latihan meditasi yang memusatkan perhatian pada pernapasan dan pikiran Anda sekaligus. Orang yang kesulitan bernapas sangat rentan terserang stres sehingga pikiran menjadi tidak tenang. Meditasi jenis ini mungkin dapat menjadi solusi untuk membantu menenangkan pikiran dan meredakan emosi. Meditasi dapat dilakukan sambil duduk santai atau di sela-sela aktivitas sehari-hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Teknik Pernapasan Tertentu Bisa Meredakan Gejala Coronavirus?

Sesak napas adalah salah satu gejala COVID-19. Begini teknik pernapasan yang dianjurkan dokter dari Inggris untuk meringankan gejala coronavirus ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 14/04/2020 . 6 mins read

Panduan Olahraga untuk Pasien Kanker Tulang

Olahraga untuk Anda yang memiliki kondisi kanker tulang mungkin memang sulit, tapi bukan berarti mustahil dilakukan. Inilah panduannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kebugaran, Hidup Sehat 25/03/2020 . 4 mins read

Manusia Hidup dengan Sebelah Paru, Kok Bisa?

Banyak sebab kerusakan pada paru yang haruskan manusia merelakan sebelah parunya dibuang dan ternyata masih bisa hidup dengan itu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Berita Luar Negeri, Berita 25/03/2020 . 5 mins read

Fungsi Paru Berkurang Setelah Pasien COVID-19 Sembuh, Benarkah?

Ilmuwan melihat adanya perubahan pada pada kondisi paru pasien COVID-19 yang sudah sembuh, kondisi paru-paru mereka mengalami pelemahan fungsi.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 18/03/2020 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

square breathing

Box Breathing, Teknik Pernapasan yang Bisa Dicoba Saat Sedang Stres

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 mins read
Serangan jantung bersepeda

Hati-hati Serangan Jantung Saat Bersepeda Terutama untuk Pemula

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 24/06/2020 . 4 mins read
cedera olahraga

10 Jenis Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 11/06/2020 . 8 mins read
Latihan pernapasan asma

Teknik Latihan Pernapasan untuk Mengurangi Gejala Asma

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020 . 4 mins read