5 Tips Ini Dapat Membantu Anda dalam Merawat Penderita PPOK

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/06/2020 . 8 menit baca
Bagikan sekarang

Didiagnosis dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) bisa jadi sulit untuk dihadapi. Bukan hanya bagi yang mengalaminya, melainkan juga orang terdekat mereka. Jika Anda memiliki orang terdekat yang Anda curigai mengidap PPOK, bisa jadi mereka menolak bantuan Anda untuk menemui dokter bersama. Lantas, apa yang harus Anda lakukan untuk membantu orang terdekat Anda yang terkena sakit PPOK?

Apa itu penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)?

PPOK adalah suatu masalah kesehatan kronis yang umum di mana paru-paru mengalami kerusakan secara perlahan dan tidak mampu memasok oksigen bagi darah. Penderita PPOK akan mengalami sesak napas dan masalah kesulitan bernapas yang terus memburuk dari waktu ke waktu. 

PPOK memiliki empat tahapan, yang bisa ditentukan oleh tes fungsi paru. Gejala PPOK bisa saja hampir tidak tampak apabila masih di stadium I (tahap paling ringan), sementara penderita penyakit paru ini yang sudah berada di stadium IV sering harus menggunakan oksigen tambahan dan masih sering mengalami sesak napas.

PPOK merupakan kondisi kronis. Kualitas hidup bisa saja terganggu apabila pemicunya tidak dihindari, dan pengidapnya mungkin akan membutuhkan dukungan untuk membantunya menghindari segala larangan untuk orang PPOK. 

Jika kondisi ini tidak diobati, penderitanya akan mengalami penurunan kualitas hidup secara drastis. Sekalipun sakit tidak dapat disembuhkan, pengobatan PPOK yang dilakukan bisa mengecilkan kemungkinan munculnya gejala yang bisa memperburuk kondisi Anda atau orang terdekat Anda (flare-up) dan mencegah kemungkinan komplikasi akibat PPOK.  

Bagaimana cara merawat penderita PPOK?

PPOK merupakan penyakit yang dapat berkembang dan tidak bisa disembuhkan. Karena itu, Anda mungkin akan menghabiskan seumur hidup Anda untuk merawat penderita PPOK. Berikut hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam merawat penderita PPOK:

Pastikan penderita PPOK mendapatkan pengobatan

Gejala paling umum dari penyakit ini adalah sesak napas (terutama saat melakukan aktivitas), sering batuk berdahak, dan mengi. Penderita PPOK tahap awal mungkin hanya membutuhkan inhaler untuk bernapas. Namun, jika sudah mencapai tahap lanjut, mereka mungkin memerlukan terapi oksigen, rehabilitasi paru, atau strategi lainnya.

Ajaklah penderita PPOK untuk mengunjungi dokter sebab dokter akan dapat membantu merancang pengobatan terbaik. Berikanlah dukungan untuknya agar terus mengonsumsi obat-obatan secara rutin dan pengobatan lainnya sesuai dengan yang telah direncanakan oleh dokter.

Mengatur tata letak barang

Salah satu cara menolong mereka yang memiliki PPOK adalah dengan mengatur tata letak barang di rumah menjadi lebih terjangkau untuk menghindari terjadinya sesak napas akibat terlalu banyak beraktivitas. Anda bisa meletakkan benda-benda yang beliau butuhkan dalam jangkauannya, dan memastikan bahwa kualitas udara di rumah selalu bersih sehingga memudahkan pernapasannya.

Singkirkan polusi dan asap di lingkungan tempat tinggal Anda

PPOK dapat menyebabkan flare-up, yang bisa menjadi berbahaya. Ada banyak cara untuk mencegah terjadinya flare-up, seperti dengan mengurangi polusi dan asap di rumah. Demi merawat penderita PPOK, pelajari cara-cara untuk mencegah flare-up PPOK untuk mengurangi risiko bagi penderita PPOK

Ajak penderita PPOK berhenti merokok

Terlepas dari tahapan PPOK, salah satu pengobatan paling penting adalah menghentikan penyebab PPOK yang utama, yaitu merokok. Minta mereka berhenti merokok apabila mereka merupakan perokok aktif.

Jika penderita PPOK masih merokok, lihat ide-ide menyangkut cara untuk membantu orang berhenti merokok. Merokok merupakan aktivitas yang berdampak buruk terhadap kesehatan secara umum. Tak lupa, selalu ingatkan kepada mereka soal pentingnya hidup sehat bagi penderita PPOK

Dukung penderita PPOK secara emosional 

Dikutip dari American Lung Association, penderita PPOK harus bisa mengatur emosi mereka. Karena itu, mendukung penderitanya secara emosional adalah hal yang penting. 

Pertama, Anda harus memberinya waktu untuk menerima situasi ini. Setelah beberapa saat, bicarakan dengannya mengenai apa yang mereka rasakan. Gunakan kesempatan ini untuk membahas pengobatan dan setiap perubahan yang mungkin harus dilakukan.

Jangan lupa ungkapkan bahwa Anda akan selalu ada untuk mendukungnya di sepanjang waktu. Jadilah seorang pendengar dan dengarkan apa yang ingin beliau ungkapkan. Tujuan Anda adalah untuk membuat mereka merasa nyaman, dan ini berarti memenuhi apa yang beliau butuhkan.

Mengetahui gejala yang harus diperhatikan dan membantu penderita PPOK Anda mengatasi kondisi serta emosi yang dia rasakan dapat membuat upaya Anda membantunya untuk bangkit dari keterpurukan dengan lebih baik.

Tetaplah memperkaya informasi mengenai sakit PPOK karena obat-obatan dan pengobatan terbaru selalu dievaluasi sepanjang waktu. Ingatlah untuk tetap menjaga hubungan dengan penderita PPOK dan dokternya.

Apa saja tips merawat penderita PPOK untuk diri Anda sendiri? 

Beberapa tips di bawah ini dapat membantu Anda dalam merawat penderita PPOK:

Jaga diri Anda sendiri

Banyak orang sering terlalu fokus pada kesehatan penderita sehingga mereka melupakan kesehatannya sendiri. Ingatlah, kesehatan Anda adalah kesehatan pasien Anda. Luangkan sedikit waktu untuk rileks, berolahraga, dan makan dengan sehat.

Anda adalah teladan bagi orang tercinta Anda dan dengan memberikan contoh yang baik, sehingga Anda bisa mendorong penderita untuk melakukan hal yang sama. Kita tahu itu sulit, tetapi cobalah untuk tidak membiarkan apa yang sedang dialami oleh orang tercinta memengaruhi Anda.

Kendalikan tingkat stres Anda

Merawat seseorang bisa membuat kelelahan bahkan orang yang paling sehat sekalipun. Stres kronis akibat merawat orang yang dicintai dengan penyakit paru-paru bisa berpotensi menyebabkan masalah kesehatan Anda sendiri. Tanda-tanda umum dari stres meliputi berikut:

Sangat mudah untuk merasa terbebani saat Anda merawat orang lain. Luangkan waktu untuk diri sendiri. Berolahragalah lari jarak jauh, atau lakukan yoga atau meditasi untuk melepaskan sebagian stres harian Anda.

Jangan takut meminta bantuan

Tips merawat penderita PPOK lainnya adalah ingat bahwa Anda tidaklah sendirian. Anda bisa menghubungi anggota keluarga, dokter, atau kelompok dukungan (support group). Ada juga banyak organisasi yang menawarkan saran bagi keluarga penderita.

Banyak orang yang merasa bersalah karena menyerahkan tanggung jawab pada orang lain. Ini mungkin karena mereka merasa bahwa itu adalah tanggung jawab mereka atau bahwa mereka tidak ingin membebani orang lain. Namun, Anda bukanlah manusia super dan tidak ada yang mengharapkan Anda menjadi perawat PPOK.

Tulislah daftar cara bagaimana Anda bisa melimpahkan tanggung jawab pengasuhan kepada orang lain. Misalnya, Anda bisa melimpahkan sebagian tanggung jawab ke seorang anggota keluarga atau teman pasien.

Hanya dengan meluangkan waktu sekitar satu jam untuk diri Anda sendiri satu kali seminggu, Anda dapat memperbaiki mood Anda secara signifikan. Ini bisa memberi Anda waktu pribadi untuk melakukan pijat, makan siang dengan teman, atau menonton bioskop. Anda bahkan mungkin akan mendapati pasien Anda ternyata menikmati waktu liburan singkatnya juga.

Bergabunglah dengan komunitas

Mari kita tekankan sekali lagi: Anda tidaklah sendirian. Berbicara dengan orang lain yang melewati hal yang sama adalah cara yang bagus untuk mendapatkan dukungan emosional. Orang-orang di kelompok dukungan, yang pernah atau sedang menjalani rintangan yang sama persis seperti Anda, bisa menjadi bentuk dukungan emosional yang luar biasa.

Banyak komunitas memiliki kelompok dukungan di mana sesama pengasuh menawarkan saran dan dukungan. Anda bahkan bisa menemukan dukungan di internet dan menemukan kelompok dukungan lokal di daerah Anda. Hanya dengan berbicara pada seseorang mengenai hari-hari Anda, Anda bisa mengurangi tingkat stres dan menjalani gaya hidup yang lebih sehat. Seiring waktu, Anda mungkin akan mendapatkan teman baru.

Ingatlah, Anda adalah seorang pahlawan

Kita tahu bahwa merawat penderita PPOK adalah pekerjaan penuh waktu, dan ini mungkin lebih mudah untuk diucapkan daripada dilakukan. Satu hal yang selalu kita dengar berulang kali dari pasien adalah bahwa perawat mereka adalah pahlawan mereka.

Anda adalah orang yang cerdas, luar biasa kuat, penyayang dan pemberi. Tanpa Anda, orang tercinta Anda akan memiliki pilihan yang terbatas. Pujilah diri Anda sendiri dan berikan imbalan kepada diri Anda untuk apa yang telah Anda capai.

Terlepas apakah Anda adalah seorang pasangan, anggota keluarga, profesional terlatih atau teman, menjalankan peran pengasuh bagi seseorang yang menderita PPOK atau penyakit paru lainnya bukanlah tugas yang mudah. Bisa jadi ada kesedihan besar, perasaan terisolasi, dan stres akibat kurangnya hiburan dan waktu pribadi.

Penting untuk mengambil inisiatif untuk meningkatkan kualitas hidup baik bagi orang yang Anda cintai maupun diri Anda sendiri. Dengan merasa lebih baik, Anda akan dapat membantu orang yang Anda cintai merasa lebih baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 menit baca

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . 6 menit baca

9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

Perut kembung atau begah pasti sangat mengganggu. Untuk segera meredakan rasa tidak nyaman, siapkan berbagai makanan berikut untuk mengusir perut kembung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 menit baca
mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 menit baca
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca