Apa Itu Keseleo (Terkilir)?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Definisi

Apa itu keseleo (terkilir)?

Keseleo atau terkilir merupakan kondisi yang terjadi ketika pergelangan kaki mengalami cedera. Umumnya, cedera tersebut diakibatkan oleh ligamen pergelangan kaki yang terpelintir dan robek.

Ligamen adalah jaringan berserat yang kuat dan terletak di sendi-sendi Anda. Fungsi ligamen adalah mengikat dan menyambungkan salah satu tulang dengan tulang lainnya.

Ligamen membantu menstabilkan pergerakan sendi, agar sendi tidak melakukan gerakan yang berlebihan. Keseleo umumnya terjadi akibat adanya gerakan paksaan pada sendi pergelangan kaki, misalnya saat Anda berputar atau menapakkan kaki secara kurang tepat.

Kaki terkilir umumnya memengaruhi ligamen di bagian terluar pergelangan kaki. Cedera berkisar dari ringan hingga parah, tergantung pada seberapa rusak ligamen yang mengalami cedera.

Pengobatan dan perawatan untuk cedera pergelangan kaki tergantung pada tingkat keparahannya. Walaupun kondisi ini umumnya dapat Anda atasi dengan obat-obatan yang tersedia di apotik, terkadang Anda memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut untuk mendapatkan penanganan terbaik.

Seberapa umumkah keseleo (terkilir)?

Keseleo atau cedera pada pergelangan kaki adalah kondisi yang sangat umum terjadi. Cedera kaki dapat menimpa setiap orang dari golongan usia berapa pun.

Namun, orang-orang yang pernah menderita cedera kaki atau pergelangan kaki sebelumnya lebih rentan mengalami cedera di lain waktu. Selain itu, kondisi fisik yang jarang bergerak dan tidak fleksibel meningkatkan risiko seseorang mengalami cedera pergelangan kaki.

Atlet dan anak-anak yang sering mengikuti kegiatan olahraga juga rentan mengalami kondisi ini, terlebih lagi jika tidak melakukan pemanasan atau peregangan yang cukup sebelum beraktivitas.

Kaki terkilir adalah kondisi yang dapat dicegah dengan cara mengenali dan mengetahui faktor-faktor risiko yang ada. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kondisi ini, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter Anda.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala keseleo (terkilir)?

Tanda-tanda dan gejala keseleo umumnya berpusat pada bagian pergelangan kaki yang terkilir.

Ketika ligamen mengalami cedera, mungkin Anda akan merasakan sensasi sobek di pergelangan kaki Anda. Rasa sakit akan muncul secara cepat, tergantung pada tingkat keparahan cederanya.

Berikut adalah tanda-tanda dan gejala umum dari kondisi ini:

  • Nyeri di pergelangan kaki
  • Bengkak di bagian yang terkilir
  • Muncul memar
  • Tidak dapat bertumpu pada pergelangan kaki yang sakit
  • Sulit berjalan
  • Pergerakan menjadi terbatas
  • Perubahan warna kulit
  • Kaki terasa kaku

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Kaki yang mengalami cedera belum tentu merupakan keseleo. Bisa jadi Anda merasakan gejala cedera jenis lainnya. Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala di atas yang dirasa tidak biasa, segera konsultasikan dengan dokter Anda untuk mencegah komplikasi.

Tubuh setiap orang menunjukkan tanda-tanda dan gejala yang bervariasi. Untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan sesuai dengan tingkat keparahan cedera Anda, selalu periksakan diri ke dokter.

Apa saja komplikasi yang dapat disebabkan oleh keseleo?

Jika Anda terjatuh dan mengalami keseleo, segera atasi dengan pengobatan rumahan atau periksakan diri ke dokter. Keseleo yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan beberapa komplikasi, seperti:

  • Sakit pergelangan kaki kronis
  • Masalah kronis pada sendi pergelangan kaki
  • Arthritis pada sendi pergelangan kaki

Penyebab

Apa penyebab keseleo (terkilir)?

Penyebab utama dari keseleo umumnya adalah terjatuh, terpeleset, kecelakaan, atau mengalami trauma pada sendi.

Gerakan-gerakan tersebut menyebabkan sendi pergelangan kaki Anda bergerak melebihi jangkauan normalnya. Kondisi inilah yang mengakibatkan ligamen merenggang atau robek.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan ligamen pergelangan kaki Anda merenggang dan robek:

  • Aktivitas atletik atau olahraga, seperti lari dan jogging
  • Kecelakaan
  • Terjatuh atau terpeleset
  • Memaksakan diri mengangkat beban berat
  • Berdiri atau duduk pada posisi yang salah
  • Melakukan gerakan yang berulang-ulang dalam jangka waktu lama
  • Kaki terinjak
  • Beraktivitas fisik pada permukaan yang kasar

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk keseleo (terkilir)?

Siapa saja dari berbagai golongan usia, ras, ataupun jenis kelamin dapat mengalami keseleo. Namun, terdapat beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan seseorang mengalami cedera pergelangan kaki.

Memiliki salah satu atau beberapa faktor risiko bukan berarti Anda dipastikan akan mengalami kondisi ini. Dalam beberapa kasus keseleo, terdapat pula orang yang kakinya terkilir meskipun tidak memiliki faktor risiko sama sekali.

Berikut adalah faktor-faktor risiko yang dapat memicu terjadinya kondisi ini, yaitu:

1. Aktif mengikuti kegiatan olahraga

Olahraga seperti sepak bola, basket, tenis, dan lari melibatkan pergerakan tubuh yang sangat banyak. Apabila Anda atau anak Anda adalah atlit atau tergabung dalam tim olahraga tertentu, risiko Anda mengalami cedera pada ligamen kaki lebih tinggi.

2. Tubuh tidak proporsional

Jika Anda memiliki bentuk tubuh yang kurang proporsional, misalnya berat badan berlebihan atau obesitas, otot dan sendi Anda menjadi lebih lemah. Hal ini berpotensi memengaruhi pergerakan tubuh dan memicu keseleo.

3. Menggunakan peralatan olahraga yang tidak tepat

Peralatan olahraga yang sudah lama atau bermasalah dapat memperbesar peluang Anda mengalami cedera pada pergelangan kaki. Oleh karena itu, pakailah sepatu dan peralatan yang sesuai dengan jenis olahraga yang Anda lakukan.

4. Tidak melakukan pemanasan

Salah satu hal fatal yang tidak dilakukan semua orang sebelum berolahraga adalah pemanasan. Pemanasan dan pendinginan dapat membantu merenggangkan otot dan meningkatkan kelenturan tubuh.

Tanpa melakukan pemanasan sebelum olahraga, risiko Anda mengalami cedera pada pergelangan kaki pun lebih tinggi.

5. Tubuh kelelahan

Saat tubuh Anda kelelahan, kaki tidak dapat menahan beban tubuh dengan baik. Kondisi ini menyebabkan Anda lebih berisiko mengalami kaki terkilir.

6. Lingkungan

Jika Anda berjalan di tempat yang licin, basah, atau kasar, ada kemungkinan Anda bisa terpeleset atau jatuh. Peluang Anda untuk mengalami kaki terkilir pun lebih besar.

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana keseleo didiagnosis?

Ketika Anda mengalami gejala keseleo yang cukup serius, segera periksakan kaki ke dokter terdekat.

Dokter akan mendiagnosis kaki terkilir dengan melakukan pemeriksaan pada kaki dan pergelangan kaki Anda. Selama pemeriksaan, dokter akan mencoba memindahkan sendi pergelangan kaki dengan berbagai cara.

Pemeriksaan fisik ini mungkin akan terasa tidak nyaman dan sakit. Tujuannya adalah untuk mengetahui pergerakan maksimum sendi kaki, adanya rasa sakit, kelunakan, kelemahan, atau ketidakstabilan pada area kaki yang cedera.

Setelah memeriksa pergelangan kaki Anda, dokter akan merekomendasikan beberapa jenis tes untuk menentukan derajat atau tingkatan cedera. Berikut adalah tingkatan-tingkatannya:

  • Tingkat pertama (ringan): sakit dan pembengkakan pada sendi lebih ringan, pergerakan masih stabil.
  • Tingkat kedua (sedang): rasa sakit dan bengkak sedang, disertai dengan memar dan ketidakstabilan saat bergerak.
  • Tingkat ketiga (parah): rasa sakit, bengkak, dan memar lebih parah, sendi tidak stabil, dan ligamen robek.

Berikut adalah beberapa jenis tes yang biasa dokter rekomendasikan:

1. X-ray

Pada proses X-ray, tubuh Anda akan diberi sedikit sinar radiasi untuk memproduksi gambar dari tulang pergelangan kaki Anda. Tes ini untuk memastikan kondisi tulang Anda baik serta menyingkirkan kemungkinan patah tulang.

2. Magnetic resonance imaging (MRI)

Tes MRI menggunakan gelombag radio dan medan magnet yang kuat untuk menghasilkan gambar 3 dimensi. Gambar tersebut dapat menunjukkan struktur pergelangan kaki dan jaringan-jaringan di dalamnya, termasuk ligamen.

3. CT scan

CT scan dapat memperlihatkan hasil gambar yang lebih detail dari sendi-sendi tulang Anda. CT scan dikombinasikan dengan X-ray untuk menghasilkan gambar 3 dimensi dari berbagai sudut.

4. USG

Tes USG menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar. Dokter menggunakan tes ini untuk membantu memeriksa kondisi ligamen atau otot ketika kaki berada di posisi yang berbeda.

Bagaimana mengobati keseleo (terkilir)?

Umumnya, cara pengobatan kaki keseleo tergantung pada tingkat keparahannya. Perawatan yang dilakukan bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri, pembengkakan, memulihkan ligamen yang robek, dan mengembalikan fungsi pergelangan kaki.

Apabila cedera yang Anda alami tergolong cukup parah, Anda mungkin akan dirujuk ke dokter spesialis atau ortopedi. Penanganan lebih lanjut seperti rawat inap atau operasi mungkin akan diberikan.

1. Pengobatan rumahan

Untuk merawat cedera pergelangan kaki di rumah, Anda dapat mencoba empat langkah mudah yang sering disebut sebagai metode RICE (rest, ice, compression, elevation). Lakukan perawatan ini dalam beberapa hari pertama.

  • Rest (istirahat)

Hindari aktivitas yang melibatkan pergerakan kaki terlalu banyak. Istirahat yang cukup dan tidak memberikan beban yang terlalu berat pada kaki, setidaknya selama 48 jam.

  • Ice (es)

Gunakan ice pack atau rendam kaki di air es selama 15 hingga 20 menit. Ulangi langkah ini setiap 2 atau 3 jam sekali saat Anda sedang terbangun. Namun, apabila Anda memiliki penyakit diabetes, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan cara ini.

  • Compression (kompres)

Untuk membantu meredakan pembengkakan, bebat pergelangan kaki Anda dengan perban. Pastikan Anda tidak mengikat kaki Anda dengan perban terlalu kencang.

  • Elevation (Pengangkatan)

Pembengkakan juga dapat diatasi dengan cara meletakkan pergelangan kaki Anda lebih tinggi dari letak jantung Anda. Lakukan ini saat Anda duduk atau berbaring, terutama ketika Anda tidur di malam hari. Gravitasi dapat membantu menyembuhkan bengkak dengan mengalirkan cairan berlebih di kaki.

2. Obat-obatan

Pada beberapa kasus, Anda dapat mengonsumsi obat-obatan untuk membantu meredakan rasa sakit pada pergelangan kaki.

Beberapa obat-obatan yang dapat Anda coba adalah:

  • Ibuprofen (Advil, Motrin IB)
  • Naproxen sodium (Aleve)
  • Acetaminophen (Tylenol)
  • Obat nonsteroid antiinflamasi (Aspirin)
  • Aspercreme

3. Alat bantuan

Karena berjalan dengan kaki yang terkilir bisa terasa sangat sakit, Anda mungkin memerlukan tongkat (kruk) untuk membantu Anda berjalan.

Tergantung pada tingkat keparahan cederanya, dokter juga akan menyarankan Anda menggunakan perban, plester olahraga, atau brace yang dipasang di pergelangan kaki. Hal ini diharapkan dapat membantu menstabilkan pergerakan kaki.

4. Terapi fisik

Saat pembengkakan membaik, Anda perlu melakukan beberapa latihan pemulihan untuk mencegah kekakuan, meningkatkan kekuatan pergelangan kaki, dan mencegah masalah kronis pada pergelangan kaki. Setiap terapis memiliki latihan tersendiri untuk membantu melatih keseimbangan dan stabilitas Anda.

Pada kebanyakan kasus, operasi untuk cedera pergelangan kaki sangat jarang dilakukan. Operasi hanya diperlukan untuk keseleo yang tidak kunjung membaik meski telah diberikan penanganan medis dan pengobatan.

Tergantung pada keparahan dan apa aktivitas Anda, dokter akan memilih jenis operasi yang paling tepat untuk kondisi Anda.

Setelah operasi, dokter biasanya akan mengharuskan Anda menggunakan boots pelindung. Tujuannya adalah untuk membantu penyembuhan dan pemulihan ligamen serta sendi kaki Anda.

Selain itu, rehabilitasi juga merupakan bagian penting dalam proses pemulihan setelah operasi. Rehabilitasi mungkin akan memakan waktu beberapa minggu atau bulan hingga akhirnya Anda dapat berjalan seperti semula. Semua kembali pada tingkat cedera dan jumlah operasi yang harus dilakukan.

Pencegahan

Apa saja cara-cara yang dapat saya lakukan untuk mencegah terjadinya keseleo (terkilir)?

Meskipun Anda telah mengetahui apa saja faktor-faktor risiko yang ada dan telah mempersiapkan diri sebaik mungkin, kecelakaan tetap bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.

Maka dari itu, sebaiknya ikuti tips di bawah untuk membantu memperkecil peluang Anda mengalami keseleo:

1. Lakukan pemanasan sebelum olahraga

Jika Anda memaksakan melakukan olahraga atau kegiatan yang berat tanpa pemanasan, hal tersebut sangat berisiko untuk sendi pergelangan kaki Anda.

Selalu lakukan pemanasan dan peregangan, sehingga pergelangan kaki Anda siap untuk menjalani aktivitas apapun.

2. Rajin berolahraga

Beraktivitas dengan intensitas rendah namun konsisten dilakukan setiap hari akan jauh lebih baik dibanding melakukan aktivitas berat satu kali seminggu.

Hal ini dapat membantu otot Anda lebih fleksibel dan lentur, sehingga lebih cepat pulih dan kuat setiap harinya.

Jika Anda tidak sempat berolahraga 30 menit sehari, bagi menjadi 3 sesi dengan 10 menit pada setiap sesinya. Anda juga bisa mencoba dengan berjalan kaki ke kantor, kampus, atau sekolah.

3. Selalu berhati-hati

Apabila Anda berjalan di tempat yang licin, sehabis hujan, lantai yang basah, tanah bersalju, selalu berjalan dengan hati-hati. Gunakan sepatu yang tidak terlalu longgar atau sempit, dan jangan berjalan terburu-buru.

4. Pilih peralatan olahraga yang baik

Kalau Anda memang menyukai olahraga dan berniat melakukannya secara serius, Anda juga harus persiapkan peralatannya. Lebih baik berinvestasi pada peralatan dan sepatu olahraga yang mahal dan berkualitas, sehingga lebih tahan lama dan aman digunakan.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Maret 12, 2016 | Terakhir Diedit: Agustus 2, 2019

Yang juga perlu Anda baca