Sering Olahraga Tak Pakai Pemanasan? Ini 3 Risiko yang Mungkin Terjadi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Suka olahraga? Jangan lupa untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu. Banyak orang mengatakan bahwa pemanasan sebelum olahraga sangat penting dilakukan. Jika tidak, Anda lebih berisiko mengalami cedera saat olahraga. Selain itu, pemanasan sebelum olahraga juga bermanfaat untuk meningkatkan performa Anda saat olahraga.

Memang, sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh Anda saat pemanasan? Mengapa begitu penting?

Apa itu pemanasan?

Sesuai dengan namanya, pemanasan adalah kegiatan yang dilakukan sebelum olahraga untuk membantu meningkatkan suhu tubuh Anda. Hal ini membantu mempersiapkan tubuh atau membuat tubuh beradaptasi dengan kegiatan olahraga yang akan Anda lakukan, sehingga tubuh tidak ‘kaget’ saat olahraga.

Pemanasan dapat membantu mempercepat detak jantung dan pernapasan Anda, sehingga aliran darah yang kaya nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan otot-otot Anda saat berolahraga dapat mengalir dengan lancar. Sesi pemanasan yang baik berlangsung dalam waktu 5-10 menit

Aktivitas yang dilakukan saat pemanasan adalah yang membuat semua kelompok otot utama bergerak, seperti latihan kardiovaskular yang dikombinasikan dengan peregangan. Latihan kardiovaskular dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan suhu tubuh, dan meningkatkan detak jantung. Sedangkan, latihan peregangan dilakukan untuk mempersiapkan otot sebelum berolahraga. Anda bisa melakukan gerakan jalan di tempat sambil mengayunkan lengan sebagai pemanasan sederhana.

Apa efeknya kalau tidak melakukan pemanasan sebelum olahraga?

Tidak melakukan pemanasan sebelum berolahraga dapat menyebabkan Anda mengalami cedera. Cedera ini bisa terjadi dalam tingkat yang ringan sampai tingkat yang parah. Tak hanya itu, tidak melakukan pemanasan sebelum olahraga juga dapat mengakibatkan hal-hal lain yang merugikan Anda, seperti berikut ini.

1. Meningkatkan risiko cedera

Bagaimana cedera bisa terjadi? Cedera pada otot bisa terjadi ketika otot mendapatkan terlalu banyak tekanan, biasanya saat diregangkan di bawah tekanan seperti saat menurunkan beban berat. Cedera bisa terjadi karena otot tidak menghasilkan kekuatan yang cukup untuk menopang dirinya sendiri atau karena otot tidak berkontraksi pada waktu yang tepat untuk melakukan gerakan tertentu.

Ini bisa diakibatkan karena darah yang mengalir ke otot kurang menyediakan energi bagi otot untuk melakukan aktivitasnya. Mengapa begitu? Tidak cukup melakukan pemanasan sebelum olahraga dapat mengakibatkan aliran darah kurang banyak menuju otot, sehingga otot kurang siap dalam menyediakan energi untuk melakukan gerakan-gerakan saat Anda olahraga.

2. Menurunkan performa

Pemanasan dapat membantu menyiapkan tubuh Anda secara perlahan sebelum olahraga. Ini secara bertahap dapat meningkatkan sirkulasi darah dan detak jantung, sehingga sendi-sendi melonggar dan aliran darah yang diterima otot menjadi meningkat. Hal ini membuat tubuh Anda lebih siap dalam melakukan olahraga, cadangan energi di otot pun lebih tersedia untuk menunjang otot saat berolahraga. Sehingga performa Anda saat melakukan olahraga dapat lebih terjaga.

Beda halnya jika Anda tidak melakukan pemanasan sebelum berolahraga. Anda mungkin akan lebih cepat merasa lelah sehingga menurunkan performa Anda saat berolahraga.

3. Anda kurang siap dalam melakukan olahraga

Dalam segi mental, orang yang tidak melakukan pemanasan biasanya kurang siap dalam melakukan olahraga, terlebih olahraga yang berat atau yang dilakukan dalam waktu lama. Pemanasan merupakan kesempatan baik bagi Anda untuk mempersiapkan diri secara mental sebelum pertandingan olahraga. Di samping meningkatkan aliran darah ke otot dan sendi, pemanasan juga meningkatkan aliran darah ke otak, yang membantu dalam meningkatkan fokus dan kewaspadaan saat berolahraga.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Berapa Lama Olahraga yang Dianggap Efektif?

Berapa lama olahraga juga menentukan kesuksesan tujuan Anda. Terlalu sebentar tak akan efektif, tapi terlalu lama juga tak baik.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kebugaran, Hidup Sehat 16 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

10 Jenis Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

Saat berolahraga, tubuh Anda akan bergerak dan beraktivitas lebih intens dari biasanya sehingga Anda rawan mengalami 10 cedera olahraga berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kebugaran, Hidup Sehat 11 Juni 2020 . Waktu baca 8 menit

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Apakah Anda sedang dalam program menurunkan berat badan? Adakah cara menurunkan berat badan tanpa olahraga? Cara ini menarik untuk disimak!

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 28 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kebugaran jantung

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
memaksa anak jago olahraga

Bagaimana Cara Mendorong Anak Menjadi Atlet?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rina Nurjanah
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 7 menit
oleharaga untuk anak

Menjadi Atlet di Mata Atlet Muda Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 7 menit
Olahraga di luar rumah pandemi

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 30 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit