Definisi

Apa itu gangguan kepribadian ambang (borderline)?

Borderline personality disorder (BPD) atau gangguan kepribadian ambang adalah sejenis gangguan kepribadian tetapi tidak hanya sebatas gejala penyakit mental saja. Penyakit ini merupakan gangguan emosional yang menyebabkan ketidakstabilan emosi dan mengakibatkan stres serta masalah lainnya. Pasien akan merasa bahwa perasaan mereka menyimpang yang membuat mereka berpikir dirinya tidak berharga juga cacat. 

Seberapa umumkah gangguan kepribadian ambang (borderline)?

Siapa pun bisa terkena gangguan kepribadian ini, terutama mereka para atlet. Penyakit ini bisa terjadi pada jenjang usia berapa pun. Anda dapat membatasi peluang terkena penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala gangguan kepribadian ambang (borderline)?

Jika Anda memiliki setidaknya lima dari gejala di bawah ini, kemungkinan Anda mengalami gangguan kepribadian borderline.

  • Ketidakstabilan kesadaran pribadi yang berkepanjangan.
  • Berlaku impulsif.
  • Keinginan bunuh diri atau melukai diri sendiri.
  • Suasana hati yang tidak menentu.
  • Merasa hampa yang berlangsung terus menerus.
  • Marah yang tak terkendali atau bahkan melakukan kekerasan terhadap dirinya sendiri ataupun orang lain sebagai reaksi dari rasa marah yang dialaminya.
  • Mengalami ketakutan yang amat sangat atau paranoid.

Kemungkinan terdapat tanda-tanda atau gejala yang tidak tercantum di atas. Jika Anda mempunyai kekhawatiran tertentu mengenai gejala, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin jika Anda merasa tertekan, frustasi atau memiliki keinginan untuk menyakiti diri sendiri bahkan orang lain. Jika Anda menunda-nunda, Anda berisiko kehilangan waktu terbaik untuk mendapatkan pengobatan

Penyebab

Apa penyebab gangguan kepribadian ambang (borderline)?

Sampai saat ini para ahli belum dapat menentukan penyebab pasti dari gangguan kepribadian ini. Namun para ahli meyakini bahwa faktor genetik, psikologis, dan sosial seperti riwayat pelecehan atau penyiksaan yang dialami semasa kecil memiliki keterkaitan dengan terjadinya gangguan kepribadian ini. Selain itu, penyakit ini umumnya juga akan semakin memburuk jika disertai dengan gangguan neurologis lain seperti depresi, rasa cemas, penggunaan narkoba dan juga suasana hati yang terganggu. 

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk gangguan kepribadian ambang (borderline)?

Orang-orang yang mengalami tindak kekerasan, pelecehan, atau anak-anak yang diabaikan seringkali lebih mudah terkena gangguan kepribadian ini daripada orang pada umumnya.

Apabila Anda tidak memiliki faktor risiko di atas bukan berarti Anda tidak akan terserang gangguan ini. Faktor-faktor tersebut bersifat umum dan hanya digunakan sebagai referensi. Silakan Anda konsultasikan dengna dokter spesialis untuk informasi lebih jelas.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk gangguan kepribadian ambang (borderline)?

Pengobatan gangguan kepribadian borderline meliputi terapi psikologis yang digabung dengan terapi perilaku kognitif. Psikoterapi juga dapat dilakukan oleh psikiater. Tujuan pengobatan ialah untuk menurunkan gejala dan perubahan perilaku serta mempererat hubungan dengan keluarga, teman dan kolega pasien.

Terapi perilaku kognitif lebih fokus pada cara-cara berpikir spesifik bahwa gejala gangguan pada pasien muncul. Terapi kognitif digunakan untuk mematahkan hubungan antara stres yang diakibatkan kerja dan respon mental pasien terhadap hal tersebut. Dokter akan menggabungkan kedua jenis terapi untuk menghentikan gangguan pada pasien.

Beberapa obat yang diresepkan oleh dokter akan membantu pasien mengontrol rangsangan yang terjadi dan memperpendek kasus neurosis (misalnya halusinasi, delusi), membantu menjaga suasana hati, juga mengurangi gejala perubahan suasana hati secara tiba-tiba serta depresi.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk gangguan kepribadian ambang (borderline)?

Psikiater akan mengambil diagnosis berdasarkan gejala yang tercantum di atas. Jika Anda memiliki gejala-gejala tersebut, dokter akan menggelar diagnosis medik dan dengan demikian akan membantu Anda dalam memilih dan menetapkan jadwal terapi.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan kepribadian ambang (borderline)?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi gangguan kepribadian ambang adalah

  • Pahami bahwa gangguan ini dapat menyebabkan masalah serius dalam hubungan kekeluargaan juga dengan orang sekitar.
  • Pahami bahwa penyakit ini bukanlah skizofrenia, tetapi kemungkinan Anda mengalami depresi berat.
  • Sadari adanya peluang munculnya keinginan untuk bunuh diri sehingga perlu mendapatkan pantauan serius.
  • Ikuti petunjuk dari dokter.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 12, 2018 | Terakhir Diedit: Maret 12, 2018