Menilik Skin Fasting, Tren ‘Puasa’ Skincare agar Kulit Lebih Cantik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 28 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Ada sebuah tren dalam dunia kecantikan yang dikenal sebagai skin fasting. Alih-alih memakai skincare, tren ini justru mengajak Anda ‘berpuasa’ dari segala macam produk perawatan kulit dalam kurun waktu tertentu. Kabarnya, skin fasting adalah cara detoks alami yang membuat kulit semakin sehat dan cantik.

Apa itu skin fasting?

cara cuci muka yang benar

Skin fasting adalah ‘puasa’ dari berbagai produk skincare dalam waktu tertentu untuk menjaga kesehatan kulit. Prinsipnya bahwa dengan tidak memakai skincare, kulit dapat mengembalikan keseimbangannya yang selama ini berubah akibat bahan kimia.

Deanne Robinson, seorang dokter kulit asal Amerika Serikat, mengatakan bahwa Anda ibarat sedang ‘melatih’ kulit setiap menggunakan skincare. Bahan-bahan dalam produk ini membuat kulit melakukan sesuatu yang bukan fungsi alaminya.

Contohnya, saat Anda memakai pelembap pada kulit berminyak, kulit mendapat sinyal bahwa ia tidak perlu mengeluarkan minyak berlebih karena permukaannya sudah cukup lembap. Produksi minyak akan tetap berkurang selama Anda tetap menggunakannya.

Hal serupa juga terjadi bila Anda rutin memakai produk untuk membersihkan lapisan kulit mati (eksfoliasi). Bahan kimia seperti AHA dan BHA di dalamnya akan merangsang pergantian sel-sel kulit lebih cepat dari biasanya.

Skin fasting adalah cara alami untuk memulihkan keseimbangan kulit seperti semula. Cara ini juga akan menghilangkan bekas bahan-bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi. Dengan kata lain, kulit Anda seakan terlahir kembali dengan fungsi awalnya.

Apakah Anda butuh skin fasting?

bekas jerawat hitam

Dahulu, pembersih makeup dan pelembap saja tampaknya sudah cukup untuk merawat wajah. Seiring waktu dan berkembangnya inovasi, kini Anda mungkin sudah tidak asing dengan 10 langkah perawatan wajah yang semakin populer.

Anggapan “lebih banyak produk pasti lebih baik” ternyata tidak selalu benar. Bukannya menyehatkan kulit, ini justru merupakan kesalahan menggunakan skincare yang sangat umum. Skincare yang terlal banyak buisa saling mengganggu fungsi satu sama lain.

Eksfoliasi secara berlebihan misalnya, membuat kulit menjadi merah, gatal, atau mengelupas. Produk eksfoliator yang tidak sesuai juga bisa menyebabkan iritasi, kulit kering, dan kulit sensitif.

Bahan-bahan bermanfaat seperti retinoid dan asam hialuronat pun dapat merusak kulit bila digunakan secara berlebihan. Keduanya merusak lapisan pelindung yang menjaga kelembapan kulit sehingga memperparah jerawat, gejala rosacea, serta eksim.

Jika produk skincare yang Anda gunakan malah menyebabkan masalah baru, mungkin ini adalah tanda bahwa kulit Anda butuh skin fasting. Coba hentikan pemakaian satu demi satu produk tersebut hingga Anda tahu mana skincare yang tidak cocok.

Sebaliknya, Anda tidak perlu melakukan skin fasting bila kulit Anda tidak bermasalah dengan produk-produk skincare tersebut. Kulit Anda mungkin cocok dengan bahan aktif di dalamnya dan justru lebih terjaga dengan rutinitas skincare.

Apa yang terjadi selama skin fasting?

baking soda untuk mencuci muka

Bentuk skin fasting bisa berbeda pada tiap orang, dari sekadar berhenti menggunakan pelembap hingga tidak memakai produk skincare sama sekali. Lamanya pun bervariasi, ada yang hanya beberapa hari, satu minggu, atau bahkan lebih.

Anda bisa mulai dengan berhenti memakai satu per satu produk. Perhatikan apakah ada perubahan setelah Anda berhenti menggunakan produk tertentu. Terus lanjutkan hingga hanya menyisakan sunscreen.

Sunscreen adalah produk yang sebaiknya tidak dilewatkan saat skin fasting. Pasalnya, sinar ultraviolet dapat mengakibatkan kerusakan pada kulit. Cukup cuci muka Anda dengan air dan gunakan sunscreen sebagai pengganti rutinitas skincare.

Anda mungkin akan mengalami berbagai perubahan. Jika Anda memiliki kulit kering, skin fasting dapat membuatnya membaik atau justru lebih parah lagi. Jadi, pastikan Anda minum cukup air untuk mencegah kulit bertambah kering.

cuci muka dengan sabun mandi

Lihat hasilnya beberapa hari kemudian dan bandingkan dengan kondisi kulit Anda sebelumnya. Bila skin fasting membuat kulit Anda lebih baik, Anda bisa mengulanginya beberapa bulan sekali.

Skin fasting adalah metode alami untuk menjaga kesehatan kulit dengan tidak memakai skincare selama jangka waktu tertentu. Cara ini diyakini akan membuat kulit ‘bernapas’ bebas setelah sebelumnya terus terkena bahan kimia dari produk skincare.

Walau berpotensi baik bagi kulit, perlu diingat bahwa skin fasting dapat menimbulkan efek yang berbeda pada tiap orang. Jika Anda berminat melakukan skin fasting, coba lakukan dahulu selama 3-4 hari dan lihat efeknya pada kulit Anda.

Hentikan skin fasting bila kulit malah menjadi kering, berjerawat, ataupun mengalami masalah lainnya. Ikuti kembali rutinitas skincare Anda dan konsultasikan masalah ini pada dokter kulit untuk menentukan solusinya.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Saja Skincare yang Dapat Membantu Mengecilkan Pori-Pori?

Pori-pori wajah yang besar memang bisa menganggu penampilan. Lantas, apa saja daftar skincare yang bisa membantu mengecilkan pori-pori besar?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengulik Segudang Khasiat Minyak Safflower untuk Kecantikan Kulit

Memiliki kulit yang halus adalah dambaan setiap orang. Minyak safflower digadang-gadang bisa membuat kulit jadi halus, lho! Apa benar?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 16 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

7 Manfaat Menakjubkan Arang untuk Kecantikan Kulit dan Rambut

Pernah coba perawatan kulit menggunakan masker arang? Simak manfaat arang yang menakjubkan untuk kecantikan dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 15 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Sampai Berapa Lama Hasil Laser Hair Removal Bisa Bertahan?

Usut punya usut, perawatan laser hair removal diklaim lebih tahan lama dibanding perawatan penghilang bulu lainnya, lho. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit



Direkomendasikan untuk Anda

cara menghilangkan bulu

Ragam Cara Menghilangkan Bulu Tangan dan Kaki yang Paling Umum

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
pilihan sabun cuci muka untuk kulit kering

5 Tips Memilih Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kering

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
aturan dan urutan pakai face oil

Urutan Pakai Face Oil, Sebaiknya Sebelum atau Setelah Pelembap?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
memutihkan lutut hitam

5 Cara Mencerahkan Kulit Siku dan Lutut yang Menghitam

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit