home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Dalam dunia kecantikan, hadir produk skincare menarik yang disebut dengan micellar water. Selain untuk wajah, micellar water juga disebut-sebut bisa digunakan untuk membersihkan tangan atau noda di atas permukaan kain.

Apa itu micellar water?

fungsi micellar water

Micellar water adalah pembersih wajah cair yang berbahan dasar air. Pembersih ini bisa Anda gunakan untuk menghapus makeup, menyegarkan wajah, hingga mencuci muka.

Karena banyak kegunaannya, tak mengherankan jika produk ini langsung menyedot perhatian banyak orang. Meskipun, harganya relatif jauh lebih mahal dari produk pembersih wajah lain.

Akan tetapi, seperti halnya dengan produk-produk kecantikan dan kesehatan kulit lainnya, Anda perlu berhati-hati dan mencari tahu apa saja kandungan micellar water sebelum langsung dicoba pada kulit Anda.

Produk yang banyak dipakai orang lain tak selalu pasti aman untuk wajah dan kulit Anda. Itu dikarenakan setiap orang memiliki tipe kulit yang berbeda.

Apa bedanya dengan pembersih wajah lain?

Pembersih micellar ternyata sudah mulai digunakan sebagai pembersih sejak 1990-an di Prancis. Kala itu, para wanita mencari solusi untuk membersihkan wajah dan kulit karena kualitas air di kota Paris yang sangat buruk.

Maka, para ahli pun meracik formula yang ampuh untuk mengusir kotoran, debu, dan minyak berlebih pada wajah. Dari situ, lahirlah micellar water yang kini marak dijumpai di gerai-gerai kecantikan.

Tak seperti produk-produk pembersih wajah lain yang mengandung sabun serta alkohol untuk membantu mengangkat kotoran atau makeup, micellar water kaya akan micelles. Micelles yaitu molekul-molekul minyak berukuran sangat kecil seperti butiran mikro yang tersimpan dalam air yang lembut.

Molekul-molekul minyak tersebut mampu mengikat serta mengangkat berbagai kotoran, debu, kuman, dan minyak kotor yang menempel pada wajah. Karena kemampuannya ini, Anda bahkan tak perlu membilas lagi dengan air atau sabun wajah.

Formulanya juga efektif untuk menghapus makeup dan noda-noda yang cukup membandel. Sifat pembersih micellar yang serbaguna dan praktis inilah yang menjadikannya begitu populer di kalangan pencinta perawatan kulit dan wajah.

Apakah micellar water aman untuk wajah?

Menurut dr. Debra Luftman, seorang ahli dermatologi yang diwawancarai oleh ELLE, pembersih micellar baik dan aman untuk digunakan pada wajah.

Ia menambahkan bahwa produk perawatan kulit ini justru lebih aman dibandingkan pembersih wajah biasa yang akan meninggalkan zat-zat kimia yang keras dan berbahaya pada kulit.

Selain itu, pada beberapa kasus lapisan kulit juga akan jadi semakin tipis karena digosok dengan pembersih wajah yang mengandung sabun, alkohol, serta pewangi.

Pakar kecantikan dan perawatan kulit dari Amerika Serikat, dr. Tabasum Mir, juga merupakan salah seorang penggemar micellar water.

Seperti dilansir dari Huffington Post, dr. Mir mengungkapkan bahwa meskipun bahannya lebih alami dari pembersih biasa, micellar water mampu mengangkat minyak berlebih yang terkumpul dan menempel pada makeup setelah seharian penuh beraktivitas.

Tips Memilih Sabun Pembersih Muka Terbaik Sesuai Jenis Kulit

Pembersih wajah yang tidak berwarna ini juga sangat lembut dan memiliki fungsi melembapkan seperti produk pelembap, tidak akan membuat wajah Anda kering seperti penghapus makeup biasa. Kulit wajah Anda pun akan tetap terjaga kekenyalannya.

Sejauh ini, para ahli percaya bahwa micellar water merupakan pembersih wajah yang efek sampingnya paling kecil. Belum ada kasus di mana seseorang mengalami komplikasi tertentu akibat penggunaan pembersih wajah serbaguna ini.

Namun, beberapa merek micellar water yang dijual di gerai-gerai kecantikan mungkin mengandung phenoxyetanol yang berfungsi sebagai bahan pengawet kosmetik.

Meskipun alergi atau reaksi terhadap zat kimia tersebut sangat jarang terjadi, beberapa orang melaporkan munculnya iritasi pada kulit atau mata.

Micellar water cocok untuk kulit wajah seperti apa?

Dikutip dari Huffington Post, pakar dermatologi dr. Hadley King merekomendasikan produk pembersih micellar bagi Anda yang memiliki kulit wajah kering dan sensitif.

Bahan-bahannya yang ringan tidak akan terasa perih di wajah seperti beberapa produk pembersih yang mengandung alkohol. Produk pembersih micellar juga tidak akan membuat kulit kering.

Sementara bagi Anda yang memiliki jenis kulit wajah berminyak, mungkin micellar water tidak akan bekerja secepat pembersih wajah biasa untuk menghapus makeup yang cukup tebal.

Namun, Anda bisa menyiasatinya dengan produk untuk menghapus makeup yang biasa Anda pakai untuk melakukan deep cleanse. Setelah itu, bersihkan dengan micellar water. Anda tak perlu membilasnya lagi dengan air.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Can Micellar Water Replace Your Whole Skincare Routine? http://www.elle.com/beauty/makeup-skin-care/news/a27149/can-micellar-water-replace-your-whole-cleansing-and-moisturizing-routine/ Diakses pada 19 Oktober 2016.

What the Heck is Micellar Water, And Should You Use It? http://www.huffingtonpost.com/entry/micellar-water-skincare_us_55a66a22e4b0896514cfd3c9 Diakses pada 19 Oktober 2016.

Could Cleansing Water Be The Secret to Awesome Skin? http://www.refinery29.com/cleansing-water#slide Diakses pada 19 Oktober 2016.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Irene Anindyaputri Diperbarui 24/02/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x