6 Kiat Mudah Lembapkan Kulit Wajah yang Mengering Akibat Skincare Benzoil Peroksida

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jika belakangan ini kulit wajah Anda tiba-tiba jadi kering, coba cek dulu label komposisi produk skincare yang Anda pakai. Jika Anda menemukan kata “benzoil peroksida”, kemungkinan besar inilah penyebabnya. Lantas, bagaimana cara mengatasi kulit kering akibat benzoil peroksida? Jangan buru-buru ganti skin care, ikuti panduannya berikut ini.

Kenapa benzoil peroksida bikin kulit jadi kering?

mengatasi kulit wajah kering

Kandungan benzoil peroksida sering ditemukan pada obat jerawat yang dijual bebas maupun resep dokter. Meski cukup ampuh mengatasi jerawat, tapi di sisi lain Anda dapat mengalami sejumlah efek samping berupa kulit kering, memerah, dan mengelupas, seperti dikutip dari Healthline.

Sebetulnya, masalah kulit kering dan pecah-pecah yang ditimbulkan oleh benzoil peroksida bukan berarti Anda tidak cocok menggunakan produk skincare tersebut.

Efek samping kulit yang mengering itu nyatanya adalah bukti bahwa benzoil peroksida sedang bekerja membunuh bakteri penyebab jerawat dan menghilangkan kelebihan minyak di kulit. Karena kelebihan minyak tersebut terangkat, kulit Anda akan tampak kering dan mengelupas.

Tenang dulu. Efek samping ini tidak akan bertahan lama, kok, selama Anda menggunakannya dengan benar. Namun memang, bila digunakan terlalu banyak atau terlalu sering, bahan kimia ini bisa menyebabkan kulit teriritasi hingga jadi sangat kering, bahkan menimbulkan luka bakar.

Cara mudah mengatasi kulit kering akibat benzoil peroksida

Manfaat Petroleum Jelly Vaseline

Tak perlu buru-buru membuang produk skincare Anda jika kulit jadi kering dan mengelupas. Sebagai solusinya, ada beberapa cara yang dapat membantu menenangkan dan mengatasi kulit kering Anda, yaitu:

1. Segera pakai pelembap

Gunakan pelembap setiap hari untuk membantu mengatasi kulit kering akibat benzoil peroksida. Pilihlah pelembap bebas minyak dan hipoalergenik yang dapat memberikan efek menenangkan pada kulit tanpa membuatnya semakin berjerawat.

Oleskan pelembap pada wajah terlebih dahulu dan tunggu beberapa saat. Setelah itu, baru oleskan krim obat jerawat yang mengandung benzoil peroksida. Cara ini dapat membantu mengurangi efek samping kulit kering yang bikin wajah Anda tampak kusam.

2. Hindari skin care yang bikin kulit kering

Sudah menghindari produk yang mengandung benzoil peroksida, tapi Anda masih saja menggunakan pembersih berbahan dasar minyak minyak atau toner yang mengandung astringent? Sebaiknya hentikan dulu semuanya, karena ini justru bisa memperparah kulit kering Anda.

Hindari juga semua obat jerawat maupun produk skin care untuk kulit berminyak sementara waktu. Jika kulit Anda berangsur-angsur membaik dan tidak kering lagi, barulah Anda bisa kembali menggunakan skin care harian Anda secara bertahap.

3. Hindari sabun muka scrub

Sabun muka scrub memang efektif mengangkat kotoran dan minyak di wajah. Sayangnya, ini tidak berlaku untuk mengatasi kulit kering dan mengelupas, lho.

Menggunakan sabun scrub pada kulit wajah yang kering dapat memicu iritasi dan membuat kulit tampak lebih kusam. Sebagai solusinya, rendam handuk lembut ke dalam air hangat lalu tepuk-tepuk wajah untuk membersihkan sisa-sisa kotoran yang menempel.

Ingat, jangan menggosoknya terlalu keras supaya kulit wajah Anda tidak semakin memerah. Oleskan krim pelembap setelahnya supaya kulit lebih segar.

4. Oleskan obat jerawat hanya sesekali

Bagi Anda yang belum pernah mencoba atau baru mulai menggunakan obat jerawat selama beberapa hari, Anda tentu dapat mengatasi kulit kering dengan lebih mudah. Sebagai langkah awal yang lebih aman, oleskan obat jerawat setiap 2 hari sekali alias 3 kali seminggu.

Lihat dulu reaksi pada wajah Anda, apakah mulai menimbulkan efek mengelupas atau justru baik-baik saja. Jika dirasa aman untuk kulit, lanjutkan penggunaannya secara bertahap supaya kulit Anda dapat menyesuaikan diri dengan efek benzoil peroksidanya.

5. Gunakan obat jerawat dengan kandungan benzoil peroksida rendah

Setiap obat jerawat memiliki kandungan benzoil peroksida yang berbeda-beda, mulai dari 2,5 persen hingga 10 persen. Semakin tinggi kadar benzoil peroksida, maka semakin ampuh dan cepat pula obat tersebut dalam mengatasi jerawat.

Jika kulit wajah Anda langsung mengering setelah mencoba obat jerawat yang mengandung 10 persen benzoil peroksida, segera turunkan kadarnya secara bertahap sambil melihat reaksinya. Persentase benzoil peroksida yang lebih rendah cenderung lebih aman untuk kulit kering, tapi tetap ampuh mengatasi jerawat.

Saat kulit Anda sudah mulai beradaptasi, barulah Anda bisa mencoba persentase benzoil peroksida yang lebih tinggi jika diperlukan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kaki Terasa Lemas Tiba-Tiba? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Apakah Anda pernah merasakan tiba-tiba kaki lemas? Cari tahu penyebabnya, apakah karena penyakit berbahaya atau hanya sekadar kelelahan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Otak dan Saraf 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Enzim SGOT dan SGPT

Salah satu tes yang dianjurkan untuk dilakukan ketika Anda sakit adalah pemeriksaan SGOT dan SGPT. Pemeriksan apa itu dan apa artinya kalau tinggi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 12 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Gangguan Kesehatan Akibat Duduk Terlalu Lama

Di mobil duduk, di kantor duduk, sampai rumah duduk lagi. Apa kira-kira efeknya pada kesehatan kita?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Terlalu Sering Minum Obat Pereda Nyeri, Bikin Obat Jadi Tak Mempan Lagi

Seberapa sering Anda minum obat pereda nyeri untuk menghilangkan rasa sakit Anda? Hati-hati jika terlalu sering, malah rasa sakit tidak hilang. Mengapa?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 12 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit



Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi sakit punggung

Saraf Kejepit, Apa Penyebab dan Bagaimana Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
zat aditif adalah msg

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
obat mimisan alami

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
bercak putih di puting

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit