Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Ini 5 Ciri-Ciri Anda Punya Kulit yang Tidak Sehat

Ini 5 Ciri-Ciri Anda Punya Kulit yang Tidak Sehat

Untuk memperoleh kulit sehat dan glowing, produk perawatan kulit selalu jadi andalan. Namun, banyak orang memakai skincare tanpa memahami dengan baik kesehatan kulit mereka. Padahal produk tertentu bisa memperparah kulit yang sedang bermasalah. Maka dari itu, kenali dengan baik seperti apa ciri-ciri kulit yang tidak sehat.

Ciri-ciri kulit tidak sehat

Sebelum Anda memulai menggunakan produk skincare, Anda perlu sepenuhnya memahami tanda-tanda dari kulit yang sehat dan tidak sehat.

Hal ini agar Anda bisa memilih produk perawatan kulit yang tepat sesuai dengan tipe kulit Anda.

Di bawah ini beberapa ciri-ciri kulit tidak sehat yang perlu Anda perhatikan.

1. Warna kulit tidak merata

penyebab kulit kering

Warna kulit tidak merata adalah istilah yang biasanya mengacu pada masalah tekstur kulit.

Masalah ini meliputi noda hitam bekas jerawat, kemerahan pada wajah, lingkaran hitam di bawah mata, dan hiperpigmentasi (bercak gelap pada wajah).

Beberapa orang mungkin menyebut warna kulit tidak merata sebagai gangguan pigmentasi (warna kulit).

Gangguan pigmentasi bisa disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet A (UVA) dan ultraviolet B (UVB) matahari.

Masalah hiperpigmentasi mungkin lebih sering terjadi pada orang berkulit gelap karena pigmentasi kulit mereka yang lebih kuat.

Menggunakan pelembab akan membantu mengatasi kondisi kulit tidak sehat ini. Pilih pelembab nonkomedogenik untuk mencegah iritasi kulit dan pori-pori tersumbat.

Selain itu, gunakan tabir surya atau sunscreen untuk melindungi paparan sinar UVA dan UVB. Perlindungan ini mencegah bintik-bintik hitam dan penuaan seiring waktu.

2. Kering dan kasar

Kulit yang terlalu kering merupakan salah satu tanda kulit tidak sehat. Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa kasar atau bersisik, benjol-benjol kecil, gatal, dan pecah-pecah.

Ciri kulit yang tidak sehat ini berbeda dengan tipe kulit kering. Artinya, orang yang memiliki tipe kulit berminyak atau kombinasi pun bisa mengalami kulit kering dan kasar.

Kulit Anda berubah seiring bertambahnya usia, menjadi lebih tipis, kehilangan lemak, dan bisa tidak terlihat mulus. Lama-kelamaan, hal ini bisa menyebabkan kulit menjadi kering dan kasar.

Penyebab kulit kering lainnya bisa karena menggunakan terlalu banyak sabun, parfum, sering mandi dengan air panas, dan mengonsumsi obat tertentu.

Anda dapat mengatasi kulit kering dengan memenuhi cairan tubuh, menggunakan pelembab serta sabun yang lembut, dan mengurangi kebiasaan mandi dengan air panas.

3. Kulit kusam

kulit wajah kusam saat hamil

Apakah kulit Anda kurang bercahaya dan segar alias terlihat kusam? Kulit kusam merupakan salah satu tanda atau ciri-ciri kulit tidak sehat.

Kulit kusam berbeda dengan kulit gelap. Orang dengan kulit gelap bisa tetap tampak bercahaya dan sehat asal dirawat dengan baik.

Kulit kusam bisa disebabkan beberapa hal, salah satunya penumpukan sel kulit mati.

Ketika sel-sel kulit mati menumpuk di lapisan luar kulit. Kondisi ini dapat menyebabkan pori-pori tersumbat serta kulit terlihat kusam, kering, dan bersisik.

Anda dapat mengatasi kondisi ini dengan rajin melakukan eksfoliasi kulit atau membersihkan sel-sel kulit mati pada wajah.

Eksfoliasi akan membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat sehingga bisa memperbaiki tekstur, kecerahan, dan warna kulit.

4. Kulit kendur

Elastisitas kulit mengacu pada kemampuan kulit untuk meregang dan kembali ke bentuk semula.

Elastisitas kulit yang baik memberikan tampilan kulit yang kencang, kenyal, dan tampak segar.

Saat kulit kehilangan elastisitasnya, kulit tampak kendur dan berkerut. Kedua hal ini merupakan ciri-ciri kulit tidak sehat.

Elastisitas kulit kita paling tinggi terjadi saat usia muda dan perlahan menurun seiring bertambahnya usia.

Untuk mengatasi dan mencegah kulit keriput di usia muda, Anda bisa menggunakan produk skincare yang mengandung kolagen dan elastin.

Anda juga bisa mengonsumsi sumber protein seperti ikan, susu, dan kacang-kacangan. Vitamin C yang ada dalam buah jeruk, tomat, bayam, dan brokoli pun bisa meningkatkan produksi kolagen pada kulit.

5. Minyak berlebih dan berjerawat

Makanan penyebab kulit berminyak

Kulit berminyak belum tentu merupakan tanda kulit tidak sehat. Namun, jumlah minyak yang berlebihan dapat menyumbat pori-pori Anda dan mengakibatkan jerawat.

Terkadang, karena penuaan, ketidakseimbangan hormon, kondisi jerawat kronis, pori-pori Anda bisa meregang dan membesar, sehingga menghasilkan lebih banyak minyak.

Anda bisa mengatasi ciri kulit tidak sehat ini dengan menjaga kebersihan pori-pori dan mengontrol produksi minyak wajah.

American Academy of Dermatology Association menyarankan untuk mengurangi minyak berlebih.

Gunakan juga produk perawatan kulit dengan retinol atau niaciamide dapat membantu mengecilkan pori-pori wajah Anda.

Kesimpulan

Ciri-ciri kulit tidak sehat meliputi warna kulit tidak rata, kulit kasar dan kering, kulit kusam, kulit tidak elastis, dan memiliki minyak berlebih.
Anda dapat mengatasinya dengan perawatan kulit yang sesuai dengan kebutuhan dan tipe kulit, serta menjaga gaya hidup sehat.

Verifying...

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Davis, E. C., & Callender, V. D. (2010). Postinflammatory hyperpigmentation: a review of the epidemiology, clinical features, and treatment options in skin of color. The Journal of clinical and aesthetic dermatology, 3(7), 20–31. PMCID: PMC2921758 PMID: 20725554.

Grajqevci-Kotori, M., & Kocinaj, A. (2015). Exfoliative Skin-peeling, Benefits from This Procedure and Our Experience. Medical archives (Sarajevo, Bosnia and Herzegovina), 69(6), 414–416. https://doi.org/10.5455/medarh.2015.69.414-416.

10 Signs of Poor Skin Health – With Cures & Treatments. (n.d.). Brainz.org.  Retrieved June 2, 2022 from, https://www.brainz.org/10-signs-poor-skin-health/

11 WAYS TO REDUCE PREMATURE SKIN AGING. (2021). American Academy of Dermatology Association. Retrieved June 2, 2022 from, https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-secrets/anti-aging/reduce-premature-aging-skin

Collagen for Your Skin: Healthy or Hype?. (2020). Cedars-Sinai. Retrieved June 2, 2022 from, https://www.cedars-sinai.org/blog/collagen-supplements.html 

DRY SKIN: OVERVIEW. (n.d.). American Academy of Dermatology Association. Retrieved June 2, 2022 from, https://www.aad.org/public/diseases/a-z/dry-skin-overview

Skin Care and Aging. (2017). National Institutes of Health. Retrieved June 2, 2022 from, https://www.nia.nih.gov/health/skin-care-and-aging#agespots

The Best Way You Can Get More Collagen. (2018). Cleveland Clinic. Retrieved June 2, 2022 from, https://health.clevelandclinic.org/the-best-way-you-can-get-more-collagen/#:~:text=Collagen%20is%20a%20protein%20—%20the,can%20tell%20when%20it%27s%20falling.

WHAT CAN TREAT LARGE FACIAL PORES?. (n.d.). American Academy of Dermatology Association. Retrieved June 2, 2022 from, https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-secrets/face/treat-large-pores.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ilham Fariq Maulana Diperbarui 6 days ago
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro