Cara Membedakan Sakit Perut Gejala Usus Buntu dan Maag

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sekilas, sakit perut karena maag dan usus buntu memiliki gejala yang hampir sama. Tidak jarang hal ini membuat banyak orang salah mengartikan sakit perut yang dirasa. Akibatnya beberapa orang yang memang sebenarnya punya usus buntu menyangka jika dirinya hanya mengalami sakit perut karena telat makan.

Keliru mengartikan penyebab sakit perut Anda bisa berujung pada salah diagnosis dan pengobatannya. Pada akhirnya ini bisa membuat gejala usus buntu yang diderita semakin parah.

Itu sebabnya Anda perlu mengetahui perbedaan gejala yang ditimbulkan kedua penyakit ini agar bisa memberikan pengobatan yang tepat untuk kedua kondisi tersebut. Ada beberapa perbedaan penting antara sakit perut gejala usus buntu atau karena maag yang bisa Anda kenali.

Apa bedanya sakit perut karena maag dan sakit perut gejala usus buntu?

ilustrasi mengatasi perut kembung

Sakit perut akibat gejala usus buntu

Usus buntu (appendicitis) merupakan peradangan yang terjadi di apendiks atau usus buntu. Usus buntu adalah sebuah struktur berbentuk selang kecil yang menempel pada bagian awal usus besar yang terletak di perut bagian kanan bawah.

Jika tidak segera diobati usus buntu dapat pecah dan menyebarkan infeksi ke bagian perut lainnya. Kalau situasi tersebut sudah terjadi, bagian lapisan perut juga akan ikut mengalami peradangan yang bisa berakibat fatal.

Tanda utama sakit perut akibat gejala usus buntu adalah rasa sakit di perut bawah bagian kanan. Pada awalnya rasa sakit dimulai pada daerah tengah perut atau sekitar pusar yang terasa timbul-tenggelam.

Lalu, rasa sakit ini perlahan-lahan bergerak ke bagian kanan bawah perut dan cenderung akan terfokus pada tempat di mana usus buntu berada. 

Sakit perut pada titik ini akan terasa semakin parah dan intens. Jika disentuh juga akan terasa sakit. Sakit perut juga akan semakin memburuk ketika Anda mengambil nafas dalam-dalam, batuk, bersin, berjalan, atau gerakan yang menimbulkan penekanan pada perut kanan bawah.

Selain sakit di perut bawah bagian kanan, usus buntu juga akan menimbulkan beberapa gejala lainnya, di antaranya:

  • nafsu makan menurun,
  • timbulnya rasa mual bahkan sampai muntah,
  • perut kembung,
  • tidak bisa buang angin (kentut), serta
  • demam.

Sakit perut karena maag

Pada dasarnya maag bukanlah sebuah penyakit, namun adalah tanda dari kondisi kesehatan atau penyakit lain yang menjadi penyebabnya. Maag bisa terjadi pada semua orang dari waktu ke waktu.

Seseorang yang mengalami maag biasanya merasakan perasaan tidak nyaman atau nyeri pada saluran pencernaan bagian atas seperti perut, kerongkongan, ataupun usus dua belas jarinya.

Gejala penyakit maag yang paling sering muncul adalah perut kembung. Perut kembung ini diakibatkan oleh lambung yang di dalamnya terdapat banyak gas. Selain itu, gejala lain yang mungkin muncul adalah:

  • mual dan muntah,
  • perut terasa panas,
  • sering bersendawa, akibat gas yang dihasilkan lambung,
  • merasa sakit di bagian perut dan bagian dada, serta
  • munculnya rasa asam di mulut.

Masih bingung mana sakit perut gejala usus buntu atau maag? Perhatikan lokasi sakitnya

Pada dasarnya, perbedaan paling mencolok antara sakit perut karena usus buntu dan maag adalah terletak pada lokasi sakitnya. Maag menyebabkan rasa sakit di perut bagian atas atau di sekitar ulu hati. Selain itu, umumnya penyakit maag tidak menyebabkan demam tinggi.

Sementara itu sakit perut gejala usus buntu muncul di perut bagian kanan bawah. Terlebih jika ditekan, rasa sakit ini akan semakin memburuk.

Jika Anda atau kerabat Anda yang memiliki gejala nyeri di kanan bawah yang terasa sangat nyeri, sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini untuk meminimalisasi risiko terjadinya penyakit usus buntu yang semakin parah.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab dan Cara Mudah Mengatasi Kram Perut Setelah Melahirkan

Berbagai perubahan tubuh terjadi usai melahirkan. Salah satunya yakni rasa sakit atau kram perut setelah melahirkan. Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

10 Penyakit yang Menyebabkan Sakit Perut Sebelah Kiri

Sakit perut sebelah kiri dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari batu ginjal hingga kehamilan di luar kandungan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 5 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Bolehkah Orang yang Punya Maag Makan Yogurt?

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari penderita maag. Lalu, bolehkah penderita maag makan yogurt?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan Pencernaan, Gastritis dan Maag 5 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

8 Obat Ampuh untuk Sakit Perut Sesuai Penyebabnya

Sakit perut merupakan keluhan yang dialami banyak orang. Jangan khawatir, cek obat sakit perut sesuai dengan penyebabnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Pencernaan 4 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

asam lambung naik apakah genetik keturunan

Asam Lambung Anda Gampang Naik? Mungkin Ini Keturunan (Genetik)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyakit pancolitis radang usus besar

Pancolitis (Radang Usus Besar)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
jambu biji penyebab usus buntu

Benarkah Makan Jambu Biji Bisa Menjadi Penyebab Usus Buntu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyakit radang usus buntu akut

Radang Usus Buntu Akut

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit