Bolehkah Makan Pisang Jika Sedang Susah Buang Air Besar?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 April 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Pisang adalah buah andalan untuk mengatasi diare pada anak karena sifatnya yang probiotik. Tapi, jika Anda justru sedang susah buang air besar, apakah makan pisang membuat sembelit makin parah?

Kandungan sehat di dalam pisang

Pisang memang lezat dijadikan menu sarapan, makanan penutup, atau bahkan dimakan begitu saja. Ya, membiasakan diri makan pisang bisa membuat pencernaaan Anda lebih sehat, bahkan membantu Anda yang sedang menjalani diet. Sebab pisang merupakan salah satu sumber serat yang bisa Anda andalkan untuk memenuhi kebutuhan serat harian.

Dalam satu pisang terdapat 110 kalori, 30 gram karbohidrat, dan 3 gram serat. Tak hanya itu, dengan mengonsumsi pisang, Anda juga bisa mendapatkan berbagai vitamin dan mineral seperti:

  • Vitamin B6
  • Vitamin C
  • Vitamin A
  • Riboflavin
  • Niasin
  • Zat besi
  • Mangan
  • Kalium
  • Asam Folat

Apakah benar makan pisang bikin sembelit?

Sebagian orang memercayai bahwa pisang bisa bikin mereka sembelit. Namun, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyetujui jika pisang adalah makanan penyebab sembelit.

Sebuah survei yang dilakukan di Jerman pada orang yang mengidap irritable bowel syndrome – yang sebagian besar gejalanya adalah sembelit – menyatakan bahwa 29-48% dari peserta yang sulit BAB mengaku jika hal itu terjadi akibat mereka makan pisang.

Tetapi, tetap saja belum ada penelitian yang menyatakan dengan pasti jika makan pisang bikin Anda jadi susah BAB. Justru sebaliknya, pisang dapat membuat bakteri baik di dalam pencernaan tumbuh dengan subur. Tentu, semakin banyak bakteri baik pada pencernaan, maka Anda akan semakin jarang terserang gangguan cerna.

Serba-serbi Diet Pisang

Jadi, apakah makan pisang baik bagi Anda yang sulit BAB?

Jika Anda menganggap bahwa semua serat bisa mengatasi sembelit Anda, maka hal tersebut sebenarnya kurang tepat. Pada dasarnya, serat ada dua jenis, yaitu serat yang larut air dan tidak larut air. Keduanya memiliki peran yang berbeda di dalam tubuh.

Serat larut air bekerja mengurangi diare yang Anda alami, sementara serat tak larut air efektif untuk mengatasi sembelit. Sebaliknya, serat larut air bisa memperburuk sembelit dan begitu juga pada serat tak larut air pada kasus diare.

Dalam hal ini, pisang mengandung lebih banyak serat tak larut air, di mana jenis serat tersebut memang berperan penting dalam melancarkan BAB. Jadi, serat yang ada dalam pisang ini akan membantu menyerap air lebih banyak ke dalam usus, sehingga usus lebih mudah untuk mendorong kotoran keluar.

Kurang lebih, serat yang ada di dalam pisang bekerja seperti obat pencahar – tentu saja pisang lebih baik ketimbang obat tersebut.  

Makan berserat lainnya selain pisang

Bila Anda ingin cepat sembuh dari sembelit dan jadwal BAB kembali lancar, sebaiknya Anda kombinasikan segala jenis makanan berserat di dalam menu makan. Anda bisa mengandalkan makanan berserat tak larut air lainnya, seperti:

  • Beberapa kulit dari buah-buahan, seperti apel.
  • Nasi merah
  • Biji-bijian
  • Brokoli
  • Wortel
  • Tomat
  • Bayam

Bila gejala sembelit terus berlanjut meski Anda sudah memperbanyak makan pisang dan berbagai makanan serat lainnya, maka lebih baik konsultasikan hal ini ke dokter.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Cara Sederhana untuk Memelihara Kesehatan Lambung

Ada beragam cara untuk memelihara kesehatan lambung, dari mengontrol jam makan hingga mengelola stres. Apa saja cara yang lainnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Pencernaan, Gastritis dan Maag 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

9 Buah Terbaik untuk Melancarkan Buang Air Besar (BAB)

Sembelit bisa diatasi dengan makan buah-buahan. Simak daftar buah untuk melancarkan BAB keras akibat sembelit berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Konstipasi 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

8 Ciri dan Tanda Bayi Diare yang Harus Orangtua Waspadai

Diare pada bayi bisa menjadi lebih parah dan mungkin berbahaya. Memangnya apa saja tanda dan ciri bayi diare? Simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Pencernaan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 24 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Penyebab BAB berdarah bukan cuma ambeien alias wasir saja. Darah pada feses bisa jadi pertanda adanya kanker pada salah satu organ saluran cerna Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kanker, Kanker Lambung 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya menahan BAB

Ini Akibat Berbahaya dari Menahan Buang Air Besar (BAB) Berhari-hari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: dr. Hendry Wijaya
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
susah bab setelah melahirkan normal

Penyebab dan Cara Mengatasi Susah BAB Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
keracunan makanan

Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 11 menit
Infeksi Bakteri E Coli

Infeksi Bakteri E. coli

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit