Diare Tak Kunjung Sembuh, Apa yang Harus Dilakukan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Diare merupakan salah satu penyakit yang menyerang sistem pencernaan dan dapat dialami oleh orang-orang di segala usia. Biasanya, diare yang tidak terlalu parah akan sembuh dalam beberapa hari setelah pengobatan. Namun, apa penyebab diare jika berlangsung dalam waktu yang lama dan tidak kunjung sembuh?

Apa penyebab diare tak kunjung sembuh?

Jenis diare bisa dibedakan berdasarkan waktu berlangsungnya. Diare bisa dikatakan akut bila berlangsung dalam hitungan hari, dan akan tergolong kronis bila berlangsung lebih dari dua minggu. Diare yang tak kunjung sembuh masuk ke dalam kategori diare kronis, karena terjadi dalam waktu yang cukup lama.

Umumnya, penyebab diare dikaitkan dengan konsumsi makanan yang sudah terkontaminasi dengan virus, bakteri, dan parasit, maupun karena alergi terhadap suatu jenis makanan. Namun, diare kronis bisa disebabkan oleh peradangan pada saluran pencernaan Anda.

Ada dua jenis peradangan saluran cerna yang pada akhirnya bisa jadi penyebab diare kronis, yaitu penyakit crohn dan kolitis (radang usus).

Tak hanya itu, penyebab diare berkepanjangan juga bisa berakar dari pola makan Anda. Pasalnya, ada beberapa jenis makanan seperti susu dan pemanis buatan yang bisa mempercepat laju pencernaan sehingga makanan lewat dengan cepat melalui usus besar.

Dilansir dari laman Medical News Today, ada berbagai penyebab lain yang mendasari diare Anda tak kunjung sembuh, yaitu:

  • Infeksi kronis
  • Konsumsi obat-obatan, seperti penggunaan antibiotik yang berkepanjangan
  • Menderita diabetes
  • Penyalahgunaan alkohol

Pada beberapa kasus, penyebab diare kronis sulit untuk dideteksi. Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan melakukan tes diagnostik. Namun, jika hasil tes menyatakan tidak ada kelainan, penyebab terbesarnya bisa mengarah pada Irritable Bowel Syndrome (IBS).

Apa penanganan yang tepat untuk diare kronis?

Pada dasarnya, diare bisa diatasi dengan mengembalikan cairan yang hilang, disertai dengan penggunaan obat sesuai penyebab diare. Jika bakteri atau parasit yang menjadi penyebab diare, dokter akan memberikan resep obat antibiotik. Ada pula beberapa obat yang ditujukan untuk menghentikan gejala diare, seperti obat loperamid dan pepto bismol. Namun, obat-obatan ini hanya disarankan untuk dikonsumsi dalam jangka pendek.

Nah, opsi lainnya yang bisa Anda lakukan dengan menerapkan gaya dan pola hidup sehat, meliputi menghindari kafein dan minuman beralkohol; mengonsumsi makanan rendah serat; perbanyak minum air putih guna mencegah dehidrasi; mengendalikan porsi makan secukupnya.

Apa bahaya yang bisa timbul dari diare yang berkepanjangan?

Dehidrasi

Kolon merupakan bagian dari usus besar yang bertugas menyerap cairan dari makanan saat melewati saluran pencernaan. Bila diare disebabkan oleh adanya iritasi pada usus ataupun disebabkan oleh penyakit crohn, maka akan menyebabkan gangguan penyerapan pada usus. Karenanya, proses penyerapan cairan tubuh pun bisa terganggu dan akhirnya menyebabkan dehidrasi.

Ketidakseimbangan elektrolit

Ketika usus Anda gagal melakukan tugasnya untuk menyerap cairan, elektrolit, dan mineral, yang terjadi yaitu diare atau feses yang encer. Padahal, tubuh memerlukan keseimbangan elektrolit untuk menjaga komponen-komponen darah, serta mendukung fungsi organ dan otot dalam tubuh.

Untuk memastikan elektrolit tetap seimbang, dibutuhkan asupan elektrolit yang cukup. Sumber elektrolit yang baik di antaranya adalah buah pisang yang kaya akan kalium.

Malnutrisi

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Kenneth Brown dalam The Journal of Nutrition, kondisi diare bisa menghambat kerja organ tubuh dalam menyerap nutrisi. Pada akhirnya, ini bisa mengakibatkan malnutrisi atau kekurangan gizi bila diare tidak ditangani secara tepat.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Pohon mimba ternyata memiliki sejuta mnfaat, bukan hanya daun mimba saja lho. Yuk simak apa saya manfaat daun mimba dan bagian lainnya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Herbal A-Z 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Tahukah Anda kalau makanan yang mengandung bakteri asam laktat menyehatkan? Makanan apa saja itu? Mari simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Banyak orang menggunakan obat kumur sebagai pengganti obat sariawan. Apa saja kandungan dalam obat kumur? Benarkah bisa mengobati sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit