5 Kiat Membantu Anak ADHD Mengikuti Pelajaran di Sekolah

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 05/01/2020
Bagikan sekarang

Anak-anak memang cenderung aktif bergerak dan bermain. Namun, pada anak dengan ADHD, tingkat keaktifan mereka melebihi anak-anak pada umumnya. Kondisi tersebut cenderung membuat mereka lebih sulit untuk mengikuti pelajaran di sekolah dengan optimal. Lantas, bagaimana caranya membantu anak ADHD agar dapat belajar dengan baik di sekolah? Yuk, simak tipsnya berikut ini.

Anak ADHD cenderung sulit menerima pelajaran di sekolah

Dilansir dari laman Mayo Clinic, ADHD (attention-deficit hyperactivity disorder) adalah kondisi yang membuat seseorang bersikap hiperaktif, impulsif, dan sulit untuk fokus pada suatu.

Tanda dan gejala ADHD umumnya mulai terlihat saat anak berusia 3 tahun dan dapat berlanjut hingga dewasa. Pada anak laki-laki, attention-deficit hyperactivity disorder lebih condong menyebabkan hiperaktif, sedang anak perempuan jadi sangat lalai.

Anak dengan ADHD umumnya kesulitan belajar di sekolah dengan baik karena gejalanya yang mengganggu, seperti:

  • Sulit duduk tenang di dalam kelas, mereka cenderung mengetukkan tangan atau menggoyangkan kaki
  • Melakukan suatu aktivitas yang tidak sesuai dengan situasinya, seperti berlari atau menggeliat
  • Terlalu aktif bicara dan diajak bicara dengan tenang
  • Sulit untuk konsentrasi pada arahan guru maupun pembimbing di kelas
  • Sulit mengatur waktu untuk mengerjakan tugas
  • Mudah terganggu dan kehilangan peralatan sekolah yang digunakan

Tips agar anak ADHD dapat belajar dengan baik di sekolah

memilih sekolah untuk anak

Masa kanak-kanak adalah usia emas si buah hati untuk mempelajari berbagai hal dengan baik. Agar waktunya tidak terbuang sia-sia, anak dengan ADHD membutuhkan bimbingan ekstra dalam memperoleh pendidikan di sekolah.

Berikut ini ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai orangtua untuk mendukung anak dengan ADHD di sekolah, seperti:

1. Meningkatkan pengetahuan diri dengan ADHD

Membesarkan dan mengasuh anak memang bukan tugas yang mudah bagi orangtua, apalagi jika si kecil memiliki ADHD. Namun, Anda tidak perlu berkecil hati. Anda perlu meningkatkan pengetahuan seputar gangguan perhatian, mulai dari kondisi itu sendiri hingga cara Anda menghadapi berbagai situasinya.

Pengetahuan ini bisa membantu Anda menemukan cara yang tepat untuk mengasuh anak, salah satunya dalam membantunya belajar. Informasi mengenai ADHD bisa Anda dapatkan melalui buku, website tepercaya, atau konsultasi langsung dengan dokter.

2. Beri tahu pihak sekolah dan guru mengenai kondisi anak

Untuk mempermudah si kecil belajar nantinya, Anda harus memilih sekolah yang tepat. Anda bisa memilih sekolah khusus yang memang diperuntukkan bagi anak ADHD.

Sebenarnya, sekolah reguler juga bisa menjadi pilihan. Hanya saja, Anda perlu memastikan bahwa si kecil dapat mengikuti kelas dengan baik dan pihak sekolah juga mendukung itu. Setelahnya, suasana kelas tempatnya belajar juga harus mendukung.

Minta sekolah untuk memberikan si kecil tempat duduk yang dekat dengan sang guru. Namun, tidak berdekatan dengan pintu maupun jendela yang bisa memecah konsentrasinya selama belajar di kelas.

3. Pastikan di kecil memperoleh pengobatan

Supaya anak ADHD mudah belajar di kelas, pengobatan tetap harus dilakukan. Pastikan si kecil minum obatnya tepat waktu dan mengikuti terapi perilaku seperti yang disarankan dokter. Pengobatan yang tepat dapat mendukung si kecil untuk mengelola gejala ADHD sehingga membuat Anda mudah untuk mengikuti pelajaran di sekolah.

4. Bantu anak untuk mengorganisasikan sesuatu

Anak dengan ADHD cenderung kesulitan untuk mengorganisasikan sesuatu. Mulai dari mengatur waktu dalam mengerjakan tugas dan benda-benda yang ia miliki.

Untuk mempermudah anak mengatur waktu, Anda dapat membantunya membuat jadwal kegiatan harian. Jadwal tersebut dapat meliputi waktu bangun dan p, belajar, istirahat, minum obat, bermain, makan, hingga tidur.

Anda bisa membuatkannya di buku catatan kecil dan menempelkannya di meja belajar anak agar ia mudah mengeceknya. Minta izin pada sekolah untuk memperbolehkan si kecil menggunakan alat pendukung untuk mengingat waktu, seperti jam tangan.

Kemudian, bantu anak untuk terbiasa menyiapkan sendiri peralatan sekolah yang ia butuhkan, mengecek kelengkapannya, dan merapikannya kembali ke tempat semula.

5. Dukung anak secara emosional

Tidak hanya memfasilitasi kebutuhannya di sekolah, dukungan emosional juga sangat diperlukan anak ADHD agar dapat belajar di sekolah dengan baik.

Ini bisa Anda lakukan dengan percakapan ringan di rumah, seperti:

  • Menanyakan kegiatan apa saja yang dilakukan anak di sekolah.
  • Kesulitan apa yang dihadapi anak dan bantu ia menemukan solusinya.
  • Beri pujian jika ia berhasil menyelesaikan suatu tugas dengan baik, “Kamu hebat bisa menyelesaikan tugas ini tepat waktu, Ayah dan Ibu bangga”, misalnya.

Adanya percakapan seperti ini membuat anak merasa diperhatikan dan dihargai kerja kerasnya dalam mengikuti kelas.

Selain itu, meningkatkan ikatan antara anak dengan Anda. Ini bisa mengurangi tekanan, stres, dan menimbulkan kepuasan di hati anak yang secara langsung akan berdampak pada kesehatannya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Efektif Mengatasi Anak Malas Belajar

Saat anak Anda malas belajar, ada cara yang bisa Anda lakukan demi mengatasi rasa malas tersebut. Apa saja? Simak tipsnya secara lengkap di artikel ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Bagaimana Cara Pengidap ADHD Terhindar dari Belanja Impulsif?

Melakukan tindakan impulsif adalah gejala umum yang dialami oleh orang-orang dengan ADHD, termasuk belanja. Berikut tips untuk menghindarinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Tips Memotivasi Anak agar Semangat Belajar dan Berprestasi di Sekolah

Jangan sampai semangat belajar anak Anda menurun di sekolah. Cara tahu cara untuk memotivasi anak agar semangat belajar dan kembali berprestasi.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Apakah Anak yang Mengalami ADHD Bisa Sembuh?

ADHD biasanya ditangani dengan kombinasi terapi psikologis, terapi edukasi, dan obat. Lantas, apakah semua ini bisa membuat anak dengan ADHD sembuh total?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

agar anak mau mendengarkan orang tua

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 30/05/2020
perkembangan anak usia 9 tahun

Perkembangan Anak Usia 9 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020
anak adhd minum obat

Tips Mengajari Anak ADHD agar Mau Minum Obat

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 25/04/2020
perkembangan motorik anak sd

Memahami Perkembangan Motorik Anak SD Usia 6-12 Tahun

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 17/04/2020