4 Cara Merangsang Pertumbuhan Rambut Si Kecil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sebagai orang tua, memerhatikan segala bentuk tumbuh kembang si kecil sangat menyenangkan, bukan? Tidak terkecuali masalah pertumbuhan rambut. Umumnya orang tua berharap  rambut si kecil tumbuh tebal. Namun, sayangnya tidak semua rambut anak tumbuh dengan kondisi demikian. Namun, Anda jangan khawatir. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merangsang pertumbuhan rambut si kecil agar tumbuh sehat dan lebat.

Cara merangsang pertumbuhan rambut si kecil

Pada dasarnya, tebal-tipisnya rambut bukanlah indikator kesehatan bagi anak secara keseluruhan. Pasalnya, sebagai orang hal yang terpenting untuk diperhatikan adalah memastikan jika si kecil bisa tumbuh dengan baik sesuai usia perkembangannya dan selalu dalam keadaan sehat.

Ada banyak faktor yang menyebabkan rambut si kecil belum kunjung tumbuh dengan sempurna. Misalnya, karena faktor keturunan. Tidak hanya itu, ternyata rambut bayi hanya tumbuh rata-rata seperempat hingga setengah inci setiap bulannya. Dengan perhitungan itu, maka ia hanya memiliki tambahan panjang rambut sekitar 10-15 cm per tahun. 

Meski demikian, Anda bisa melakukan beberapa cara agar rambut si kecil tetap sehat, tebal, dan menghindari kerontokan, yaitu:

1. Jangan biarkan terlalu lama tidur telentang

Menurut Dr. Stephen Muething, MD, Direktur di Cincinnati Children’s Hospital Medical Center, salah satu penyebab pertumbuhan rambut bayi yang lambat adalah karena si kecil sering dibiarkan tidur telentang.

Akibatnya, selain rentan mengalami kepala “peyang”, rambut bayi pun juga akan rentan mengalami kebotakan karena terjadi kontak yang terus menerus antara kepala dengan bantal yang secara tidak langsung menghambat pertumbuhan rambutnya.

Itu sebabnya, sering-sering ubah posisi si kecil dalam keadaan tengkurap agar kepalanya tidak terlalu lama terkena kontak dengan bantal. Meski begitu, jangan lupa untuk selalu mengawasi si kecil jika sedang dalam posisi tengkurap agar ia terhindar dari kesulitan bernapas.

2. Perhatikan asupan MPASI si kecil

Setelah si kecil sudah mulai masa MPASI, Anda bisa memberikan asupan makanan yang membantu pertumbuhan rambut bayi agar lebih sehat.

Cobalah tambahkan makanan seperti ikan salmon, susu, telur, buah, dan sayuran yang banyak mengandung vitamin B-1, L-cysteine, omega-3, zinc, dan zat besi yang akan membantu memproses makanan menjadi energi yang diperlukan untuk kesehatan kulit dan rambut.

Faktor makanan inilah yang berpengaruh pada kesehatan dan kesuburan rambut bayi Anda.

3. Potong rambut si kecil

Banyak yang bilang dengan sering memotong rambut bayi, maka rambutnya akan lebih tebal dan lebat. Namun ternyata anggapan tersebut tidak 100 persen benar, lho!

Pasalnya faktor ketebalan rambut lebih ditentukan oleh faktor keturunan. Nah, kegiatan memotong rambut bayi sebenarnya lebih bermanfaat agar membuat kepala si kecil lebih bersih dari kotoran maupun kerak yang menempel di kulit kepala.

4. Jangan keramas terlalu sering

Pilih sampo yang cocok untuk bayi dan hindari menggunakan sampo yang dapat membuat mata bayi iritasi. Selain itu, penggunaan sampo yang berlebihan juga berisiko membuat iritasi pada kepala bayi.

Keramasi kulit kepala bayi secara rutin dengan menuangkan sampo khusus bayi yang lembut dan mencampurkannya dalam air hangat. Kemudian, pijat perlahan kulit kepala bayi dalam gerakan memutar dengan ujung-ujung jari Anda.

Cara ini akan membantu menyingkirkan kotoran yang menempel pada kulit kepala, minyak, serta membantu merangsang keluarnya folikel rambut. Bilas dengan air hangat dan keringkan kepala bayi dengan handuk yang bersih dan berbahan lembut.

Hindari mencuci rambut bayi Anda terlalu sering dengan sampo dan sebaiknya Anda gunakan pelembap rambut atau conditioner. Terkadang, conditioner pun sudah cukup untuk membersihkan rambut bayi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kapan Rambut Bayi Mulai Tumbuh Dalam Kandungan?

Rambut bayi baru lahir memang berbeda-beda. Ada yang tipis dan tebal. Tapi sebenarnya kapan rambut bayi mulai tumbuh? Ini penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Perkembangan Janin, Kehamilan 31 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit

Mencukur Rambut Bayi, Sebenarnya Buat Apa, Sih?

Mencukur rambut bayi sampai gundul adalah tradisi yang melekat pada masyarakat. Tapi adakah alasan kesehatan kenapa hal ini perlu dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 11 Desember 2016 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

5 Bahan Alami untuk Merawat Rambut Rontok

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit
manfaat teh hijau untuk rambut

3 Manfaat Teh Hijau untuk Rambut yang Lebih Sehat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit
obat penumbuh rambut

4 Jenis Obat Penumbuh Rambut, dari yang Kimiawi Hingga Alami

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2018 . Waktu baca 3 menit
mengatasi rambut rontok

Masker Bawang Bombay Bisa Mengatasi Rambut Rontok, Apa Benar?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 November 2017 . Waktu baca 4 menit