Menghadapi Anak yang Cemburu Pada Adik Barunya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/12/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Anak yang cemburu pada adik bayinya yang baru lahir adalah hal yang lazim terjadi. Anak balita Anda akan mengalami berbagai jenis emosi ketika ia memiliki saudara baru. Ia mungkin merasa iri atau cemas dengan kehadiran adik barunya. Tetapi, ia juga mungkin merasakan kegembiraan, cinta, dan rasa bangga. Bagaimana orangtua bisa menghadapi rasa cemburu anak dan membuatnya menerima adik bayi dengan hangat?

Menghadapi anak yang cemburu pada adik baru

1. Dengarkan uneg-unegnya

Cobalah untuk membuat anak Anda mengekspresikan semua emosinya, baik dan buruk, dengan mendorongnya untuk bicara tentang perasaannya. Ini akan mendorong anak untuk memberi tahu Anda bagaimana perasaannya, daripada hanya memberi sinyal-sinyal lewat tindakan fisik seperti memukul, mencubit, atau mendorong adik bayi.

Jika balita Anda memukul adiknya, jelaskan bahwa hal ini tidak bisa ditoleransi. Katakan padanya dengan tenang dan lembut bahwa memukul tidak diperbolehkan. Anda bisa menyarankan anak untuk menunjukkan perasaannya dengan menunjukkan wajah cemberut atau ekspresi marah, atau Anda berdua bisa bersama-sama meneriakkan perasaan masing-masing.

BACA JUGA: Menyiapkan Si Sulung untuk Punya Adik

2. Pahami bahwa ia hanya mencoba mendapatkan perhatian Anda

Beberapa balita mencoba mendapatkan perhatian orangtua mereka dengan berperilaku seperti bayi. Jika balita Anda mulai berkelakuan aneh untuk cari perhatian, cobalah bersabar dengan sikapnya. Anak mungkin hanya membutuhkan sedikit perhatian ekstra dari Anda untuk sementara waktu. Dengan bantuan dari Anda, ia akan segera kembali menjadi dirinya sendiri. Pastikan anak Anda mengerti bahwa tidak apa-apa baginya untuk merasakan hal-hal demikian.

3. Libatkan anak dalam persiapan menyambut bayi

Sebelum bayi lahir, berikan izin padanya untuk merasa cemburu, dan beri tahu ia bahwa kakak yang lain juga merasakan hal yang sama ketika adik barunya hadir. Anda mungkin bisa mencari buku anak-anak tentang bayi, dan membacanya bersama-sama.

Anda juga bisa membiarkan anak terlibat dalam persiapan menyambut adik barunya. Dia bisa membantu membuat keputusan sederhana, seperti apakah sprei tempat tidur bayi harus warna kuning atau merah.

BACA JUGA: 7 Cara Menjadikan Rumah Tempat yang Aman Bagi Anak

4. Biarkan anak tahu bahwa rasa sayang Anda padanya tidak berubah

Setelah bayi Anda lahir, ingatkan pada balita bahwa kasih sayang Anda padanya masih tetap sama. Biarkan dia tahu bahwa dia masih spesial seperti sebelumnya. Jika dia mulai berulah dengan mengatakan bahwa ia membenci adiknya, atau dengan mencubit adik bayi, pahami bahwa ini artinya si kakak membutuhkan waktu lebih banyak dengan Anda.

5. Pertahankan rutinitas

Dengan kehadiran anak baru, rutinitas Anda tentu berubah. Namun usahakan rutinitas kakak tidak terlalu terganggu. Tetap membiasakan rutinitas seperti sarapan bersama, nonton acara televisi kesukaan setiap sore, dan membacakan dongen di jam yang sama sebelum tidur, untuk membantu anak Anda menyesuaikan diri. Hindari pula perubahan besar di saat ini, seperti pindah rumah atau sekolah.

6. Ajak anak untuk membantu merawat adiknya

Cobalah untuk melibatkan anak dengan perawatan bayi. Misalnya, Anda bisa membiarkan ia memilih pakaian tidur untuk adiknya, atau memilih apa yang akan adiknya kenakan hari ini. Anda juga bisa memintanya untuk memberi tahu Anda ketika menurutnya adik bayinya memerlukan sesuatu (saat si bayi menangis).

7. Beri tahu tamu yang berkunjung

Beri tahu teman-teman dan keluarga agar peka terhadap kebutuhan balita Anda. Minta mereka untuk menghabiskan waktu dengan si kakak, dan tidak hanya berfokus pada bayi baru Anda.

BACA JUGA: Mengatakan “Tidak” Pada Anak, Baik Atau Buruk?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

    Membentak anak dapat memberikan dampak yang buruk. Apa akibat dari anak terlalu sering dibentak dan apa yang harus dilakukan orangtua?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Parenting, Tips Parenting 22/06/2020 . 8 menit baca

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . 5 menit baca

    5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

    Tips ini akan membantu Anda menerapkan kebiasaan kesehatan gigi dan mulut pada anak sejak dini. Yuk, cari tahu apa saja caranya di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Parenting, Tips Parenting 16/06/2020 . 5 menit baca

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca

    Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
    mengatasi ruam popok bayi

    Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 7 menit baca
    pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

    Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca