Aturan Sehat Jika Anak Anda Terpaksa Makan Junk Food

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/12/2019 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Sebagai orang tua, tentu Anda ingin anak Anda menjauhi makanan cepat saji atau junk food. Terlalu sering makan junk food dalam jangka panjang bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan bisa berakibat mengganggu perkembangan otak anak.

Namun, jika Anda melarang anak makan junk food seperti burger, kentang goreng, mie instan, keripik kentang, atau permen, ini justru bisa membuat anak mencari-cari kesempatan untuk makan junk food tanpa sepengetahuan Anda. Lalu, bolehkah anak makan junk food? Apa yang seharusnya Anda lakukan supaya anak tidak terlalu ketagihan makan junk food?

Bolehkah anak makan junk food?

Sesekali, biarkan anak makan junk food. Menurut dr. Charlotte Markey, seorang pakar psikologi dan kesehatan anak dari Universitas Rutgers, Amerika Serikat, membiarkan anak makan junk food justru baik buat anak.

Pasalnya, junk food memang enak, sehingga semakin Anda melarang anak, ia pun jadi semakin ingin makan junk food. Namun, Anda pasti juga tidak mungkin bisa selalu memantau jajanan si kecil. Jadi, kalau anak tidak sedang bersama Anda, jajanan yang pertama kali muncul di benaknya adalah jajanan yang tidak sehat.

Kuncinya adalah menjaga porsi makan junk food dan makanan sehat. Ahli kesehatan menyarankan Anda untuk menerapkan pola 80%-20%. Maksudnya, 80% dari makanan anak haruslah makanan sehat, namun anak masih boleh makan junk food sebanyak 20%.

Aturan konsumsi junk food untuk anak

Membiarkan anak makan junk food bukan berarti anak boleh jajan sepuasnya. Supaya Anda bisa membatasi konsumsi junk food si kecil, perhatikan tiga tips jitu berikut ini.

1. Menetapkan hari khusus boleh makan junk food

Cobalah untuk menetapkan dua atau tiga hari khusus dalam setiap bulan di mana anak boleh makan junk food. Dengan begitu, anak pun jadi tidak bisa menawar-nawar lagi pada Anda supaya dibolehkan makan junk food saat ia sedang ingin makan junk food. Si kecil juga akan belajar bahwa ia akan baik-baik saja jika harus menunggu sampai harinya boleh makan junk food tiba.

2. Jangan memberikan junk food sebagai hadiah

Hindari menggunakan junk food sebagai iming-iming atau hadiah bagi anak kalau ia menyelesaikan tanggung jawabnya. Jangan memajukan hari makan junk food karena anak berhasil dapat nilai tertinggi di kelas. Pasalnya, anak jadi akan melihat junk food sebagai sesuatu yang sungguh spesial. Anak pun jadi terbiasa berpikir bahwa kalau ia habis melakukan sesuatu yang baik, ia berhak makan junk food.

3. Membiasakan makan makanan sehat

Selalu sajikan makanan sehat di rumah, dengan paling tidak satu menu yang disukai anak. Variasikan juga hidangan sehat yang Anda siapkan supaya anak tidak cepat bosan. Anak juga jadi punya kesempatan mencoba berbagai jenis sayuran, buah-buahan, dan makanan sehat. Semakin dibiasakan, anak akan memahami bahwa makan makanan sehat itu bukan pilihan, tapi kewajiban. Dengan tips ini, Anda sudah tidak khawatir lagi jika anak makan junk food.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Studi: Makan Satu Porsi Junk Food Saja Sudah Bisa Turunkan Konsentrasi

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa lemak jenuh pada junk food bisa menurunkan konsentrasi, bahkan sekalipun Anda cuma makan satu porsi.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 06/06/2020 . 5 menit baca

Cara Protein Whey Membantu Tubuh Anak Tetap Fit saat Puasa

Protein penting untuk dikonsumsi anak, karena mampu meningkatkan kesehatan saat puasa. SImak jenis protein yang efektif memberi manfaat untuk si kecil.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Parenting, Nutrisi Anak 05/06/2020 . 5 menit baca

Manfaat Protein Whey untuk Daya Tahan Tubuh Anak

Salah satu jenis protein yang juga ternyata dibutuhkan untuk pertumbuhan anak adalah whey protein. Apa saja manfaatnya dan apa saja sumber makanannya?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Parenting, Nutrisi Anak 22/05/2020 . 4 menit baca

6 Tips Agar BAB Anak Lancar dan Tidak Keras

Ibu perlu menerapkan pola hidup sehat kepada anak, agar BAB si kecil lancar dan tidak keras. Ikuti tips ini untuk membantu melancarkan pencernaan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 14/05/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

nutrisi untuk anak aktif

Kebutuhan Asupan Nutrisi yang Perlu Dipenuhi Anak Aktif dan Suka Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 6 menit baca
cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca
akibat anak terlalu sering dibentak

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 8 menit baca
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 menit baca