Berat Badan Bayi Kurang, Bolehkah Diberikan Susu Formula?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Bayi yang memiliki berat badan kurang, lebih rentan terkena berbagai penyakit yang tentunya akan menghambat pertumbuhan dan perkembangannya. Berat badan bayi yang kurang harus segera ditangani. Lalu, apakah susu formula bisa diandalkan untuk membuat berat badan bayi naik? apakah pemberian susu formula boleh dilakukan pada bayi dengan berat badan yang kurang?

Apa penyebab berat badan bayi kurang?

Berat badan bayi yang kurang ketika lahir, bisa disebabkan oleh berbagai masalah yang terjadi saat kehamilan. Kondisi ini disebut dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Ada beberapa hal yang menyebabkan seorang bayi BBLR:

  • Status gizi ibu saat hamil tidak normal, cenderung kurang.
  • Mengalami komplikasi ketika kehamilan.
  • Jarak kehamilan berdekatan dengan kelahiran anak sebelumnya.
  • Kondisi kesehatan ibu secara keseluruhan.
  • Usia ibu terlalu muda, atau kurang dari 21 tahun.

Semua hal tersebut dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan yang rendah atau kurang dari 2500 gram. Sementara, berat badan kurang yang terjadi pada bayi yang berusia 1-6 bulan bisa disebabkan akibat:

  • Penyakit infeksi. Bayi yang mengalami sakit infeksi, entah itu akibat infeksi virus atau bakteri lebih sering ditemukan mengalami kekurangan gizi pula.
  • Makanan yang diberikan tidak dapat memenuhi kebutuhannya. Kondisi ini tak hanya membuat bayi mengalami kekurangan berat badan, namun juga rentan terkena penyakit infeksi.

Apakah saya boleh memberikan susu formula untuk menambah berat badan bayi?

Masih banyak ibu yang menganggap bahwa susu formula lebih baik diberikan untuk bayinya, agar pertumbuhan dan perkembangannya baik. Padahal, telah banyak penelitian yang menyatakan bahwa ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Pemberian ASI eksklusif sangat dianjurkan hingga bayi berusia 6 bulan dan dilanjutkan dengan memberikan makanan pendamping ASI hingga anak berusia 2 tahun.

ASI masih menjadi makanan yang terbaik dan mudah dicerna oleh bayi yang berusia kurang dari 6 bulan, meskipun ia mengalami kekurangan berat badan. Hal yang perlu diperhatikan adalah kualitas dan kuantitas dari ASI ibu sendiri, semakin baik kualitas dan kuantitas ASI-nya, maka kebutuhan makan bayi akan terpenuhi dengan baik.

susu untuk ibu menyusui

Jika kualitas ASI saya kurang bagus, apakah bisa digantikan dengan susu formula?

ASI memang tergantung dengan makanan yang dikonsumsi serta status gizi ibu. Kedua hal tersebut tak hanya memengaruhi kualitas, namun juga kuantitas dari ASI. Namun, faktanya meski seorang ibu mengalami kurang gizi, ia akan tetap dapat menghasilkan kualitas dan kuantitas ASI yang baik.

Sebab, tubuh ibu akan mendahulukan produksi ASI ketimbang memperbaiki tubuhnya yang kekurangan gizi. Jadi ASI akan dibuat dari sisa-sisa cadangan makanan yang ada di dalam tubuh ibu. sehingga, hampir tidak mungkin seorang ibu memiliki kualitas ASI yang kurang baik.

Oleh karena itu, jangan terlalu khawatir dengan kualitas ASI Anda dan tetap berikan bayi kesayangan Anda dengan ASI yang dihasilkan. Bila memang Anda mengalami kesulitan dalam memproduksi ASI atau ASI tidak bisa keluar, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli gizi untuk membantu merencanakan makanan yang tepat bagi Anda.

Lalu, mana yang lebih diutamakan? ASI atau susu formula?

Sampai saat ini ASI adalah makanan yang paling mudah dicerna dan baik untuk bayi yang berusia kurang dari 6 bulan. Namun, ada beberapa kondisi yang membuat bayi seharusnya diberikan susu formula dan yang menentukan hal tersebut adalah tim medis yang menangani bayi Anda.

Dan jika bayi terpaksa diberikan susu formula, sebaiknya Anda konsultasikan dahulu masalah ini pada ahli gizi, sebab perencanaan untuk mengatasi gizi kurang pada bayi harus dilakukan dengan tepat. Salah-salah memberikan susu formula, justru akan menimbulkan masalah lain pada sang bayi.

Share now :

Direview tanggal: Juli 27, 2017 | Terakhir Diedit: Agustus 15, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca