Tanda-Tanda Radang Sendi Pinggul Pada Anak, Selain Susah Berjalan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Rasa nyeri pada pinggul bisa disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya akibat sinovitis toksik atau radang sendi pinggul. Lantas, mengapa anak bisa terkena penyakit ini dan apa saja gejala yang ditimbulkannya? Berikut ulasannya.

Apa itu sinovitis toksik?

Balita stres

Sinovitis toksik adalah radang sendi pinggul sementara yang biasanya dialami oleh anak-anak. Kondisi ini disebut juga dengan sinovitis transien. Biasanya sinovitis toksik menyebabkan nyeri di pinggul serta kaki hingga bisa menyebabkan pincang dan sulit berjalan.

Umumnya kondisi ini terjadi pada anak-anak usia 3-8 tahun dan jauh lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan. Meskipun cukup menyiksa, kondisi ini umumnya akan hilang dalam 1-2 minggu dan tidak menimbulkan masalah yang berkepanjangan.

Penyebab sinovitis toksik (radang sendi pingggul)

gejala demam berdarah

Dikutip dari KidsHealth.org, para ahli belum mengetahui secara pasti penyebab radang sendi pinggul ini. Namun, beberapa anak mengalaminya setelah terinfeksi virus pilek dan juga diare.

Oleh karena itu, para ahli menyimpulkan bahwa penyakit ini disebabkan oleh zat yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi yang justru menimbulkan penyakit radang sendi pinggul.

Berbagai gejala radang sendi pinggul

Jika anak Anda mengalami sinovitis toksik, hal pertama yang biasanya akan dirasakan ialah rasa sakit yang muncul tiba-tiba dan menyerang sebagian sisi tubuh. Selain itu, berbagai gejala lainnya yang mungkin muncul yaitu:

  • Demam ringan, biasanya dengan suhu yang tidak terlalu tinggi (sekitar 38 derajat Celcius).
  • Pinggul sakit saat duduk terlalu lama (anak mungkin jadi tidak bisa duduk tenang seperti biasanya).
  • Nyeri lutut atau paha tanpa rasa nyeri pada pinggul.
  • Jalan dengan berjinjit.
  • Baru saja terkena infeksi virus.
  • Mengalami kesulitan dalam berjalan.
  • Berjalan tertatih-tatih dengan jari-jari kaki menghadap ke luar.

Sementara pada bayi, tanda-tandanya seperti menangis tanpa sebab yang jelas dan menangis atau merengek ketika pinggulnya digerakkan, misalnya pada saat ganti popok.

Bagaimana mengatasi radang sendi pinggul pada anak?

periksa dokter anak diagnosis

Saat anak kena penyakit radang sendi panggul, orangtua perlu memberikan perhatian khusus. Pastikan anak istirahat yang cukup dan jangan terlalu banyak bergerak atau beraktivitas berat. Dokter juga akan meresepkan berbagai jenis obat antiradang seperti ibuprofen dan naproxen untuk mengurangi peradangan pada sendi pinggul. Umumnya, anak diminta minum obat selama empat minggu hingga peradangan mereda. Untuk mengatasi rasa sakit, dokter juga biasanya meresepkan acetaminophen (paracetamol).

Kebanyakan anak akan pulih sepenuhnya dalam waktu 1-2 minggu. Namun, jika peradangannya cukup parah maka proses penyembuhannya akan lebih lama yakni bisa 4 sampai 5 minggu. Pastikan untuk membatasi anak dari berbagai aktivitas berat yang justru dapat memperparah kondisinya. Namun, jika ternyata dalam 5 minggu gejala tidak juga hilang, konsultasikan lagi ke dokter untuk dicek kondisinya.

Meskipun bersifat sementara dan tidak menyebabkan komplikasi jangka panjang, beberapa anak bisa mengalami hal ini lebih dari sekali. Dikutip dari MedicalNewsToday, penelitian menunjukkan bahwa tingkat kekambuhan sinovitis toksik mencapai 0 hingga 26 persen.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Meski Punya Nyeri Sendi, Nikmati Sesi Bercinta Dengan Posisi Seks Ini

Arthritis menggagu aktivitas sehari-hari, termasuk kehidupan seks. Namun, ini bukan alasannya, cobalah tips dan posisi seks aman untuk Anda yang arthritis.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Seksual, Tips Seks 13 September 2018 . Waktu baca 4 menit

Vitamin dan Suplemen yang Perlu Anda Konsumsi di Segala Usia

Semua orang butuh vitamin agar tetap sehat. Namun, orang-orang usia 20-an butuh minum vitamin yang berbeda dari lansia yang berusia 70 tahun.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Fakta Gizi, Nutrisi 26 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Telinga Selalu Terasa Pengang dan Tersumbat Saat Naik Pesawat?

Pendengaran pengang dan telinga sakit saat naik pesawat sudah jadi langganan orang-orang yang suka bepergian lewat udara. Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 27 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit

6 Panduan Mendidik Anak Pengidap ADHD

Anak pengidap ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) tetap bisa tumbuh dewasa dengan normal jika orangtua tahu cara terbaik mendidiknya.

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 27 November 2017 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Pityriasisrosea

Pityriasisrosea

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 25 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
pubertas atau masa puber

Ciri-Ciri Pubertas pada Remaja Perempuan dan Laki-laki

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 September 2020 . Waktu baca 12 menit
mengukur tekanan darah anak

Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 22 April 2020 . Waktu baca 7 menit
gatal di pinggul

Kupas Tuntas Penyebab Gatal-Gatal di Pinggul, Plus Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2018 . Waktu baca 5 menit