Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Jika Satu Anak Kembar Terkena Kanker, Apa Kembarannya Menyusul?

Jika Satu Anak Kembar Terkena Kanker, Apa Kembarannya Menyusul?

Banyak yang bilang bahwa anak kembar mungkin juga memiliki penyakit yang sama. Lalu, timbul pertanyaan, bila seorang anak kembar terkena kanker, apakah saudara kembarnya juga pasti terkena penyakit tersebut? Atau adakah faktor-faktor lain yang memengaruhi? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, mari simak pembahasan berikut.

Apakah anak kembar berisiko memiliki penyakit yang sama?

merawat bayi kembar

Ada banyak anggapan yang beredar seputar anak kembar, tetapi tidak semua anggapan tersebut benar. Misalnya anak kembar bisa bertelepati yang ternyata hanyalah mitos belaka.

Ada pula yang beranggapan bahwa anak kembar akan selalu memiliki penyakit yang sama, sakit di waktu bersamaan, atau bahkan anak kembar berpotensi terkena kanker bersamaan.

Sama seperti saudara pada umumnya. Memang ada kemungkinan anak kembar mengidap penyakit yang sama, terutama pada penyakit keturunan. Akan tetapi, itu bukanlah hal yang mutlak.

Menurut situs Spectrum, anak kembar bisa jadi memiliki genetik yang berbeda, bahkan kembar identik sekalipun. Oleh sebab itu, mereka tidak selalu memiliki penyakit genetik yang sama.

Meski begitu, genetik tentunya menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit yang menurun dalam sebuah keluarga.

Apakah anak kembar berisiko terkena kanker yang sama

Terdapat dua jenis kembar, yaitu kembar identik dan kembar non-identik. Kembar identik memiliki penampilan fisik yang sangat mirip sehingga orang-orang akan susah membedakan keduanya.

Sementara pada kembar non-identik, penampilan fisiknya tidak terlalu mirip sehingga mudah untuk dibedakan.

Kembar identik disebut juga kembar monozigotik berasal dari sel telur dan sperma yang sama, kemudian membelah diri dan berkembang menjadi dua anak yang berbeda.

Lalu, apakah bila salah satu anak kembar terkena kanker, maka saudara kembarnya juga pasti mengalaminya? Jawaban yang pasti tentang hal ini masih terus diteliti.

Namun, beberapa penelitian menyebutkan bahwa saudara kembar mungkin berisiko mengalami kanker bila memiliki kembaran yang mengidap penyakit tersebut.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of The American Medical Association mencoba menjelaskan hal ini.

Penelitian tersebut melibatkan sebanyak 80 ribu anak kembar identik dan 123 ribu saudara kembar tidak identik. Ini dilakukan di 4 negara yaitu Denmark, Finlandia, Norwegia, dan Swedia.

Para peneliti melakukan penelitian dan mengikuti para saudara kembar ini dalam kurun waktu 32 tahun, yaitu dari tahun 1943 hingga 2010.

Dari penelitian ini diketahui bahwa jika salah satu dari anak kembar identik terkena kanker, kembarannya yang lain berisiko terkena kanker sebesar 14 persen. Sementara pada kembar tidak identik risikonya hanya 5 persen.

Lebih lanjut, penelitian yang sama juga menunjukkan hasil bahwa 20 dari 23 jenis kanker yang diteliti, kemungkinan anak kembar berisiko terkena kanker yang sama.

Bila salah satu anak kembar mengalami kanker, saudara kembarnya berisiko 2 kali lebih tinggi untuk terkena jenis kanker yang sama, bahkan dengan stadium yang lebih tinggi.

Hal ini terbukti pada jenis kanker seperti kanker prostat, kanker kulit, kanker payudara, kanker rahim, dan kanker indung telur (ovarium).

Meski begitu, hasil penelitian ini belum bisa dijadikan sebagai acuan sepenuhnya. Pasalnya, ada berbagai faktor yang memengaruhi kanker selain faktor genetik.

Apa saja faktor yang menyebabkan anak kembar terkena kanker?

anak kembar terkena kanker

Kembar tidak identik berasal dari dua sel telur dan dua sperma yang berbeda. Alhasil, mereka memiliki susunan genetik yang berbeda dan bisa jadi berjenis kelamin tidak sama.

Di sisi lain, kembar identik memiliki struktur genetik dan jenis kelamin yang sama. Namun, tidak semua hal dari kembar identik itu sama.

Faktor-faktor dari luar seperti asupan nutrisi dan pengasuhan akan membuat mereka tumbuh dengan karakteristik yang berbeda.

Dalam hal penyakit kanker, melansir Mayo Clinic, hanya sebagian kecil dari penyakit ini yang disebabkan oleh kondisi yang diturunkan.

Jika kanker umum di keluarga Anda, ada kemungkinan mutasi diturunkan dari generasi ke generasi. Namun, memiliki mutasi genetik yang diturunkan bukan berarti Anda pasti akan terkena.

Ini karena mutasi genetik hanyalah salah satu faktor risiko kanker. Lingkungan, kebiasaan, pola hidup, asupan makanan, dan sebagainya juga turut berpengaruh.

Anak kembar tidak berarti terkena kanker bersama-sama karena bisa jadi mereka memiliki kebiasaan yang berbeda dan berada di lingkungan yang berbeda pula.

Namun, karena pada umumnya anak kembar tinggal di lingkungan yang sama dan dirawat dengan pola asuh yang sama, ada kemungkinan mereka bisa mengidap penyakit yang sama pula.

Contohnya ketika seorang anak merokok dan mengalami kanker paru akibat kebiasaannya itu. Tidak menutup kemungkinan kembarannya dapat mengalami kanker paru juga akibat ikut-ikutan merokok.

Sekalipun saudara kembarnya itu tidak merokok, tetapi ia lebih sering menghirup asap rokok yang juga dapat menyebabkan kanker paru.

Apalagi ia mewarisi gen yang sama dengan saudara kembarnya, berarti risikonya terkena kanker akan lebih tinggi daripada orang yang dalam keluarganya tidak ada yang mengidap kanker.

Meski demikian, penjelasan ini bukanlah hal yang mutlak. Pasalnya, hingga saat ini masih belum banyak penelitian mengenai hubungan anak kembar dengan risiko terkena kanker.

Para ahli masih terus meneliti hal ini untuk mengumpulkan bukti-bukti ilmiah yang lebih akurat.


Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Identical Twins Share with Near Identical Cancer Diagnoses | Dana-Farber Cancer Institute. (2017). Retrieved 1 December 2021, from https://blog.dana-farber.org/insight/2017/08/identical-twins-share-near-identical-cancer-diagnoses/

When one twin gets cancer, other faces higher risk. Retrieved 1 December 2021, from https://news.harvard.edu/gazette/story/2016/01/twin-study-estimates-familial-risks-of-23-different-cancers/

Twin study estimates familial risks of 23 different cancers. (2016). Retrieved 1 December 2021, from https://www.hsph.harvard.edu/news/press-releases/twin-study-estimates-familial-risks-of-23-different-cancers/

Mucci, L., Hjelmborg, J., Harris, J., Czene, K., Havelick, D., & Scheike, T. et al. (2016). Familial Risk and Heritability of Cancer Among Twins in Nordic Countries. JAMA, 315(1), 68. doi: 10.1001/jama.2015.17703

Twins Can Help Us Understand How Genes and the Environment Shape Us. (2019). Retrieved 1 December 2021, from https://kids.frontiersin.org/articles/10.3389/frym.2019.00059

Wright, J. (2011). Genetics: Identical twins not so similar | Spectrum | Autism Research News. Retrieved 1 December 2021, from https://www.spectrumnews.org/news/genetics-identical-twins-not-so-similar/

Are identical twins 100% genetically identical? | Genetics Awareness Project at Miller School of Medicine. Retrieved 1 December 2021, from http://gap.med.miami.edu/learn-about-genetics/have-questions-about-genetics/are-identical-twins-100-genetically-identical

Cancer – Symptoms and causes. (2021). Retrieved 1 December 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cancer/symptoms-causes/syc-20370588

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui 09/12/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto