backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Hati-Hati! Radang Tenggorokan Bisa Menyebabkan Demam pada Anak

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Adelia Dwitasari · Tanggal diperbarui 4 minggu lalu

Hati-Hati! Radang Tenggorokan Bisa Menyebabkan Demam pada Anak

Radang tenggorokan merupakan penyakit yang kerap menyerang anak-anak dan terjadi akibat virus atau bakteri. Radang tenggorokan bisa menyebabkan anak demam dan semakin parah jika kondisi cuaca sedang panas ekstrem. Lalu bagaimana cara mengatasinya? 

Apa yang terjadi pada tubuh saat suhu panas?

Ternyata, saat suhu panas maka tubuh akan bekerja lebih keras untuk mencegah panas dengan mengeluarkan banyak keringat dan mengalihkan aliran darah ke kulit. Hal ini dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan berpotensi dehidrasi. 

Karena merasa dehidrasi dan merasa kehausan anak-anak umumnya cenderung menginginkan minuman dingin yang segar untuk melegakan tenggorokan. Akibatnya, besar kemungkinan peningkatan infeksi saluran pernapasan terjadi, seperti radang tenggorokan. 

Ciri-ciri radang tenggorokan dapat dikenali dari beberapa tanda di bawah ini:

  • Tenggorokan kering dan gatal
  • Sulit untuk menelan
  • Suara serak
  • Batuk 
  • Mata merah
  • Demam

Mengapa anak demam saat radang tenggorokan?

Demam saat radang tenggorokan merupakan salah satu bentuk respon imun tubuh terhadap infeksi yang terjadi.

Kondisi demam sangat erat kaitannya dengan respons peradangan pada tubuh, sehingga panas merupakan salah satu tanda utama dari peradangan, nyeri, kemerahan, dan pembengkakan.

Pada radang tenggorokan, umumnya membuat pembengkakan atau penebalan pada dinding tenggorokan hingga muncul keluhan demam.

Untuk keluhan demam, anak biasanya akan mudah merasa terganggu karena kondisi tubuhnya yang tidak nyaman. 

Kondisi demam anak yang diiringi dengan suhu yang terus naik dapat berisiko besar mengakibatkan kejang. Pastinya hal ini yang harus diwaspadai dan sangat diperhatikan oleh orang tua.

Apabila anak sudah terlanjur mengalami demam pada kondisi cuaca panas, dan terlihat berisiko kejang, orang tua dapat menghindari kondisi tersebut dengan memberikan obat paracetamol sesegera mungkin agar kondisi demam anak bisa berangsur menurun dan membaik. 

Obat penurun demam sebaiknya memiliki kandungan paracetamol yang juga dapat berfungsi sebagai anti nyeri, seperti Hufagripp Demam Paracetamol. 

Hufagripp Demam Paracetamol cepat dan efektif menurunkan demam anak dengan kandungan Paracetamol 160mg yang berfungsi sebagai analgetik (anti nyeri) dan antipiretik untuk menurunkan demam. 

Hufagripp Demam Paracetamol dengan rasa anggur sangat disukai oleh anak-anak pada umumnya. 

Anak usia 2-12 tahun yang mengalami demam dengan nyeri ringan seperti sakit kepala dapat mengonsumsi Hufagripp Demam Paracetamol sesuai dosis yang tertera dalam kemasan. 

Guna menjaga kondisi tubuh anak dalam segala kondisi, pastikan orang tua melakukan antisipasi dan selalu sedia obat untuk penanganan yang tepat.

Cara menghindari radang tenggorokan pada anak

Untuk mencegah anak-anak dari terkena radang tenggorokan, orang tua dapat mencoba beberapa tips berikut ini.

Pastikan anak terhidrasi

Menurut IDAI, anak-anak memerlukan asupan air putih yang berbeda sesuai tahapan usia, yaitu:

  • 1300 mL/hari untuk anak 1 – 3 tahun, 
  • 1700 mL/hari untuk anak 4 – 8 tahun, dan a
  • 2400 mL/hari untuk anak laki-laki dan 2100 mL/hari untuk anak perempuan  9 – 13 tahun.

Pastikan anak minum sebelum, setelah, dan saat sedang beraktivitas agar tidak dehidrasi.

Hindari aktivitas di luar ruangan

Tetap berada di dalam rumah merupakan salah satu cara melindungi anak dari paparan sinar matahari dan tidak dehidrasi maupun kelelahan akibat panas. 

Gunakan pakaian yang nyaman

Anak-anak sebaiknya menggunakan pakaian yang longgar, tipis, dan menyerap keringat dengan baik, seperti katun.

Rutin mencuci tangan

Bakteri atau virus yang bisa menyebabkan radang tenggorokan sebaiknya dicegah dengan menerapkan higienitas pada anak, seperti rutin mencuci tangan sebelum dan setelah makan, setelah dari kamar mandi, atau setelah bersin dan batuk.

Hindari kontak dengan orang sakit

Jika ada keluarga atau teman yang sakit, sebaiknya anak menjaga jarak agar tidak ketularan. Hindari kontak dengan orang yang sakit tenggorokan, pilek, infeksi, atau gangguan pernapasan lainnya. 

Jauhkan dari paparan polusi asap rokok

Paparan polusi asap rokok pada anak juga dapat menjadi pemicu radang tenggorokan. Anak yang menjadi perokok pasif yang karena terpapar asap rokok memiliki risiko besar terkena infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Saat anak radang tenggorokan dan terkena demam, pastikan orang tua tau cara mengatasinya dengan tepat. Seperti selalu sedia obat pereda demam dengan komposisi yang sesuai kebutuhan. Jika anak tidak kunjung membaik, segera konsultasikan ke dokter atau tenaga kesehatan profesional.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Adelia Dwitasari · Tanggal diperbarui 4 minggu lalu

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan