Apakah Anak yang Tuli Sudah Pasti Bisu?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Telinga merupakan salah satu bagian tubuh yang sangat penting dalam membantu anak melatih kemampuan berkomunikasi. Setiap suara yang ditangkap oleh penerima suara telinga akan membuat anak lebih mudah saat belajar tentang hal-hal yang ada di sekitarnya. Kehilangan pendengaran pada anak tentu akan mengganggu kemampuannya dalam berbicara. Lantas, apakah anak yang tuli pasti juga bisu?

Benarkah anak tuli sudah pasti bisu?

anak tuli bisu
Sumber: REM Audiology

Umumnya, anak-anak yang tuli memang memiliki kesulitan saat berbicara. Meski jika mereka bicara dengan fasih, masih ada beberapa huruf atau kata-kata yang terasa susah diucapkan terutama pada huruf konsonan. Sering kali pelafalan mereka juga tidak sejelas pelafalan orang-orang dengan fungsi pendengaran yang baik.

Namun, hal ini tidak berarti bahwa anak yang tuli pasti juga terlahir dalam keadaan bisu. Kemampuan berkomunikasi pun dipengaruhi oleh kondisi tuli yang dimiliki masing-masing anak.

Terdapat dua jenis kondisi yang dimiliki oleh orang-orang tuli, yaitu sensorineural hearing loss dan conductive hearing loss. 

Sensorineural hearing loss adalah keadaan di mana seseorang kehilangan pendengaran yang bersifat permanen. Keadaan ini terjadi ketika ada kerusakan pada sel-sel kecil seperti rambut dari telinga bagian dalam. Bisa juga karena ada kerusakan pada saraf pendengaran yang melemahkan saraf saat mengirim sinyal pembawa informasi tentang suara ke otak.

Sedangkan, conductive hearing loss adalah keadaan yang muncul ketika ada halangan atau gangguan pada bagian telinga luar dan tengah yang mencegah suara masuk ke telinga bagian dalam. Gangguan pendengaran ini biasanya bersifat sementara, tapi bisa menjadi permanen tergantung dengan seberapa parah dan penyebabnya.

Tidak hanya saat lahir, seseorang bisa kehilangan pendengaran setelah mengetahui bahasa. Pada anak-anak tuli yang mengalami kasus ini, mereka mungkin masih memiliki kemampuan berbicara yang lebih baik dan tidak pasti bisu.

Berbeda jika keadaan tuli yang dimiliki oleh anak sudah ada sejak lahir. Anak-anak dengan kondisi ini akan mengalami kesulitan saat belajar untuk berkomunikasi karena mereka tidak dapat mendengar semua suara di sekitar mereka atau suara mereka sendiri sejak mereka lahir. Karena itulah perkembangan bahasa mereka pun tertunda.

Melatih anak yang tuli cara komunikasi

Memang, dengan indera pendengaran yang tidak berfungsi, mengajari anak untuk berbicara akan lebih sulit. Mereka akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memahami kata-kata dan maknanya, serta penggunaannya untuk membentuk sebuah kalimat.

Biasanya, anak-anak tuli juga cenderung menggunakan kalimat yang pendek dan lebih sederhana untuk berkomunikasi dan itu bukan berarti pasti bisu.

Melatih anak yang tuli untuk berkomunikasi tetaplah harus dilakukan. Tanpa penanganan yang tepat, gangguan pendengaran dini tentu akan berpengaruh terhadap kehidupannya kelak, baik masalah akademis di sekolah maupun kehidupan sosial mereka.

Oleh karena itu, kehadiran pengasuh yang bekerja sama dengan ahli patologi akan bantu membimbing anak untuk terus berlatih. Dengan adanya bantuan dari profesional tersebut, mereka akan memberikan terapi wicara yang tepat untuk anak.

Biasanya ahli terapi akan menambahkan permainan mendengarkan ke dalam sesi untuk membantu anak mengalami kemajuan dalam terapi.

Mungkin ada anggapan bahwa anak-anak dengan keadaan tuli yang lebih parah tidak akan bisa berbicara atau pasti bisu. Padahal, penelitian menunjukkan bahwa mereka bisa mulai mengembangkan kemampuan berbicaranya.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Tes Rinne dan Weber Untuk Mendeteksi Gangguan Pendengaran

Tes rinne dan tes weber dapat mendeteksi ada atau tidaknya gangguan pada pendengaran. Yuk, simak di sini untuk selengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 22 Januari 2018 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Orang Tuli Menikmati Musik?

Musik merupakan gaya hidup. Dinikmati saat kerja, menyetir, maupun belajar. Lalu bagaimana dengan orang Tuli? Bagaimana Tuli menikmati musik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 29 Desember 2017 . Waktu baca 6 menit

13 Tips Lancar Berkomunikasi dengan Orang Tuli

Berkomunikasi merupakan kebutuhan tiap orang termasuk yang mengalami Tuli. Lalu bagaimana jika Anda orang mendengar ingin berkomunikasi dengan orang Tuli?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 25 Desember 2017 . Waktu baca 6 menit

Apakah Tuli Bisa Disembuhkan Total? Ini Kata Para Ahli Dalam Penelitian Terbaru

Tuli adalah penyakit yang menganggu pendengaran dalam menangkap suara, baik itu sebagian ataupun total. Lalu, apakah tuli bisa disembuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 12 November 2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Tuli Akibat Kebisingan

Tuli Akibat Kebisingan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

6 Penyakit yang Bisa Menyebabkan Hilangnya Pendengaran (Tuli)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2018 . Waktu baca 4 menit
buta dan tuli

Bagaimana Seseorang Bisa Jadi Buta dan Tuli Sekaligus?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 23 April 2018 . Waktu baca 5 menit
tuli mendadak

7 Penyebab Paling Umum Telinga Tuli Mendadak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 10 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit