Mengenal Siklus Tidur Bayi, Sejak Dalam Kandungan Hingga Setelah Lahir

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda terpikir apa saja yang dilakukan oleh bayi selama di dalam kandungan? Bayi bisa bergerak menendang perut ibunya, mendengar dan belajar suara-suara di sekitarnya, dan juga tertidur. Namun, di antara semua yang dilakukan, bayi lebih banyak tidur. Ini berefek pada siklus tidurnya setelah bayi dilahirkan. Lalu, bagaimana cara menata siklus tidur bayi agar menjadi normal?

Bayi menghabiskan waktunya untuk tidur di dalam kandungan

Saat usia kehamilan memasuki usia tujuh bulan, bayi menghabiskan banyak waktunya untuk tidur. Bahkan pada minggu ke-32, bayi bisa tidur hampir 90 sampai 95 persen setiap harinya. Beberapa jam dihabiskan dengan tidur nyenyak, beberapa di antaranya juga mengalami REM (rapid eye movement), dan juga tidur ayam. Ini disebabkan oleh hormon melatonin, yang memengaruhi siklus tidur dan bangun belum cukup matang pada otak bayi.

Sekitar bulan ke-7 perkembangan janin, gerakan mata cepat bayi (REM) akan terlihat pertama kalinya. Perkembangan otak bayi pada saat itu akan menyebabkan pergantian antara tidur REM dan non-REM yang berlangsung selama 20 sampai 40 menit. Namun, siklus tidur ini masih diperdebatkan dalam penelitian.

Siklus tidur bayi di dalam kandungan ternyata memengaruhi siklus tidur bayi setelah lahir

Pola tidur manusia dikendalikan oleh jam biologis tubuh, yang disebut ritme sirkadian. Jam ini menunjukkan siklus secara berulang setiap 24 jam dari hari terang dan hingga gelap. Bila mata merasakan kegelapan, maka otak akan melepaskan hormon melatonin dan membuat Anda menjadi mengantuk.

Namun pada bayi, hormon melatonin belum dihasilkan secara sempurna sampai bayi berusia tiga bulan. Di dalam kandungan, bayi mengandalkan sinyal dari jam biologis dari tubuh sang ibu. Melatonin sang ibu akan mengalir ke plasenta dan ini memengaruhi pola tidur bayi dan gerakan bayi.

Saat terlahir ke dunia, karena bayi belum memiliki hormon melatonin yang sempurna, ia akan memiliki siklus tidur yang tidak teratur. Bahkan, siklus tidurnya tidak berbeda jauh dengan siklus tidur saat di dalam kandungan. Untungnya, hormon melatonin yang dihasilkan dari tubuh ibunya bisa tersalurkan melalui ASI. Ini bisa membantu bayi untuk mengembangkan jam biologis pada tubuhnya.

Bayi yang baru lahir akan tidur selama 16 sampai 18 jam per hari. Namun, masa tidur nyenyak bayi hanya empat sampai enam jam saja. Begitu berusia sekitar dua minggu, Anda mulai bisa mengajarkan perbedaan gelapnya malam dan terangnya pagi dan siang hari. Sampai usia tiga bulan, barulah bayi akan memiliki siklus tidur yang teratur dan normal, yaitu lebih banyak menghabiskan waktu tidurnya di malam hari.

bahaya bayi tidur pakai selimut

Bagaimana cara menata siklus tidur bayi baru lahir?

Pada minggu awal kelahiran bayi, mungkin Anda akan mengalami sedikit kesulitan untuk tidur nyenyak sebab bayi masih sering terbangun di malam hari. Untuk itu, beberapa tips berikut dapat membantu Anda melatih jam tidur bayi supaya normal karena siklus tidurnya masih berantakan.

Pertama, sering-sering mengajak bayi jalan-jalan ke luar rumah untuk menikmati sinar matahari. Dilansir dari Science of Mom, sebuah studi mengamati bayi yang berusia 6 sampai 12 minggu yang memiliki tidur lebih baik di malam hari karena lebih banyak terpapar cahaya matahari pada pagi dan sore hari. Ini menunjukkan bahwa hormon melatonin pada bayi mengalami perkembangan setelah dijemur matahari pagi, sehingga siklus tidurnya lebih baik.

Kedua, biasakan rutinitas tidur yang konsisten, supaya bayi bisa beradaptasi lebih mudah dengan waktu tidur yang teratur. Kemudian, ciptakan suasana tidur yang nyaman pada malam hari, supaya bayi tidak mudah terbangun.

Ketiga, saat bayi mandi sore, berikan pijat-pijatan ringan pada tubuh bayi memberikan relaksasi pada tubuh bayi supaya bayi bangun dengan segar keesokan harinya. Menjelang tidur, Anda bisa memberikan ASI sambil mendekap tubuh bayi supaya lebih hangat dan lebih cepat tertidur di malam hari.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Kulit Bayi Mengelupas di Minggu Pertamanya, Apakah Berbahaya?

    Ketika bayi mengalami gejala tertentu, pasti orangtua akan cemas. Apalagi jika bayi baru lahir. Bagaimana jika kulit bayi mengelupas di minggu pertamanya?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

    Kolik

    Kolik adalah kondisi saat bayi menangis terus menerus tanpa penyebab yang jelas dan tak bisa dihentikan. Lantas, bisakah kondisi ini dicegah?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Gejala Umum pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 3 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

    3 Ciri Kulit Bayi Anda Sensitif dan Perlu Perawatan Khusus

    Kulit bayi baru lahir memang terkenal sensitif. Tapi ada beberapa ciri kulit bayi sensitif yang memerlukan perawatan ekstra daripada biasanya. Selengkapnya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
    Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

    Bayi Ternyata Tak Boleh Pakai Gurita. Apa Bahayanya?

    Gurita bayi diyakini bermanfaat untuk mengecilkan perut dan mencegah pusar bodong. Padahal, gurita bayi justru membahayakan kesehatan anak Anda.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    bayi tumbuh gigi

    11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
    pertumbuhan bayi

    Tahapan Pertumbuhan Bayi yang Ideal di Usia 0-11 Bulan

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 15 menit
    usia bayi bisa melihat

    Kapan Bayi Bisa Melihat Sekitarnya dengan Baik dan Jelas?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
    berat badan janin ideal

    Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit