backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

10 Rekomendasi Bantal Anti Peyang Terbaik untuk si Kecil

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 11/07/2023

Berikut adalah daftar produk yang bisa bermanfaat untuk Anda. Perlu diketahui, kami bisa saja mendapatkan sedikit komisi setiap kali Anda membeli produk via link ini. Tenang, tidak ada penambahan biaya. Pelajari lebih lanjut soal konten produk marketing kami di sini.

10 Rekomendasi Bantal Anti Peyang Terbaik untuk si Kecil

Bantal anti peyang yang berlubang di bagian tengahnya kerap digunakan untuk mencegah sindrom kepala datar atau disebut kepala peyang (plagiocephaly). Agar efektif, beberapa orangtua mungkin mencari bantal anti peang atau peyang terbaik untuk digunakan si Kecil.

Namun, produk bantal peang yang mana yang direkomendasikan? Bila Anda bingung mesti pilih yang mana, cek rekomendasi merk bantal anti peyang yang bagus pada ulasan di bawah ini.

Cara kami memilih merek bantal anti peyang terbaik

Sebenarnya, penggunaan bantal untuk bayi tidur tidak direkomendasikan oleh para ahli, termasuk yang digunakan untuk mencegah sindrom kepala datar, seperti bantal anti peyang.

Penggunaannya dikhawatirkan dapat menyebabkan bayi sulit bernapas hingga kematian mendadak (sudden infant death syndrome).

Namun, jika ingin menggunakan bantal untuk si Kecil, Anda bisa memilihnya yang tidak terlalu empuk dan tak berbulu agar tidak memicu alergi serta menutup saluran napas bayi.

Selain itu, melansir Sleep Foundation, Anda juga disarankan untuk memperhatikan kualitas bahan, ukuran, dan isian bantalnya.

Pilihlah ukuran bantal yang sesuai dengan usia bayi Anda, termasuk pada bayi baru lahir. Lalu, pilihlah bantal yang berbahan lembut, dapat menyerap keringat, serta hipoalergenik.

Sebagai contoh, Anda bisa memilih bantal berbahan katun. Selain dapat menyerap keringat, bahan katun diketahui tetap terasa adem saat digunakan pada cuaca panas.

Untuk isian bantal, Anda bisa memilih bahan foam (termasuk memory foam) atau microfiber yang dapat menopang kepala bayi dengan lebih baik.

Berdasarkan berbagai pertimbangan di atas, kami memberikan rekomendasi merk bantal peang atau anti peyang terbaik yang bisa Anda temukan dengan mudah di pasaran.

10 Rekomendasi bantal anti peyang terbaik untuk si Kecil

Berikut adalah rekomendasi merk bantal anti peyang yang bagus dan terbaik yang bisa Anda beli untuk si Kecil.

1. Bantal Anti Peyang Bayi Mama’s Choice

Bantal anti peang dari Mama’s Choice dengan 4 Scientific Correction, yaitu di bagian atas, samping, leher, serta belakang kepala, diyakini dapat membantu mencegah kepala peyang pada bayi.

Produk yang satu ini juga terbuat dari bahan memory foam organik untuk isiannya serta diamond knitting cotton sehingga aman dan nyaman digunakan si Kecil.

Busanya yang padat serta dengan ketebalan 3 cm menjadikan bantal ini pas untuk digunakan bayi sejak usia 0 bulan. Bantal ini juga ideal digunakan untuk posisi tidur bayi miring dan telentang.

2. Clevamama Baby Clevafoam® Infant Pillow

Clevamama Baby Clevafoam® Infant Pillow adalah salah satu rekomendasi bantal anti peyang terbaik untuk bayi usia 0—6 bulan.

Dengan bahan foam yang ringan serta dilengkapi rongga udara, bantal ini disebut tidak menimbulkan masalah pernapasan serta ideal untuk bayi dengan asma dan alergi.

Clevamama juga menyebut produk bantalnya ini telah terbukti secara ilmiah dapat mengurangi tekanan pada bagian belakang kepala bayi hingga 50% sehingga bisa membantu mencegah plagiocephaly.

3. Leleoncare Bantal Anti Peyang Baby

Bantal peyang terbaik dari Leleoncare ini disebut terbuat dari bahan yang lembut, tetapi tidak terlalu tebal sehingga nyaman untuk dipakai si Kecil saat tidur.

Bantal untuk bayi usia 0—18 bulan ini diklaim dapat membantu mencegah perubahan bentuk kepala si Kecil yang cenderung masih rentan terhadap apa pun.

Bukan cuma keunggulan di atas, Leleoncare juga menawarkan lima pilihan warna bantal yang bisa Anda beli sesuai kesukaan atau jenis kelamin si Kecil.

4. Babymoov Lovenest+

Bantal anti peang Babymoov Lovenest+ memiliki ukuran yang cukup besar sehingga dapat menyesuaikan dengan pertumbuhan bayi. Produk ini dapat digunakan bayi sejak usia 0 sampai 12 bulan.

Babymoov Lovenest+terbuat dari bahan polyester pada bagian sarungnya serta elastane di isiannya yang dapat menyerap keringat serta menyesuaikan dengan suhu tubuh si Kecil.

Bukan cuma itu, di bagian bawah bantal juga terdapat antiselip yang dapat menjaga bantal tetap pada posisinya dan tidak mudah bergser.

5. Baby Pillow Natural Moms

Bantal anti peyang dari merk Natural Moms ini terbuat dari bahan antibakteri memory foam di dalamnya serta katun di luarnya yang bagus dan nyaman untuk digunakan si Kecil.

Permukaan bantalnya juga dibuat berpori sehingga dapat mencegah keringat bayi terperangkap di dalam bantal.

Dengan bentuk tiga dimensi, bantal ini dapat membantu mencegah kepala peyang pada bayi usia 0—12 bulan. Sarung bantalnya juga bisa dilepas sehingga memudahkan proses pencucian.

6. MOOIMOM Head Shaping Pillow

Memiliki kontur cekung dan busa yang padat, MOOIMOM Head Shaping Pillow diklaim dapat membantu mencegah sindrom kepala datar serta menjaga agar tulang belakang bayi tetap lurus.

Sarung bantalnya terbuat dari bahan bamboo fiber dan polyester yang antibakteri, tidak panas, dan cocok untuk kulit sensitif bayi.

Bantal peyang ini dapat digunakan pada bayi usia 0—6 bulan. Anda bisa menggunakannya di tempat tidur, rocker atau bouncer, atau bahkan stroller bayi sambil membawa si Kecil jalan-jalan.

7. Babybee Newborn Pillow With Case

Babybee Newborn Pillow With Case adalah bantal anti peyang dari merk Babybee yang terbuat dari bahan Belgium natural latex terbaik untuk bayi usia 0—6 bulan.

Berteknologi B-Gel Tech, bantal ini memiliki isian yang padat tapi tetap empuk. Hal ini dapat membuat si Kecil nyaman sekaligus bisa menyangga kepala dan lehernya dengan baik.

Saat Anda membeli produk bantal ini, Anda juga akan mendapatkan sarung bantalnya yang terbuat dari bahan tencel dan bambu.

Bahan ini disebut terasa halus, tidak panas, antibakteri, dan hipoalergenik, sehingga tidak membuat iritasi pada kulit bayi.

8. BC Babycare Newborn Head Shape Baby Pillow

BC Babycare Newborn Head Shape Baby Pillow merupakan bantal multifungsi. Selain sebagai bantal peang, produk ini juga bisa mengeluarkan guling yang ditarik dari bagian bawahnya.

Sebagai bantal peang, produk yang satu ini diklaim dapat menjaga bentuk kepala bayi. Namun, lubang di tengahnya tetap memberi ruang bagi bayi untuk mengubah posisi kepala saat tidur.

Dari bahan katun, polyester, polyethylene, dan spandex yang bebas alergen dan bahan kimia, produk ini diklaim aman untuk digunakan si Kecil dari usia 0—12 bulan.

9. Omiland Bantal Peang Sailor Series

Terbuat dari bahan micro, rekomendasi bantal anti peyang yang satu ini diklaim lembut. Bahannya ini bisa membuat bayi merasa nyaman hingga dapat tertidur nyenyak.

Sama seperti bantal peyang lainnya, Omiland Bantal Peang Sailor Series juga memiliki lubang di bagian tengahnya. Hal ini untuk mencegah sindrom kepala datar pada bayi.

Bahan bantal ini juga mudah dibersihkan sehingga tetap terasa bersih dan nyaman untuk digunakan sebagai bentuk perawatan bayi Anda.

10. Sumimo Elephant Cotton Baby Dimple Pillow

Selain bentuknya yang menyerupai kepala gajah, Sumimo Elephant Cotton Baby Dimple Pillow terbuat dari bahan katun premium yang diklaim halus dan lembut untuk si Kecil.

Bukan cuma lembut, bahannya ini juga sudah hipolargenik, sehingga lebih aman untuk kulit si Kecil.

Sumimo juga mengklaim produk bantal peangnya ini telah teruji dan tersertifikasi K3L, yaitu kesehatan, keselamatan, dan keamanan lingkungan.

Dari rekomendasi merk bantal anti peyang bayi yang bagus dan terbaik di atas, Anda bisa memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan si Kecil.

Namun, saat menggunakan bantal untuk bayi, pastikan Anda terus memantau si Kecil agar terhindar dari risiko yang tak diinginkan. Salah satunya, yaitu sindrom kematian bayi mendadak.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 11/07/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan