home

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Manfaat Menyusui bagi Ibu dan Si Kecil di 1000 Hari Pertama Kehidupan

Manfaat Menyusui bagi Ibu dan Si Kecil di 1000 Hari Pertama Kehidupan

Memenuhi nutrisi di 1000 hari pertama kehidupan (hpk) si Kecil sangat penting karena berpengaruh pada tumbuh kembangnya di masa depan. Rentang waktu antara masa kehamilan sampai usia dua tahun (1000 hari) adalah masa-masa si Kecil memerlukan segala bentuk asupan gizi yang baik, entah melalui Ibu (saat hamil) atau ketika sudah dilahirkan.

Salah satu cara terbaik agar si Kecil mendapat nutrisi dan gizi maksimal adalah dengan menyusui. Menyusui memberikan banyak manfaat kesehatan untuk Ibu dan bayi. ASI (Air Susu Ibu) mengandung semua jenis nutrisi yang dibutuhkan si Kecil, terutama selama enam bulan pertama.

Manfaat kesehatan menyusui di 1000 hpk bagi si Kecil

Kesadaran akan pentingnya menyusui mungkin belum semua Ibu tahu. Berdasarkan IMA World Health, masih perlu dilakukan penyuluhan dan upaya untuk mendukung Ibu agar mengerti pentingnya menyusui. Namun dalam beberapa kondisi, Ibu mungkin berhalangan untuk menyusui. Apabila demikian, Ibu perlu menambah wawasan mengenai makanan alternatif dari ASI.

Berikut ini beberapa alasan pentingnya menyusui di 1000 hpk untuk si Kecil.

1. Memberikan nutrisi ideal

ASI hampir memiliki nutrisi sempurna antara vitamin, protein, dan lemak yang dibutuhkan oleh si Kecil. Bahkan, komposisi dari ASI akan berubah untuk menyesuaikan dengan kebutuhan bayi, terutama selama bulan pertama.

2. Membantu menurunkan risiko penyakit

Menyusui akan membantu Ibu untuk menjaga si Kecil dari beberapa penyakit, seperti:

Masih terdapat beberapa jenis penyakit lain yang bisa dicegah dengan menyusui, Apalagi jika Ibu memberikan ASI secara eksklusif.

3. Mendorong berat badan ideal

Si Kecil yang mendapatkan ASI di 1000 hpk juga kemungkinan besar akan memiliki berat badan ideal sehingga membantu terhindar dari obesitas. Penelitian menunjukan bahwa tingkat obesitas lebih rendah hingga 15-30% pada si Kecil yang menyusui.

4. Berperan pada kecerdasan

Beberapa penelitan menunjukkan, si Kecil yang menyusui akan memiliki IQ yang lebih tinggi. Hal ini dipercaya karena dipengaruhi oleh sentuhan fisik secara langsung, intimasi, dan kontak mata ketika menyusui.

Manfaat kesehatan menyusui di 1000 hpk bagi Ibu

Menyusui adalah keputusan pribadi seorang Ibu. Namun, terkadang Ibu akan cenderung mengambil keputusan berdasarkan teman dekat dan keluarga.

Sejumlah ahli medis, termasuk American Academy of Pediatrics (AAP) dan American College of Obstetricians and Gynecologist sangat merekomendasikan pemberian ASI eksklusif (tanpa formula, jus, atau air) untuk enam bulan pertama. Lalu menyusui dilanjutkan hingga si Kecil berusia satu tahun yang didampingi dengan makanan lain, seperti sayur, biji-bijian, buah, dan protein, dimulai dari usia enam bulan.

Menyusui di 1000 hpk tak hanya baik untuk bayi. Ibu juga akan mendapat beberapa manfaat kesehatan di antaranya:

1. Membantu menurunkan berat badan

Untuk tiga bulan pertama setelah persalinan, Ibu menyusui mungkin lebih sulit menurunkan berat badan dibandingkan dengan yang tidak menyusui. Bahkan berat badan mungkin akan bertambah setelah melahirkan.

Namun setelah tiga bulan menyusui, Ibu akan mengalami peningkatan dalam pembakaran lemak. Oleh karena itu, berat badan Ibu menyusui akan turun lebih cepat sekitar 3-6 bulan setelah melahirkan.

2. Ibu yang menyusui di 1000 hpk memiliki risiko depresi yang rendah

Depresi pasca melahirkan adalah jenis depresi yang dapat dialami Ibu tidak lama setelah melahirkan. Ibu yang menyusui cenderung tidak akan mengalami depresi ini.

3. Menurunkan risiko kanker payudara

Durasi menyusui seseorang berhubungan dengan menurunnya risiko penyakit kanker payudara dan ovarium. Jika Ibu menyusui selama 1000 hari pertama kehidupan si Kecil, risiko kanker akan semakin rendah.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Early initiation of breastfeeding to promote exclusive breastfeeding. (2019). World Health Organization. https://doi.org//entity/elena/titles/early_breastfeeding/en/index.html Retrieved February 19, 2020, from: https://www.who.int/elena/titles/early_breastfeeding/en/

Hall, S. (2017). Introducing midwifery care to paramedic practice: A focus on the development of modified active third stage in pre-hospital environment. Journal of Womens Health Care06(04). https://doi.org/10.4172/2167-0420-c1-004 Retrieved February 19, 2020, from: https://www.longdom.org/proceedings/importance-of-nutrition-for-first-1000-days-in-life-37858.html

11 Benefits of Breastfeeding for Both Mom and Baby. (n.d.). Retrieved February 19, 2020, from Healthline website: https://www.healthline.com/nutrition/11-benefits-of-breastfeeding#section9

Rebecca Buffum Taylor. (2008, October 28). Breastfeeding Overview. Retrieved February 19, 2020, from WebMD website: https://www.webmd.com/parenting/baby/nursing-basics#1

Breastfeeding is best in first 1,000 days. (n.d.). Retrieved February 19, 2020, from imaworldhealth.org website: https://imaworldhealth.org/breastfeeding-is-best-for-first-1000-days


Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Roby Rizki Diperbarui 08/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
x