Ketahui 4 Tips Merawat Kulit Bayi Sensitif

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jumlah bayi dan balita yang mengalami kulit sensitif dan alergi meningkat dari tahun ke tahun. Belum diketahui secara pasti penyebabnya namun diduga akibat penggunaan bahan kimia untuk pakaian dan produk sehari-hari lainnya di rumah.

Menurut para ahli, struktur kulit bayi sangat tipis dengan pH yang mencapai antara 6-7. Sedangkan kulit orang dewasa memiliki pH sekitar 4,5-6. pH kulit adalah potensial hidrogen atau derajat keasaman pada kulit. Sifat asam ini terbentuk secara alami di kulit kita.

Selain berfungsi menjaga kelembaban kulit, sifat asam ini juga menghambat pertumbuhan kuman, jamur, dan bakteri. Karena alasan itulah, kulit bayi sensitif dan rentan sekali iritasi. Misalnya saja seperti ruam popok, bintik merah, dan gatal-gatal.

Apa penyebab kulit bayi sensitif?

Bayi yang mengalami masalah dengan kesehatan kulit seperti kulit alergi dan sensitif pasti merasa sangat tidak nyaman. Penyebab kulit bayi sensitif pada si kecil sangat bermacam-macam. Berikut ini adalah penyebabnya:

  • Pemakaian popok
  • Makanan
  • Penggunaan sabun, sampo, lotion dan deterjen
  • Bakteri pada pakaian
  • Air yang kurang bersih
  • Debu dan udara yang kurang bersih.

Jika bayi Anda mengalami ruam berulang kali dan kulitnya kering. Anda harus ekstra mengambil tindakan pencegahan dengan menghindari hal-hal yang menjadi penyebab kulit bayi sensitif. Ruam atau bintik merah merupakan bentuk peradangan dan perubahan warna yang terjadi pada kulit manusia.

Bayi dengan kulit sensitif sangat mudah mengalami iritasi akibat penggunaan sabun, lotion, dan deterjen tertentu. Anda juga harus memperhatikan seberapa sering si kecil boleh mandi. Perubahan temperatur cuaca atau ruangan pun bisa menjadi penyebab kulit bayi menjadi sensitif.

Bagaimana merawat kulit bayi sensitif?

Sebagai seorang ibu, kesehatan kulit bayi pasti menjadi perhatian untuk Anda. Jika bayi Anda memiliki kulit sensitif, ada beberapa hal yang wajib diketahui untuk merawat kulit buah hati Anda agar ia merasa nyaman. Berikut 4 tipsnya untuk Anda.

1. Pilihlah produk yang tepat

Perhatikan kandungan produk yang digunakan untuk bayi Anda. Hindari produk yang menggunakan wewangian atau fragrance. Menurut penelitian, banyak produk yang menggunakan wewangian menjadi penyebab teratas atas reaksi kulit yang alergi dan iritasi, terutama untuk kulit sensitif.

Hindari juga sabun antibakteri yang mengandung bahan kimia berbahaya seperti triclosan. Jika Anda menggunakannya, jangan gunakan secara berlebihan.

2. Gunakan produk secukupnya saja

Jangan menggunakan sabun dan sampo untuk membersihkan bayi Anda secara berlebihan. Cukup sedikit penggunaan sabun atau sampo akan lebih baik untuk kulit bayi Anda, terutama bayi yang baru lahir.

Bayi Anda secara alami memiliki perlindungan alami di tubuhnya. Jika Anda memandikannya terlalu sering dengan sabun dan sampo, justru akan menghilangkan pertahanan alami ini. Anda cukup memandikan si kecil yang sensitif dua sampai tiga hari sekali.

3. Rajin mengganti popok

Hal ini untuk menghindari ruam atau bintik merah pada si kecil. Gantilah popok 6 sampai 12 kali dalam sehari, tergantung pada usia bayi. Jangan lupa untuk membersihkan dan mengeringkannya secara tepat dengan menggunakan kain lembut dari katun dan air hangat. Selain itu, biarkan bayi Anda beberapa saat tanpa menggunakan popok terlebih dahulu saat mengeringkannya. Hal ini bermanfaat untuk mencegah ruam.

4. Pakaian yang tepat

Pilihlah bahan pakaian yang nyaman untuk kulit bayi. Pilih pakaian yang terbuat dari kain linen atau katun, karena bahan ini bisa membuat kulit bayi Anda bernapas. Hindari menggunakan pakaian yang ketat atau berlapis karena dapat membuat si kecil tidak nyaman. Hal tersebut berlaku pula saat bayi Anda tidur.

Merawat kulit sensitif si buah hati memang butuh perhatian lebih dari Anda. Kenyamanan si kecil menjadi prioritas utama Anda sebagai orang tua. Jika bayi Anda mengalami gejala ruam dan eksim yang cukup parah, sebaiknya Anda segera pergi ke dokter untuk mencegahnya bertambah parah.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Toxoplasmosis

Toksoplasmosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Bagaimana pengobatannya? Dan bagaimana mencegahnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Infeksi Melalui Makanan 22 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit

7 Cara Menghadapi Anak Cengeng Tanpa Drama

Anak Anda suka merengek sepanjang hari dan mudah menangis untuk hal-hal yang sepele? Simak tips berikut untuk mengatasi anak cengeng.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Serba-Serbi Membesarkan Anak Dengan Kepribadian Introvert

Cari tahu apa itu introvert, apa tanda-tandanya jika si kecil memiliki kepribadian introvert, dan apa yang perlu Anda lakukan sebagai orangtua.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 20 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

10 Cara Seru Mengajarkan Anak Belajar Membaca

Hobi membaca buku wajib ditanamkan sejak kecil agar terus berlanjut sampai dewasa. Bagaimana cara mengajarkan anak mulai belajar membaca?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 16 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
alergi pada telur

Serba-serbi Alergi Telur yang Harus Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
balsem bayi

Sebelum Menggunakan Balsem Bayi, Perhatikan 3 Poin Penting Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
kasur tempat tidur bayi

4 Tips Mudah Memilih Kasur Bayi yang Aman dan Nyaman

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 27 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit