Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

8 Sumber Protein Nabati untuk Menu MPASI Bayi

8 Sumber Protein Nabati untuk Menu MPASI Bayi

Dari berbagai jenis makanan yang akan orangtua berikan pada masa MPASI, jangan lupa untuk memperkenalkan protein, termasuk protein nabati. Hal ini karena setiap makanan harus bervariasi untuk meningkatkan energi dan nutrisi. Apa saja jenis atau sumber protein nabati untuk MPASI bayi? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut.

Sumber protein nabati untuk MPASI

protein nabati untuk mpasi

Saat orangtua sudah memperkenalkan makanan bayi, variasi rasa mungkin akan membuat ia terkejut. Oleh karena itu, beri ia waktu untuk membiasakan diri dengan rasa baru ini.

Namun, orangtua perlu memperhatikan kebutuhan nutrisi dan gizi seimbang karena ini akan memengaruhi perkembangan bayi.

Salah satunya adalah kebutuhan protein karena mempunyai manfaat berupa asam amino.

Mengutip dari British Nutrition Foundation, protein adalah sumber penting untuk pertumbuhan sekaligus meregenerasi sel baru pada bayi.

Tak hanya protein hewani, berikut adalah pilihan sumber protein nabati untuk MPASI bayi yang bisa orangtua berikan.

1. Tahu

Ini adalah sumber protein nabati untuk MPASI bayi yang paling mudah ditemukan. Tak hanya itu, Anda juga cukup mudah untuk mengolahnya sebagai makanan.

Namun, orangtua juga perlu berhati-hati saat memberikan menu tahu karena tidak menutup kemungkinan anak bisa mengalami alergi kedelai.

Berasal dari kedelai, tahu adalah protein nabati yang menjadi sumber zat besi, kalsium, serta isoflavon sebagai antioksidan.

2. Tempe

Hampir sama dengan tahu, tempe juga menjadi salah satu sumber protein nabati untuk MPASI bayi yang berasal dari kedelai.

Perbedaannya, tempe harus melalui proses fermentasi terlebih dahulu. Oleh karena itu, ada pula kandungan bakteri baik dalam tempe membantu melancarkan pencernaan si kecil.

Lalu, ada pula kandungan lainnya dari tempe seperti fosfor, kalsium, zat besi, hingga magnesium. Perhatikan pengolahan tempe karena teksturnya lebih kasar daripada tahu.

3. Kacang hijau

Orangtua juga dapat dengan mudah mendapatkan kacang hijau sebagai sumber protein nabati untuk bahan MPASI bayi.

MPASI kacang hijau tergolong mudah mengolahnya, teksturnya pun lembut sehingga si kecil tidak kesulitan saat memakannya.

Manfaat kacang hijau untuk si kecil antara lain adalah vitamin, mineral, protein, dan kaya akan serat.

Apalagi, kandungan serat serta karbohidrat dalam kacang hijau dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan mencegah perut kembung.

4. Alpukat

Ini adalah salah satu buah yang menjadi sumber protein nabati dan dapat menjadi pilihan orangtua sebagai bahan untuk MPASI bayi.

Tak hanya mengandung protein nabati, mengutip dari Cleveland Clinic, alpukat juga mempunyai kandungan lainnya seperti serat, folat, dan juga lemak baik.

Sebagian besar kandungan di dalamnya menjadikan alpukat bermanfaat untuk mendukung pencernaan serta perkembangan otak bayi.

5. Kacang merah

Seperti kacang hijau, ibu juga bisa memperkenalkan kacang merah sebagai sumber protein untuk menu MPASI bayi.

Anda bisa memberikan tekstur kacang merah sesuai dengan usia bayi dari mulai halus, kasar, hingga ia sudah bisa mengonsumsi finger food.

Kacang merah adalah sumber zat besi, fosfor, kalium, serta makanan rendah lemak yang dapat membantu perkembangan si kecil.

Pastikan Anda juga memberikan porsi yang cukup untuk menghindari gangguan pencernaan pada bayi seperti gas dalam perut hingga diare.

6. Jagung

Jagung juga menjadi sumber protein nabati yang mempunyai banyak manfaat untuk menu MPASI si kecil. Walaupun begitu, Anda perlu memperhatikan penyajiannya dengan tepat.

Hal ini karena jagung dapat menjadi penyebab bayi tersedak apabila Anda tidak bisa mengolahnya sesuai dengan usia bayi.

Sebagian kandungan nutrisi dari jagung yang bermanfaat untuk perkembangan si kecil adalah kalium, zat besi, magnesium, folat, vitamin C, vitamin E, serta vitamin A.

Ketika si kecil sudah mulai bisa mengunyah, jagung juga bermanfaat meningkatkan perkembangan mulut dengan membantu memperkuat otot rahang.

7. Brokoli

Sayuran hijau yang satu ini tidak mempunyai kandungan tepung serta mempunyai kandungan protein nabati sehingga dapat ibu manfaatkan sebagai bahan untuk MPASI bayi.

Salah satu superfood ini tergolong rendah kalori tetapi mengandung banyak vitamin, nutrisi, antioksidan, serta kalsium yang dapat membantu perkembangan tulang bayi.

Jangan lupa untuk memperhatikan tekstur yang tepat saat menambahkan brokoli ke dalam menu MPASI si kecil.

8. Jamur

Mungkin sebagian orangtua masih khawatir untuk menggunakan jamur ke dalam menu MPASI si kecil. Padahal, jamur termasuk ke dalam sumber protein nabati untuk bayi.

Terdapat kandungan seperti antioksidan, vitamin B, kalium, hingga beta glucan yang bermanfaat untuk menjaga sistem imun hingga sistem pencernaan.

Ibu bisa menyesuaikan pengolahan jamur dengan menjadikannya sebagai bubur, campuran nasi tim, hingga membiarkan anak makan sendiri seperti metode BLW (baby led weaning).

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Feeding your baby: 6–12 months. (2021). Retrieved 16 June 2021, from https://www.unicef.org/parenting/food-nutrition/feeding-your-baby-6-12-months

Protein. (2021). Protein – British Nutrition Foundation. Retrieved 16 June 2021, from https://www.nutrition.org.uk/nutritionscience/nutrients-food-and-ingredients/protein.html

Encyclopedia, M., & diet, P. (2021). Protein in diet: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Retrieved 16 June 2021, from https://medlineplus.gov/ency/article/002467.htm

Why Avocados Are a Healthy — and Delicious — Addition to Your Diet. (2020). Retrieved 16 June 2021, from https://health.clevelandclinic.org/why-avocados-are-a-healthy-addition-to-your-diet/

Slide show: 10 great health foods. (2021). Retrieved 16 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/multimedia/health-foods/sls-20076653?s=5

Mushrooms. (2020). Retrieved 16 June 2021, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/food-features/mushrooms/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 4 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita