home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

8 Fakta Serta Keunikan Karakter Anak Pertama, Orangtua Wajib Tahu!

8 Fakta Serta Keunikan Karakter Anak Pertama, Orangtua Wajib Tahu!

Setiap anak mempunyai kepribadian uniknya masing-masing. Namun, urutan anak dalam keluarga terkadang membuat setiap anak memiliki ciri khas, salah satunya anak pertama. Sebenarnya, apa saja fakta dari sifat anak pertama atau anak sulung? Simak penjelasannya di bawah ini.

Fakta sifat dan karakter anak pertama

fakta anak pertama

Mengutip dari Centers for Disease, Control, and Prevention, anak-anak di masa perkembangannya mulai mengasah kemandirian, keterampilan fisik, serta sifat lainnya.

Urutan kelahiran anak pun memengaruhi karakter atau sifat juga kepribadian anak, contohnya adalah anak pertama.

Berikut adalah fakta dari sifat hingga karakter anak sulung atau pertama.

1. Mempunyai rasa tanggung jawab

Sebagian besar orangtua mempunyai keinginan agar anak memiliki rasa tanggung jawab.

Rasa tanggung jawab ini biasanya muncul sebagai akumulasi dari kedisiplinan serta gaya pengasuhan yang Anda terapkan.

Umumnya, dibanding adik-adiknya, anak pertama memiliki rasa tanggung jawab yang lebih tinggi.

Pasalnya, ecara tidak langsung orangtua cenderung menanamkan pada anak pertama bahwa ia harus menjaga dan melindungi adik-adiknya.

Jika setiap hari nilai itu Anda tanamkan, lama-lama terbentuklah rasa tanggung jawabnya sebagai seorang kakak.

2. Dapat diandalkan

Sebagai anak tertua yang mengerti bahwa ia memiliki tanggung jawab lebih terhadap adik-adiknya, sikap dapat diandalkan perlahan mulai ia tunjukkan.

Fakta anak pertama yang satu ini rasanya tidak terelakkan karena umumnya anak pertama adalah orang yang paling orangtua andalkan di saat-saat yang dibutuhkan.

Ketika sedang sibuk, orangtua kerap meminta anak pertama melakukan pekerjaan rumah tertentu atau bantuan menjaga adik-adiknya.

Jika hal ini terus Anda lakukan, perlahan anak mengerti bahwa di dalam keluarga ia adalah orang yang diandalkan.

3. Lebih mandiri

Tahukah Anda bahwa ketika orangtua memberikan tanggung jawab sekaligus kepercayaan kepada anak, hal ini juga dapat menumbuhkan sikap mandiri.

Maka dari itu, Anda juga bisa melihat fakta dari anak ke-1 lainnya, yaitu anak pertama cenderung lebih mandiri.

Namun lagi-lagi, kemandirian ini tidak muncul begitu saja, melainkan dari kebiasaan terus menerus yang Anda ajarkan atau biasakan.

Mulai dari merapikan mainan setelah bermain hingga mandi dan makan sendiri karena orangtuanya sibuk mengurus adik

Berbagai kebiasaan inilah yang membuatnya tumbuh menjadi anak mandiri.

4. Lebih perhatian

Fakta serta karakter lainnya dari anak pertama yaitu anak pertama cenderung lebih perhatian.

Hal ini tidak bisa dipungkiri karena sikap tanggung jawab dan dapat diandalkannya membuat ia menjadi lebih peduli dan berempati terhadap orang lain yang berada disekitarnya.

5. Perfeksionis

Mengutip dari National Physicians Center, fakta anak pertama lainnya adalah cenderung memiliki sifat perfeksionis.

Saat merasa tertantang dengan tugas tertentu, sebagian anak menetapkan standar tinggi untuk diri mereka.

Ini menjadi sifat yang banyak ditemukan pada kebanyakan anak sulung. Biasanya sifat perfeksionis ini juga muncul dari apa yang ia lihat pada orangtuanya.

6. Cenderung menjadi pemimpin

Tak hanya untuk sang adik, terkadang Anda juga bisa melihat karakter anak pertama yang juga menjadi pemimpin bagi orangtuanya.

Rasa tanggung jawab yang ia miliki inilah yang akhirnya memunculkan sikap kepemimpinan dalam dirinya.

Pasalnya, ia terbiasa memimpin dirinya sendiri serta adik-adiknya sedari kecil. Memiliki sikap kepemimpinan tentu saja sangat baik, tetapi tentu perlu diarahkan.

Jika Anda mulai melihat sikap ini pada si sulung, latihlah dengan cara yang baik agar ia tidak menjadi orang yang suka memerintah.

Dengan begitu, fakta bahwa si anak pertama bisa menjadi pemimpin suatu hari kelak muncul dari pola asuh yang positif.

7. Merasa takut gagal

Memiliki rasa tanggung jawab yang lebih dan sering menjadi andalan dalam keluarga membuat banyak anak sulung merasa takut gagal.

Pasalnya, sebagai anak pertama, ia merasa harus menjadi contoh yang baik untuk adik-adiknya.

Terlebih, anak pertama cenderung ingin membuktikan pada orangtuanya bahwa sebagai seorang kakak, ia pantas untuk ditiru dan diandalkan.

Sayangnya di sisi lain, anak pertama kerap memiliki sikap tidak berani untuk mengambil risiko tinggi.

Apalagi, pada perubahan tertentu yang mengharuskan ia keluar dari zona nyaman.

8. Merasa lebih percaya diri

Rasa percaya diri anak pertama cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan adik-adiknya.

Fakta dari sifat anak pertama yang satu ini juga bisa muncul karena orangtua cenderung berusaha untuk meyakinkan anak pertama bahwa ia bisa melakukan apa pun.

Apalagi sebagai kakak, orangtua kerap memiliki ekspektasi tinggi terhadap anak sulungnya. Hal ini membuat orangtua biasanya sering mensugesti anak pertama bahwa ia bisa dan ia hebat.

Berbagai fakta anak pertama ini merupakan kesimpulan dari studi yang sudah dilakukan pada anak sulung.

Namun, tidak semua anak pertama mempunyai fakta serta karakter seperti penjelasan yang telah disampaikan.

Hal yang dapat Anda lakukan adalah membimbingnya serta mendukung apa pun pilihannya selama itu positif dan baik untuk masa depannya kelak.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

R, E. (1992). Birth order, development and personality. Acta Paedopsychiatrica, 55(1). Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/1310365/

Shine, S., & Shine, S. (2019). How Birth Order Impacts Your Personality. Retrieved 24 March 2021, from https://online.jwu.edu/blog/how-birth-order-impacts-your-personality

Tips for Parenting Firstborn Children. (2021). Retrieved 24 March 2021, from https://www.physicianscenter.org/parents/parenting-resources/articles/tips-parenting-firstborn-children/

Teaching Responsibility to Children. (2021). Retrieved 24 March 2021, from https://centerforparentingeducation.org/library-of-articles/responsibility-and-chores/developing-responsibility-in-your-children/

Growing Independence: Tips for Parents of Young Children. (2021). Retrieved 24 March 2021, from https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/preschool/Pages/Growing-Independence-Tips-for-Parents-of-Young-Children.aspx

Perfectionism in Children. (2021). Retrieved 24 March 2021, from https://centerforparentingeducation.org/library-of-articles/school-and-learning-issues/perfectionism-in-children/

Black, S., Grönqvist, E., & Öckert, B. (2017). Born to Lead? The Effect of Birth Order on Non-Cognitive Abilities. doi: 10.3386/w23393

A-Z, T., & Self-Esteem, C. (2021). 12 Tips to Raise Confident Children | Building Self-Esteem | Child Mind Institute. Retrieved 24 March 2021, from https://childmind.org/article/12-tips-raising-confident-kids/

Child Development: Middle Childhood (6-8 years old) | CDC. (2021). Retrieved 24 March 2021, from https://www.cdc.gov/ncbddd/childdevelopment/positiveparenting/middle.html

De Clercq, B., Rettew, D., Althoff, R., & De Bolle, M. (2011). Childhood personality types: vulnerability and adaptation over time. Journal Of Child Psychology And Psychiatry, 53(6), 716-722. doi: 10.1111/j.1469-7610.2011.02512.x

Foto Penulis
Ditulis oleh Atifa Adlina pada 3 minggu lalu
x