Faktor-faktor Penting untuk Dukung Anak Tumbuh di Kancah Global

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Sebagai orangtua, Anda perlu melakukan upaya untuk membantu si kecil agar memiliki tumbuh kembang yang optimal. Nutrisi memang penting, akan tetapi terdapat beberapa faktor lain yang mempengaruhi tumbuh kembang anak. Apa saja di antaranya? Simak ulasannya berikut.

Apa itu tumbuh kembang anak sesuai standar global?

tinggi anak, tumbuh kembang anak pandemi

Tumbuh (pertumbuhan) adalah bertambahnya ukuran fisik. Si kecil akan mengalami penambahan berat dan tinggi. Sementara kembang (perkembangan) adalah bertambahnya kemampuan struktur dan fungsi tubuh menjadi lebih kompleks.

Sebagai contoh, kemampuan si kecil bertambah dari berguling menjadi duduk, berdiri, sampai berjalan. Kemampuan ini harus berkembang sesuai dengan umurnya.

Perkembangan otak yang sangat pesat pada usia di bawah 2 tahun ini disebut periode kritis perkembangan, dan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan pemulihan, bila ada gangguan perkembangan.

Menurut penelitian, ternyata angka kejadian gangguan tumbuh kembang anak cukup tinggi. Riset Kesehatan Dasar 2013 menyebutkan angka kejadian anak pendek akibat masalah gizi di Indonesia adalah sebesar 37,2%, dan tentunya gangguan pertumbuhan ini akan mengganggu perkembangannya.

Oleh sebab itu, penting bagi orangtua agar selalu memantau tumbuh kembang anak terutama untuk anak di bawah usia 2 tahun. Pemantauan tumbuh kembang adalah suatu kegiatan untuk menemukan atau mendapati beberapa masalah secara dini, seperti:

  • Penyimpangan pertumbuhan: misalnya status gizi kurang atau buruk, anak pendek.
  • Penyimpangan perkembangan: misalnya terlambat bicara
  • Penyimpangan mental emosional anak: misal gangguan konsentrasi dan hiperaktif.

Semua ini bertujuan agar orangtua dapat mengetahui sedini mungkin bagaimana kelancaran tumbuh kembang anak maupun gangguan yang bisa segera ditindaklanjuti sehingga anak mampu memenuhi tumbuh kembang dengan standar global.

Penyebab tumbuh kembang anak Indonesia belum memenuhi standar global

Salah satu penyebab sebagian besar anak Indonesia belum memenuhi standar global adalah masih kurangnya pemahaman akan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini, terutama saat usia 2 tahun pertama. Selain itu tingkat budaya dan sosial ekonomi yang beragam menjadi faktor penentu juga.

Agar anak dapat tumbuh kembang secara optimal diperlukan kondisi yang mendukung antara lain:

  • Hubungan anggota keluarga dan Iingkungan keluarga yang memberikan kasih sayang dan perasaan aman.
  • Keadaan fisik mental dan sosial yang sehat.
  • Terjangkau oleh pelayanan kesehatan.
  • Makanan yang cukup dan bergizi seimbang.
  • Anak mendapat kesempatan memperoleh stimulasi tumbuh kembang dan pendidikan dini di keluarga dan masyarakat.
  • Anak mempunyai kesempatan melakukan kegiatan yang sesuai dan menarik minat anak.
  • Memberi kesempatan anak bermain permainan yang merangsang perkembangan anak.

Mengenal lebih lanjut faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak

anak bermain pasir
Sumber: My Kids Time

Faktor utama yang perlu diperhatikan dan dilakukan orangtua adalah stimulasi atau kegiatan merangsang kemampuan dasar anak. Stimulasi pada anak umur 0-6 tahun akan membantu anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal.

Setiap anak perlu mendapat stimulasi rutin sedini mungkin dan terus menerus pada setiap kesempatan. Stimulasi tumbuh kembang anak dilakukan oleh ibu dan ayah sebagai orang terdekat dengan anak, pengganti ibu atau pengasuh anak, anggota keluarga lain dan kelompok masyarakat di lingkungan rumah tangga masing-masing dan dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa stimulasi yang dapat dilakukan seperti:

Stimulasi kognitif

Dikutip dari laman Early Childhood Australia, stimulasi verbal dapat mempengaruhi kemampuan kognitif anak. Orangtua bisa melakukan stimulasi ini sambil mengasuh anak dengan mengajukan beberapa pertanyaan sehingga akan memicu anak untuk berpikir dan memberikan jawaban.

Stimulasi ini menunjukkan dampak positif pada perbendaharaan kata si kecil sekaligus melatih kemampuan membaca dan menghitung.

Stimulasi motorik

Stimulasi motorik atau kemampuan bergerak anak juga tak kalah penting di usia dini. Salah satu caranya adalah dengan mendorong anak untuk mau melakukan aktivitas fisik, seperti bermain atau olahraga.

Tak hanya kemampuan motorik, menurut penelitian tahun 2017, ternyata olahraga juga sekaligus bisa merangsang kemampuan kognitif anak.

Eksplorasi sejak dini

Menurut Keap.org.uk, dengan membiarkan dan mendorong anak untuk bermain dan bereksplorasi, ia akan mulai terlatih dalam beberapa hal, di antaranya:

  • Menentukan dan mengambil keputusan sendiri
  • Berani mencoba
  • Berimajinasi
  • Melatih kemampuan baru
  • Menjadi lebih percaya diri
  • Menikmati setiap tantangan baru

Si kecil belajar melalui pengalaman yang berasal dari bermain dan bereksplorasi. Entah itu secara fisik, sosial, emosional, moral, atau kognitif, semua ini perlu dialami secara langsung oleh anak. Ketika mengeksplorasi, anak bisa belajar dari kesalahan, merasakan rasa takut atau khawatir, dan mencoba berbagai hal baru. Pengalaman-pengalaman ini baik untuk tumbuh kembangnya.

Stimulasi nutrisi

Semua stimulan yang telah dijelaskan sebelumnya bisa jadi kurang optimal ketika tidak didukung dengan asupan nutrisi yang memadai. Stimulasi nutrisi bisa berarti memberikan atau menyediakan berbagai varian makanan sehat yang kaya akan gizi termasuk vitamin dan mineral untuk si Kecil.

Sayuran, buah-buah, sumber protein seperti daging dan ikan adalah beberapa contoh sumber nutrisi yang baik untuk anak. Selain itu, susu formula juga bisa bantu untuk penuhi kebutuhan nutrisi harian anak. 

Susu formula dirancang sedemikian rupa dengan kandungan berbagai nutrisi termasuk vitamin dan mineral yang penting bagi tumbuh kembang anak. Pastikan Anda selalu memberikan nutrisi yang memadai setiap harinya agar anak memiliki energi untuk menerima setiap rangsangan yang diberikan.

Kurangnya stimulasi dapat menyebabkan penyimpangan tumbuh kembang anak bahkan gangguan yang menetap. Beberapa kemampuan dasar anak yang dirangsang dengan stimulasi terarah adalah kemampuan gerak kasar, kemampuan gerak halus, kemampuan bicara dan bahasa serta kemampuan sosialisasi dan kemandirian.

Dalam melakukan stimulasi tumbuh kembang anak, ada beberapa prinsip dasar yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Stimulasi dilakukan dengan dilandasi rasa cinta dan kasih sayang.
  • Selalu tunjukkan sikap dan perilaku yang baik karena anak akan meniru tingkah laku orang-orang yang terdekat dengannya.
  • Berikan stimulasi sesuai dengan kelompok umur anak.
  • Lakukan stimulasi dengan cara mengajak anak bermain, bernyanyi, bervariasi, menyenangkan, tanpa paksaan, dan tidak ada hukuman.
  • Lakukan stimulasi secara bertahap dan berkelanjutan sesuai umur anak.
  • Gunakan alat bantu/permainan yang sederhana, aman, dan ada di sekitar anak.
  • Berikan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan.
  • Anak selalu diberi pujian, bila perlu diberi hadiah atas keberhasilannya.
  • Pastikan kebutuhan nutrisi harian anak terpenuhi

Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak saling berhubungan satu sama lain. Untuk itu, sudah merupakan tugas orangtua untuk menyediakan dan mendukung semua hal yang diperlukan oleh si kecil.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?
Sumber

Artikel dari ahli dr. MN Ardi Santoso, M.Kes, Sp.A

Indikator Tumbuh Kembang Anak yang Perlu Orangtua Ketahui!

Indikator tumbuh kembang anak Indonesia diyakini belum memenuhi standar global. Cari tahu penyebabnya dan upaya mengoptimalkan tumbuh kembangnya di sini.

Ditulis oleh: dr. MN Ardi Santoso, M.Kes, Sp.A
indikator tumbuh kembang anak

Faktor-faktor Penting untuk Dukung Anak Tumbuh di Kancah Global

Sebagai orangtua, Anda perlu melakukan upaya untuk membantu si kecil agar memiliki tumbuh kembang yang optimal. Nutrisi memang penting, akan tetapi terdapat beberapa faktor lain yang mempengaruhi tumbuh kembang ...

Ditulis oleh: dr. MN Ardi Santoso, M.Kes, Sp.A
faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak

Hal yang Harus Dilakukan Orangtua saat Lupa Jadwal Imunisasi Anak

Terkadang orangtua lupa dengan jadwal imunisasi sehingga terlambat imunisasi. Apa yang harus dilakukan bila anak telat imunisasi?

Ditulis oleh: dr. MN Ardi Santoso, M.Kes, Sp.A
terlambat imunisasi

Yang juga perlu Anda baca

Pentingnya Mengontrol Tumbuh Kembang Anak Saat Pandemi COVID-19

Tumbuh kembang anak selama pandemi COVID-19 harus tetap terkontrol meski pelayanan kesehatan anak banyak terganggu. Simak ulasan berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 17 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Memahami Perkembangan Motorik Anak SD Usia 6-12 Tahun

Perkembangan motorik anak tidak berhenti pada usia balita, tapi berlanjut pada anak usia sekolah dasar (SD). Apa saja perkembangan motorik yang terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Anak, Parenting 17 April 2020 . Waktu baca 7 menit

5 Cara Efektif Mengatasi Anak Malas Belajar

Saat anak Anda malas belajar, ada cara yang bisa Anda lakukan demi mengatasi rasa malas tersebut. Apa saja? Simak tipsnya secara lengkap di artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 13 April 2020 . Waktu baca 6 menit

Aktivitas Fisik untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak Usia 1-3 Tahun

Buat waktu bersama si Kecil jadi semakin berkesan dengan aktivitas anak dan orang tua berikut ini yang juga membantu pertumbuhan dan perkembangannya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
aktivitas anak di rumah
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 15 Januari 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

indikator tumbuh kembang anak

Indikator Tumbuh Kembang Anak yang Perlu Orangtua Ketahui!

Ditulis oleh: Nadhila Erin
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
stres pada anak

Kenali Gejala Stres pada Anak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 November 2020 . Waktu baca 11 menit
perkembangan bayi

Tahap Demi Tahap Perkembangan Bayi Usia 0-11 Bulan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 16 menit
anak stunting

Stunting pada Anak: Ketahui Penyebab, Ciri, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 12 menit