6 Cara Menjaga Kesehatan Mata Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Gangguan kesehatan mata dapat menimbulkan gangguan aktivitas, termasuk pada anak. Kondisi mata yang kurang optimal dapat menghambat dari sisi akademis, sosial, dan hobi. Pasalnya, penglihatan memainkan peran penting dalam perkembangan fisik, kognitif, dan sosial anak-anak. Oleh sebab itu, penting bagi orangtua menjaga kesehatan mata anak. Berikut cara yang dapat dilakukan.

Apa yang dapat orangtua lakukan untuk menjaga kesehatan mata anak?

Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mata buah hati:

1. Periksa ke dokter secara rutin

Periksakan si kecil ke dokter mata setidaknya dua tahun sekali. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa mata anak Anda tetap sehat, atau untuk mendeteksi adanya masalah pada mata si kecil lebih dini, seperti ambylopia, hyperopia, atau miopi (mata minus). Semakin cepat masalah terdeteksi, maka semakin optimal hasil pengobatan yang dilakukan.

2. Beri nutrisi untuk mata

Biasakan anak Anda untuk makan sayur dan buah-buahan, seperti wortel, tomat, stroberi, dan lain-lain. Hal ini untuk memastikan anak Anda mendapatkan asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk mata, seperti antioksidan, vitamin C, vitamin E, seng, asam lemak omega-3, dan lutein. Makanan seperti ikan salmon, udang, ikan tuna, dan ikan patin juga baik untuk menjaga kesehatan mata anak Anda.

3. Pakaikan topi atau kacamata hitam saat anak bermain di luar

Lindungi mata anak Anda dari sinar UV yang bisa merusak penglihatan. Anda dapat melindungi dengan memakaikan kacamata hitam atau topi saat beraktivitas di siang hari yang terik.

4. Batasi terlalu lama berada di dalam ruangan

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya rabun dekat atau miopi karena anak Anda terlalu sering bermain di dalam ruangan. Namun Anda harus ingat untuk tetap melindungi mata anak Anda dari sinar UV.

5. Rangsang indra penglihatan

Seiring dengan perkembangan mata sejak bayi hingga sekitar usia 8 tahun, penting bagi Anda untuk membantu merangsang perkembangan visualnya, di antaranya dengan mainan dengan bermacam warna, mimik wajah, puzzle, blok susun, dan lainnya.

6. Beri contoh yang baik

Orang tua sering kali melarang anak untuk menonton TV terlalu dekat, menggunakan gadget terlalu sering. Orang tua juga pasti selalu menganjurkan anak makan sayur atau buah-buahan, dan pakai kacamata untuk melindungi indra penglihatan dari sinar UV.

Namun, semua anjuran dan larangan tersebut akan lebih mudah dilakukan oleh anak-anak jika sebagai orang tua, Anda juga memberikan contoh yang nyata kepada mereka. Anak-anak adalah masa di mana mereka memiliki kemampuan terbaik dalam mencontoh perilaku orang-orang di sekitarnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Memilih Makanan yang Tepat Kalau Maag Anda Sering Kambuh

Selain mengonsumsi obat, Anda yang memiliki sakit maag juga perlu mengubah pola makan dengan memilah-milah jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Gangguan Pencernaan, Gastritis, Health Centers 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Osteopenia

Osteopenia adalah kondisi pengeroposan tulang sebelum berlanjut menjadi osteoporosis. Yuk, pelajari lebih dalam gejala, penyebab, dan cara mengobatinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Flat Foot (Telapak Kaki Datar)

Normalnya, bagian tengah telapak kaki akan berlekuk. Namun, orang-orang penderita flat feet memiliki telapak kaki datar. Apa efeknya pada kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Fakta Menarik Seputar Sarapan Bubur Ayam

Sarapan bubur ayam ternyata rendah kalori, namun bikin Anda cepat lapar lagi. Yuk, perhatikan beragam fakta lainnya soal bubur bagi kesehatan berikut ini.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cepat turun berat badan pagi hari

7 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bikin Cepat Turun Berat Badan

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
berapa banyak makan nasi saat sarapan

Seberapa Banyak Harusnya Porsi Makan Nasi Saat Sarapan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
krim perontok bulu

Menggunakan Krim untuk Menghilangkan Bulu, Amankah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
tekanan darah normal berdasarkan usiaasarkan usia

Apa Perbedaan Tekanan Darah di Pagi, Siang, dan Malam Hari?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit