Susu merupakan bagian penting dari makanan anak-anak, terutama usia 1-3 tahun sebagai salah satu pendukung tumbuh kembangnya menjadi lebih maksimal. Namun, tidak semua jenis susu anak baik dikonsumsi karena kandungan gizi dan nutrisinya berbeda.
Susu merupakan bagian penting dari makanan anak-anak, terutama usia 1-3 tahun sebagai salah satu pendukung tumbuh kembangnya menjadi lebih maksimal. Namun, tidak semua jenis susu anak baik dikonsumsi karena kandungan gizi dan nutrisinya berbeda.

Pasalnya, susu untuk pertumbuhan sebaiknya memiliki banyak nutrisi dan gizi penting, seperti kombinasi zat besi dan vitamin C. Mengapa demikian? Simak penjelasannya di bawah ini!
Memenuhi kebutuhan asupan harian anak menjadi salah satu fokus utama orang tua di awal tahun kehidupan anak.
Selain dari makanan, anak sebaiknya diberikan susu agar kebutuhannya tercukupi. Namun, pastikan untuk memberi jenis susu yang tepat, seperti susu pertumbuhan dengan nutrisi dan gizi penting di dalamnya.
Susu pertumbuhan merupakan pilihan yang lebih baik dari susu kotak/UHT dan jenis susu cair lainnya, karena telah difortifikasi dengan nutrisi lengkap.
Proses ini dapat mendukung proses tumbuh kembang, baik secara fisik maupun perkembangan otak si Kecil.
Berbeda halnya dengan jenis susu lain yang umumnya rendah nutrisi, sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan harian anak.
Zat besi adalah komponen utama pada hemoglobin yang ada di sel darah merah. Nutrisi ini membantu hemoglobin untuk dapat membawa oksigen ke seluruh tubuh sehingga organ tubuh dapat bekerja dengan baik.
Pada usia 2 tahun, zat besi juga memiliki peran kunci dalam pertumbuhan si Kecil. Kebutuhan zat besi anak usia 1-3 tahun adalah kurang lebih 7 mg per hari.
Kekurangan zat besi pada anak dapat menyebabkan masalah pembelajaran dan perilaku yang dapat meliputi kesulitan dalam memproses informasi, kesulitan berkonsentrasi, dan hambatan dalam belajar.
Defisiensi atau kekurangan zat besi pada anak umumnya disebabkan karena kurangnya konsumsi makanan mengandung zat besi.
Tahukah Bunda? Susu pertumbuhan sudah difortifikasi atau ditambahkan kandungan zat besinya sesuai dengan usia si Kecil.
Namun, jangan hanya pilih yang hanya diperkaya zat besi, pastikan susu yang Bunda pilih mengandung kombinasi unik zat besi & vitamin C sehingga bantu penyerapan yang maksimal.
Orang tua harus tahu, ternyata zat besi sudah ada di otak sejak awal kehidupan dan sangat dibutuhkan oleh anak agar tumbuh kembangnya yang maksimal.
Dikutip dari World Nutrition Journal, zat besi sangat penting untuk semua jaringan dalam tubuh anak yang sedang berkembang dan memiliki banyak peran, seperti:
Dengan berbagai kegunaannya bagi tubuh, pemenuhan zat besi untuk anak harus sangat diperhatikan. Jika tidak, dapat menyebabkan gangguan kesehatan maupun masalah jangka panjang yang berbahaya.
Salah satu dampak dari kekurangan zat besi adalah menyebabkan tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah sehat yang membawa oksigen, sehingga dapat berujung pada kondisi serius yang disebut anemia defisiensi zat besi.
Agar anak mendapatkan asupan zat besi yang maksimal, orang tua dapat memilih susu pertumbuhan yang lengkap, mengandung zat besi, vitamin D, dan minyak ikan.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Bardosono S, Dewi LE, Sukmaniah S, Permadhi I, Eka AD, Lestarina L. Effect of a six-month iron-zinc fortified milk supplementation on nutritional status, physical capacity and speed learning process in Indonesian underweight schoolchildren: randomized, placebo-controlled. Med J Indones [Internet]. 2009Aug.1 [cited 2024Mar.25];18(3):193-02. Available from: https://mji.ui.ac.id/journal/index.php/mji/article/view/361
Iannotti LL, Tielsch JM, Black MM, Black RE. Iron supplementation in early childhood: health benefits and risks. Am J Clin Nutr. 2006 Dec;84(6):1261-76. doi: 10.1093/ajcn/84.6.1261. PMID: 17158406; PMCID: PMC3311916.
The role of iron for supporting children’s growth and development. Bernie Endyarni Medise. Department of Child Health, Faculty of Medicine, Universitas Indonesia. DOI: 10.25220/WNJ.V05.S1.0003. www.worldnutrijournal.org
Molnár, Judit. (2020). Role of Milk in Children’s Growth and in Preserving their Health. 3. 1-2.
Mayo Clinic. Iron deficiency in children: Prevention tips for parents. 2024. Diakses pada 25 Maret 2024
https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/childrens-health/in-depth/iron-deficiency/art-20045634
Versi Terbaru
07/03/2025
Ditulis oleh Adelia Dwitasari
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
Diperbarui oleh: Riska Herliafifah
Ditinjau secara medis oleh
dr. Carla Pramudita Susanto
General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita