Kapan Sebaiknya Anak Mulai Minum Susu Pakai Gelas?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Botol susu bisa dibilang sebagai “teman baik” anak. Biasanya, anak akan mencari botol susu sebelum tidur. Tak heran, beberapa anak ada yang tidak bisa lepas dari botol susu sampai umurnya beranjak besar. Bahkan, ada anak yang masih minum susu pakai botol saat sudah masuk sekolah. Tentu, ini kurang baik. Nah, sebaiknya saat usia berapa anak sudah diperkenalkan minum susu pakai gelas? Ini jawabannya.

Mengapa anak harus beralih minum susu pakai gelas?

Anak yang masih minum susu pakai botol di saat usianya sudah beranjak besar dianggap tidak baik. Tapi, kenapa dianggap seperti itu? Memang apa bahayanya jika anak masih minum susu dengan botol?

  1. Memicu kerusakan gigi pada anak. Biasanya anak minum susu botol sambil tidur. Hal ini menyebabkan air susu yang mengandung gula menggenang di gigi anak sehingga memicu bakteri berkembang biak. Akibatnya, gigi anak bisa berlubang. Tak hanya itu, minum susu di botol sambil tidur juga dapat menyebabkan produksi air liur (yang membersihkan sisa makanan di gigi) menjadi lebih sedikit sehingga memungkinkan bakteri lebih mudah berkembang biak.
  2. Meningkatkan risiko kegemukan. Anak yang terbiasa minum susu pakai botol biasanya lebih sering minum susu walaupun mereka sudah banyak makan. Hal ini bisa jadi karena botol susu memberi kenyamanan tersendiri baginya. Penelitian pun membuktikan bahwa anak yang masih menggunakan botol susu di usianya dua tahun cenderung akan mengalami obesitas pada saat usianya 6 tahun.
  3. Penggunaan botol bisa mengubah senyumnya. Terus-menerus mengisap dot dapat mengubah posisi gigi anak, serta memengaruhi perkembangan langit-langit dan otot wajah. Hal ini kemudian dapat memengaruhi garis senyum anak.

Kapan sebaiknya anak diajarkan minum susu pakai gelas?

Tidak mudah memang meminta anak untuk beralih dari botol ke gelas. Namun, tentu tidak baik jika Anda terus membiarkannya. Anak perlu diajarkan sejak dini agar lebih mudah bagi anak untuk membiasakannya. Jangan takut jika selepas dari botol, asupan anak akan berkurang. Ini bisa Anda siasati dengan menambah porsi makan anak.

Seperti dilansir dari WebMD, American Academy of Pediatrics menyarankan agar anak meninggalkan botol susunya sebelum usia 18 bulan. Beberapa ahli lainnya juga ada menyarankan agar anak lepas dari botol sebelum usianya menginjak 2 tahun atau lebih cepat lebih baik. Jika Anda menunggu terlalu lama untuk meminta anak lepas dari botol, justru ini akan membuat anak lebih sulit.

Kenalkan anak dengan gelas secara bertahap sedikit demi sedikit. Mulai dengan mencontohkan ke anak bagaimana caranya minum dengan gelas. Anak pandai meniru sehingga ia akan lebih cepat bisa jika ia sering melihatnya. Cobalah mendorong anak untuk minum susu pakai gelas di siang hari karena akan lebih sulit untuk mengganti botol dengan gelas saat minum susu di malam hari.

Jika anak belum ingin minum susu pakai gelas, cobalah untuk menawarkan anak minum air putih atau jus pakai gelas terlebih dulu. Jika anak sudah bisa, perkenalkan anak minum susu pakai gelas dan mulai tingkatkan frekuensi anak minum pakai gelas. Lama-kelamaan, anak akan terbiasa minum dengan gelas. Ini mungkin tidak akan mudah dan secepat yang Anda kira, tapi yang terpenting adalah terus mencobanya.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penting! Ini 5 Manfaat Baca Buku untuk Tumbuh Kembang Anak

Membaca merupakan kegiatan posistif bagi siapa pun, termasuk anak-anak. Apa saja manfaat baca buku untuk anak? Cari tahu jawabannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 5 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Batuk pada Bayi, Ketahui Jenis dan Cara Mengatasinya

Batuk pada bayi perlu diatasi dengan tepat, tapi berbeda batuk beda juga penanganannya. Apa saja jenis batuk yang biasa dialami bayi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Gangguan Pernapasan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 28 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Ketahui Berat Badan yang Ideal untuk Anak Usia 1-5 Tahun

Sebagai orangtua, penting untuk mengetahui berat badan yang ideal untuk anak balita. Berikut penjelasan lengkap seputar berat badan anak balita.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 27 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Manfaat Laktosa pada Susu Pertumbuhan Anak & Takaran Konsumsi yang Aman

Mengapa laktosa sering ditemukan dalam susu formula anak? Ini dia manfaat laktosa bagi tumbuh kembang anak yang perlu Anda ketahui.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
laktosa untuk anak
Anak 1-5 Tahun, Parenting 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kms

Kartu Menuju Sehat (KMS), Manfaat dan Cara Membacanya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
anak cengeng

7 Cara Menghadapi Anak Cengeng Tanpa Drama

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Serba-Serbi Mengahadapi Anak Introvert

Serba-Serbi Membesarkan Anak Dengan Kepribadian Introvert

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 20 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
demam pada anak

Demam Anak Tidak Sembuh-Sembuh Meski Sudah Minum Obat, Harus Bagaimana?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit