9 Hal yang Wajib Diperhatikan Saat Minum Obat Pengencer Darah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah obat pengencer darah ada dalam salah satu obat-obatan yang Anda minum setiap hari? Bila Anda memiliki riwayat penyakit jantung atau memiliki risiko untuk mengalami penyakit tersebut, maka kemungkinan besar obat pengencer darah ada dalam daftar obat Anda. Obat ini berguna untuk mencegah penggumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, hingga gagal jantung. Obat ini memang membuat darah Anda lebih encer, maka dari itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan obat ini.

Hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan obat pengencer darah

Ada berbagai jenis obat pengencer darah misalnya yang paling sering digunakan adalah warfarin atau heparin. Biasanya, penggunaan obat ini diterapkan pada orang dengan tekanan darah tinggi. Sayangnya, banyak pasien yang tidak tahu apa saja ketentuan yang sebaiknya dilakukan dan dijalani ketika menggunakan obat pengencer darah ini. Padahal, hal-hal tersebut cukup penting untuk diketahui karena dapat memengaruhi kerja obat maupun kesehatan tubuh.

Berikut adalah anjuran yang sebaiknya Anda lakukan ketika mengonsumsi obat pengencer darah.

  • Jangan mengonsumsi obat dengan dosis berlebihan. Bila Anda kelewatan minum obat, maka sebaiknya tunggu sampai jadwal minum obat selanjutnya. Mengonsumsi dosis yang sekaligus banyak dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
  • Hindari aktivitas yang berisiko membuat Anda terluka dan berdarah. Pasalnya, meski luka yang dialami cukup kecil, namun perdarahan tetap bisa terjadi akibat sedang menggunakan obat ini. Misalnya, ketika Anda akan bersepeda, sebaiknya pakai alat pelindung yang aman untuk mengurangi cedera.
  • Jika Anda jatuh atau terbentur sesuatu cukup keras, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Meskipun tidak ada darah yang keluar, namun munculnya memar adalah tanda bahwa adanya perdarahan di dalam tubuh. Perdarahan bisa berakibat fatal ketika seseorang sedang menggunakan obat pengencer darah.
  • Ganti alat pencukur Anda dengan yang elektrik. Hal ini untuk menghindari luka yang disebabkan oleh mata pisau alat cukur biasa.
  • Gunakan sarung tangan ketika Anda menggunakan benda-benda tajam, seperti gunting, pisau, dan alat pemotong tanaman.
  • Selalu pakai alas kaki ke luar rumah. Ketika di permukaan tanah ada sesuatu hal yang tajam dan kemudian dapat membuat kaki Anda terluka.
  • Gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang halus agar gusi tak mudah berdarah.
  • Jangan mengonsumsi suplemen vitamin lain sebelum berkonsultasi dengan dokter. Beberapa suplemen vitamin memiliki interaksi terhadap obat ini yang akan berdampak kurang baik untuk kesehatan Anda.
  • Hindari juga penggunaan beberapa jenis obat penghilang rasa sakit, seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen. Obat-obatan tersebut dapat membuat darah Anda semakin encer dan menimbulkan perdarahan. Bila Anda mengalami nyeri dan ingin mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter mengenai jenis obat mana yang aman untuk Anda konsumsi.

Makanan juga bisa jadi penghambat kerja obat pengencer darah

Beberapa jenis makanan ternyata dapat menghambat dan memengaruhi kerja obat pengencer darah. Biasanya, hal ini terjadi pada makanan yang mengandung banyak vitamin K. Di dalam tubuh, vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah. Hal ini yang kemudian membuat Anda untuk sebaiknya menghindari makanan dengan vitamin K yang tinggi seperti:

  • Asparagus
  • Brokoli
  • Kol
  • Bawang bombai
  • Bayam
  • Kacang kedelai

Sementara, sayuran jenis lain aman untuk dikonsumsi dan bisa menggantikan posisi sayuran yang banyak vitamin K tersebut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Seksual, Tips Seks 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Hidung ingusan memang sangat menganggu Anda. Berikut tips yang bisa dilakukan di rumah untuk meringankan hidung meler, entah karena flu atau alergi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Keracunan makanan dapat berujung pada kematian. Pelajari pertolongan pertama untuk menagtasi keracunan makanan di sini sebelum terlambat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

buah zakar gatal

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
menghangatkan tubuh

6 Cara Menghangatkan Tubuh Saat Sedang Kedinginan

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
kayu manis

Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit