Happy 5, Narkoba Berbahaya yang Efeknya Justru Jauh dari “Happy”

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Januari 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Akhir-akhir ini, narkoba yang dikenal dengan istilah Happy 5 atau erimin banyak disoroti. Sekilas, narkoba ini memang memiliki nama yang cukup menarik. Padahal, faktanya jauh dari itu. Happy 5 adalah narkoba yang bisa menyebabkan kecanduan, efek samping berbahaya seperti kecemasan berlebih dan jantung berdebar cepat, hingga kematian.

Apa itu narkoba Happy 5 atau erimin?

Happy 5 atau erimin adalah jenis obat keras untuk gangguan psikologi dengan nama generik nimetazepam. Obat yang dikembangkan di Jepang dan Tiongkok ini termasuk golongan benzodiazepine. Awalnya, obat nimetazepam diresepkan bagi pasien dengan gangguan tidur seperti insomnia dan kejang otot. Cara kerja nimetazepam adalah memperlambat aktivitas sistem saraf pusat di otak.

Akan tetapi, biasanya dokter baru akan meresepkan obat ini hanya jika pasien tidak merespon jenis obat lainnya. Dengan kata lain, obat ini hanya akan diberikan jika terpaksa, tidak bisa sembarangan dan harus dalam pengawasan dokter.

Bahaya menyalahgunakan Happy 5

Seperti obat-obatan jenis benzodiazepine lainnya, erimin sering disalahgunakan sebagai narkoba, terutama di negara-negara Asia termasuk Indonesia. Banyak orang menyalahgunakan erimin karena obat ini bisa memberikan sensasi yang unik, yaitu tenang dan rileks.

Padahal, bahkan dengan pengawasan dokter dan dosis rendah saja obat ini sebenarnya sudah cukup berbahaya. Efek samping Happy 5 atau erimin antara lain:

  • Sakit perut
  • Muncul ruam pada kulit
  • Linglung
  • Pusing
  • Tremor (gemetaran)
  • Diare

Sedangkan, bila seseorang mengonsumsi Happy 5 sebagai narkoba (dikonsumsi tanpa resep dokter dan dosisnya berlebihan), tentu dapat mengakibatkan ketergantungan. Terlebih lagi ketika digunakan dalam dosis tinggi, obat ini dapat memberikan efek samping yang mematikan.

Jika orang yang sudah terbiasa mengonsumsinya melewatkan atau mengurangi dosis obat tersebut, muncullah reaksi putus obat (sakau) alias withdrawal symptoms. Gejala-gejala yang timbul dari putus obat erimin adalah:

  • Kecemasan berlebihan
  • Gelisah, gugup, dan tidak bisa tenang
  • Mual dan muntah
  • Jantung berdegup cepat
  • Berkeringat berlebihan
  • Gemetaran parah
  • Kram perut
  • Linglung dan tidak bisa berpikir
  • Kejang-kejang
  • Kematian

Di samping berbagai bahaya di atas, konsumsi Happy 5 atau erimin dalam jangka panjang terbukti dalam sejumlah penelitian bisa meningkatkan risiko berbagai jenis kanker dan melemahnya sistem kekebalan tubuh. Orang yang mengonsumsi obat nimetazepam dalam jangka panjang juga lebih rentan mengalami efek samping dan gejala putus obat yang parah.

Maka, bukannya merasa bahagia alias happy, narkoba ini malah menyebabkan ancaman yang serius pada tubuh hingga nyawa seseorang. Jika Anda atau orang yang Anda kenal mengalami gejala-gejala di atas atau menyalahgunakan nimetazepam dalam bentuk apa pun, segera periksa ke dokter dan hubungi panti rehabilitasi terdekat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Manfaat Pisang yang Jadi Buah Favorit Banyak Orang

Tak banyak yang tahu bahwa kandungan kalium dalam pisang berkhasiat menurunkan risiko stroke. Apa lagi manfaat pisang untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Fakta Gizi, Nutrisi 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengenal Misophonia

Misophonia, Alasan Mengapa Anda Benci Suara Tertentu

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit