10 Gejala Ketergantungan Obat dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ternyata, bukan hanya penggunaan obat terlarang (narkoba) yang dapat disebut sebagai ketergantungan obat. Saat Anda mengonsumsi obat-obatan melebihi dosis dan dalam waktu yang lama pun bisa diartikan bahwa Anda telah ketergantungan obat. Meski hanya digunakan sebagai upaya untuk mengatasi gejala atau keluhan tertentu, meredakan rasa sakit, ataupun menunjang keseharian. Contohnya seperti obat tidur dan juga obat antidepresan.

Sekarang, apakah obat yang Anda konsumsi sudah sesuai dosis atau malah lebih dari jumlah yang dibutuhkan? Lalu, apa yang harus dilakukan kalau sudah ketergantungan obat? Simak dalam ulasan berikut ini.

Apa yang dimaksud dengan ketergantungan obat?

Dilansir dari laman Healthyplace, ketergantungan obat dapat diartikan sebagai proses konsumsi obat yang dilakukan secara berulang-ulang melebihi aturan penggunaannya atau tidak sesuai anjuran dokter. Hal ini dilakukan tanpa memikirkan efek samping yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan ini. Di sisi lain, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan fisik, psikologis, ataupun keduanya.

Saat Anda telah ketergantungan untuk terus mengonsumsi obat-obatan tertentu, berarti tubuh Anda telah menyesuaikan diri dengan kehadiran obat tersebut. Akhirnya ketika Anda memutuskan untuk berhenti mengonsumsinya, tubuh akan menghasilkan reaksi berbeda yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya suatu zat kimia yang telah menjadi kebiasaan dalam tubuh Anda.

Apa saja gejala ketergantungan obat?

Saat tubuh mulai menyadari bahwa Anda telah mengonsumsi obat dalam jumlah yang terlalu banyak, maka akan menimbulkan beberapa gejala pada tubuh Anda. Sepuluh gejala yang paling sering terjadi antara lain:

  • Sakit perut, mual, dan muntah
  • Hilang kesadaran (pingsan)
  • Masalah pernapasan dan tekanan darah
  • Nyeri dada
  • Pupil mata membesar
  • Tremor (gemetaran)
  • Kejang
  • Halusinasi
  • Diare
  • Kulit seketika menjadi dingin dan berkeringat, serta panas dan kering

Jika Anda mengalami hal-hal serupa, dan mengetahui riwayat Anda mengonsumsi obat dalam jumlah banyak dan dalam waktu yang lama maka sangat disarankan agar Anda mencari pertolongan medis guna segera mendapatkan bantuan kesehatan.

Lalu bagaimana cara mencegah sebelum ketergantungan obat?

Ketergantungan akibat konsumsi obat yang tidak sesuai aturan dapat dicegah dengan beberapa cara, seperti:

  • Apabila Anda minum obat berdasarkan resep dokter, patuhilah sesuai petunjuk penggunaan obat yang dianjurkan. Jangan mencampur konsumsi obat dengan obat jenis lain tanpa berkonsultasi lebih dulu pada dokter.
  • Apabila Anda merasakan hasrat untuk mengonsumsi obat dengan jenis tertentu dalam dosis lebih banyak, sebaiknya Anda hubungi dokter untuk mendapatkan saran lebih lanjut dibanding Anda mengambil keputusan sendiri.

Apakah ada cara untuk mengatasi hal ini?

Ada beberapa cara yang dapat Anda dilakukan jika mengalami ketergantungan obat, tapi tetap pertimbangkan situasinya. Jenis obat apa yang dikonsumsi, berapa banyak jumlah yang telah dikonsumsi, berapa lama waktu konsumsinya merupakan beberapa hal yang menjadi pertimbangan untuk menentukan cara mengatasi ketergantungan obat ini.

Biasanya pengobatan yang dapat Anda lakukan jika sudah mengalami hal ini adalah menemui dokter spesialis kesehatan jiwa (psikiater) atau konselor guna membantu mengatasi ketergantungan yang Anda alami, bisa dengan terapi atau penanganan lain secara tepat. Misalnya penyesuaian dosis atau mengganti golongan obat. 

Lainnya, bisa dilakukan dengan cara membebaskan jalan napas atau memasukkan tabung pernapasan ke dalam pernapasan ketika gejala sudah menyerang saluran pernapasan yang semakin memburuk, pemberian arang aktif (activated charcoal) di klinik atau rumah sakit untuk menyerap obat yang menyebabkan ketergantungan, serta pemberian cairan infus untuk membantu tubuh mengeluarkan zat obat tersebut lebih cepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Saraf Kejepit, Apa Penyebab dan Bagaimana Gejalanya?

Jika dibiarkan terjadi dalam waktu lama, kondisi ini bisa membuat saraf Anda rusak permanen. Apa saja yang menyebabkan saraf kejepit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Zat aditif ada dalam setiap makanan kemasan. Biasanya sengaja ditambahkan untuk tujuan tertentu. Namun, apakah berbahaya bila dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit