Dextrose

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Dextrose Obat Apa?

Untuk apa Dextrose?

Dextrose atau dekstrosa adalah obat yang membantu memenuhi kebutuhan gula di dalam tubuh. Biasanya, obat ini diberikan pada pasien penderita hipoglikemia, atau kadar gula darah rendah.

Obat ini diperlukan ketika tubuh Anda tidak dapat menerima cairan yang cukup atau memerlukan cairan tambahan, sehingga kadar gula dalam tubuh berkurang.

Dextrose adalah cairan steril yang diberikan melalui infus atau suntikan. Obat ini juga dapat digunakan untuk memberikan obat suntik lainnya.

Dosis dan efek samping Dextrose akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Dextrose?

Gunakan obat ini seperti yang diperintahkan oleh dokter Anda. Cek label pada obat untuk mengetahui instruksi dosis yang tepat. Secara umum, panduaan penggunaan obat Dextrose adalah:

  • Dextrose biasanya disuntikkan pada kantor dokter atau rumah sakit dan klinik. Apabila Anda menggunakan obat ini sendiri di rumah, ikuti prosedur injeksi yang diberikan oleh dokter dengan baik.
  • Jaga baik-baik obat ini. Pastikan alat suntik dan jarum berada di luar jangkauan anak dan hewan peliharaan. Jangan menggunakan jarum dan suntikan lebih dari 1 kali.
  • Jangan gunakan obat ini apabila Anda menemukan isi produk telah berubah warna, atau apabila kemasan obat rusak.
  • Apabila Anda melewati satu dosis, hubungi dokter dengan segera.

Tanya dokter apabila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang penggunaan Dextrose.

Bagaimana cara penyimpanan obat ini?

Dextrose adalah salah satu obat sebaiknya k disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat ini ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis Dextrose

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Dextrose untuk orang dewasa?

Untuk mengatasi hipoglikemia, dosis dextrose adalah:

  • 10-20 gram satu dosis secara oral, ulangi dalam 10 menit apabila dibutuhkan.
  • 10-25 gram melalui suntikan (40-100 ml dari 25 persen solusi atau 20-50 mil dari 50 persen solusi) dosis dapat diulang pada kasus yang parah.

Untuk mengatasi hiperkalaemia, dosis dextrose adalah:

  • 25-50 gram dikombinasikan dengan 10 unit insulin reguler, digunakan setelah 30-60 menit, bisa diulangi apabila dibutuhkan. Alternatifnya, 25 gram dikombinasikan dengan 5-10 unit insulin reguler yang diinfus lebih dari 5 menit, diulangi apabila dibutuhkan.

Bagaimana dosis Dextrose untuk anak-anak?

  • Untuk mengatasi hipoglikemia, dosis dextrose adalah 10-20 gram sebagai satu dosis secara oral, dapat diulang dalam 10 menit apabila dibutuhkan.
  • Untuk mengatasi hiperkalaemia, dosis dextrose adalah 0.5-1 gram melalui suntikan (menggunakan solusi 25 persen atau 50persen) dikombinasikan dengan insulin reguler (1 unit untuk setiap 4-5 gram Dextrose yang diberikan). Pemberian obat juga bisa lewat infus di atas 2 jam dapat diulang apabila dibutuhkan.

Efek samping Dextrose

Efek samping apa yang dapat dialami karena Dextrose?

Hampir semua jenis obat berpotensi menyebabkan efek samping, namun kebanyakan orang tidak memiliki atau hanya memiliki sedikit efek samping.

Beberapa efek samping yang mungkin muncul akibat minum menggunakan obat dextrose adalah:

  • Sering buang air kecil
  • Bengkak, kemerahan, dan nyeri di area bekas suntikan
  • Reaksi alergi parah

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Dextrose

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Dextrose?

Beberapa kondisi medis dapat berinteraksi dengan Dextrose. Beritahu dokter atau apoteker jika Anda memiliki kondisi medis, terutama jika salah satu dari berikut berlaku untuk Anda:

  • Jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui
  • Apabila Anda sedang mengonsumsi obat yang diresepkan atau tidak diresepkan, atau penggunaan obat herbal, atau suplemen makanan
  • Apabila Anda memiliki alergi terhadap obat tertentu, makanan, atau zat lain
  • Apabila Anda sedang koma (disebabkan oleh diabetes atau komplikasi liver)
  • Apabila Anda mengalami kebingungan, masalah memori, atau pendarahan kepala atau tulang belakang
  • Apabila Anda menderita diabetes atau kadar gula yang tinggi pada darah

Apakah obat ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat suntik dekstrosa pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, atau setara dengan Badan POM di Indonesia. Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Interaksi Obat Dextrose

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Dextrose?

Meskipun beberapa obat tidak boleh digunakan secara bersamaan sama sekali, pada kasus lain dua obat yang berbeda dapat digunakan bersama meskipun terdapat interaksi yang terjadi.

Pada kasus ini, dokter mungkin akan mengganti dosis, atau pencegahan risiko lainnya mungkin dibutuhkan. Beritahu dokter apabila Anda mengonsumsi obat lain baik yang diresepkan maupun tidak.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Dextrose?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter, tim medis, atau apoteker.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Beberapa kondisi kesehatan yang mungkin dapat berinteraksi dengan obat dextrose adalah:

  • Diabetes
  • Hiperglikemia (kadar gula tinggi pada darah)
  • Periferal edema (rendah kadar kalium pada darah)
  • Edema paru (cairan pada paru-paru)

Overdosis Dextrose

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi tim medis, ambulans (118 atau 119), atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, hubungi dokter sesegera mungkin. Jangan menggandakan dosis dalam satu kali penggunaan.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Vasodilator, Obat untuk Memperlebar Pembuluh Darah

    Vasodilator merupakan salah satu pengobatan untuk menangani kondisi hipertensi atau penyakit jantung. Simak penjelasannya di sini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    4 Cara Terbebas dari Gangguan Kecemasan

    Mengatasi gangguan kecemasan bisa menggunakan obat sampai meditasi, bahkan kelompok berbagi. Mana yang cocok dengan Anda? Cek di sini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Rachmadin Ismail

    Apa Bedanya Sirup Jagung, Sirup Glukosa, dan Sirup Fruktosa?

    Saat mencermati kemasan makanan, Anda mungkin pernah menemukan sirup jagung, sirup glukosa, atau sirup fruktosa dalam komposisinya. Lantas, apa bedanya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Nutrisi, Hidup Sehat 01/11/2019

    4 Obat Herbal yang Efek Sampingnya Meningkatkan Risiko Penyakit Hati

    Obat herbal digunakan sebagai alternatif untuk mengobati suatu penyakit. Namun, ada beberapa daftar obat herbal yang bisa meningkatkan penyakit hati.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    Direkomendasikan untuk Anda

    cemas tidak selera makan

    Alasan Perasaan Cemas Bikin Seseorang Tidak Selera Makan

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 09/05/2020
    cara menyimpan obat padat

    Jangan Sembarangan, Berikut Cara Menyimpan Obat Padat yang Benar

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 17/04/2020
    overthinking

    Ini yang Terjadi pada Tubuh Anda Ketika Overthinking

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 01/04/2020
    pengaruh sensitivitas insulin

    Pemanis Buatan dan Karbohidrat Ternyata Memengaruhi Sensitivitas Insulin

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 31/03/2020