Cyclopenthiazide

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Cyclopenthiazide Obat Apa?

Untuk apa cyclopenthiazide?

Cyclopenthiazide adalah obat diuretik golongan thiazide. Obat ini membantu tubuh Anda untuk menghilangkan garam dan air berlebih dari dalam tubuh dengan cara meningkatnya jumlah urin. Akibatnya, Anda akan sering buang air kecil.

Cyclopenthiazide adalah obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi). Obat ini juga sering digunakan untuk mengurangi kelebihan cairan dari dalam tubuh (edema) karena kondisi seperti gagal jantung, penyakit hati, atau penyakit ginjal. Serta dapat mengurangi gejala seperti sesak napas atau bengkak pada pergelangan kaki atau kaki.

Bagaimana cara penggunaan cyclopenthiazide?

Baca Panduan Pengobatan yang diberikan oleh apoteker Anda sebelum Anda mulai menggunakan obat ini dan setiap kali Anda mengisi ulang obat. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan cyclopenthiazide?

Cyclopenthiazide adalah salah satu obat yang baiknya disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. 

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Cyclopenthiazide

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis cyclopenthiazide untuk orang dewasa?

Dosis cyclopenthiazide adalah:

  • Untuk penyakit ringan: 0,25 mg – 0,5 mg 
  • Untuk penyakit parah: 2 mg 

Bagaimana dosis cyclopenthiazide untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas belum dipastikan pada pasien anak (kurang dari 18 tahun).

Dalam dosis apakah cyclopenthiazide tersedia?

Ketersediaan obat cyclopenthiazide adalah tablet 0,5 mg.

Efek samping Cyclopenthiazide

Efek samping apa yang dapat dialami karena cyclopenthiazide?

Seiring dengan manfaat obat yang diperlukan, obat ini juga dapat menyebabkan beberapa efek yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, jika terjadi, Anda mungkin memerlukan perhatian medis.

Peringatan dan Perhatian Obat Cyclopenthiazide

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan cyclopenthiazide?

Dalam memutuskan untuk menggunakan obat ini, risiko penggunaan obat harus dipertimbangkan terhadap manfaat obat. Hal ini adalah keputusan harus Anda dan dokter Anda tentukan.

Apakah cyclopenthiazide aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam menggunakan obat ini selama masa kehamilan dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi Obat Cyclopenthiazide

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan cyclopenthiazide?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter

Meskipun obat-obat tertentu tidak boleh digunakan bersamaan dengan sekaligus, namun dalam kasus lain dua obat yang berbeda dapat digunakan bersamaan bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin ingin mengubah dosis atau membuat tindakan pencegahan lainnya yang mungkin diperlukan. Beritahu ahli kesehatan Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat resep atau obat non resep lainnya yang beredar di pasaran.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan cyclopenthiazide?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan cyclopenthiazide?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Overdosis Cyclopenthiazide

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Sebenarnya, Bolehkah Beli Obat-obatan dari Aplikasi Online?

    Beli obat online memang mudah dan praktis, tinggal buka aplikasinya saja. Namun, benarkah aman dan terpercaya? Simak dulu penjelasan ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 9 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    8 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

    Kabar baik, berbagai masalah jantung dapat Anda cegah. Cara mencegah penyakit jantung pun beragam. Apa saja tindakan pencegahan penyakit jantung?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

    6 Makanan untuk Meningkatkan Hemoglobin (Hb)

    Kadar hemoglobin (Hb) rendah bisa diatasi dengan makan makanan tertentu untuk meningkatkan kadarnya. Apa saja makanan penambah hemoglobin?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

    Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Anemia

    Pengobatan anemia berbeda-beda, tergantung penyebabnya. Beberapa cara mengatasi anemia juga tergolong sederhana, seperti mengonsumsi vitamin dan zat besi.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    ibu hamil makan daging kambing

    Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    bahaya makanan asin

    Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    darah tinggi setelah melahirkan

    Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
    penyakit pada lansia

    5 Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia di Indonesia

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit