Feverfew

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Manfaat

Untuk apa feverfew?

Tanacetum parthenium atau lebih dikenal dengan feverfew adalah tumbuhan semak dari keluarga Asteraceae. Bunga tanaman herbal ini sekilas mirip bunga daisy, namun memiliki bau seperti jeruk nipis.

Feverfew memiliki banyak manfaat, akan tetapi sejauh ini, hanya efektif untuk mencegah migrain dan sakit kepala pada beberapa orang. Selain itu, feverfew juga digunakan untuk demam, menstruasi yang tidak teratur, arthritis, psoriasis, alergi, asma, telinga berdenging (tinnitus), pusing, mual, dan muntah‐muntah.

Beberapa orang menggunakan feverfew untuk mengatasi masalah kesuburan dan mencegah keguguran, juga untuk anemia, kanker, flu, sakit telinga, penyakit hati, ketegangan otot, kelainan tulang, kaki bengkak, diare, hingga sakit perut dan perut kembung.

Feverfew terkadang dioleskan atau digosok langsung pada gusi untuk mengobati sakit gigi atau pada kulit untuk membunuh kuman.

Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup mengenai bagaimana cara kerja tanaman herbal ini. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa daun feverfew mengandung banyak bahan kimia, termasuk salah satunya yang disebut parthenolide. Parthnolide atau zat kimia lainnya menurunkan faktor pada tubuh yang menyebabkan migrain dan sakit kepala.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk feverfew untuk orang dewasa?

Dosis dari tanaman herbal dapat berbeda pada tiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Tanaman herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter untuk dosis yang cocok untuk Anda.

Dalam bentuk apa saja feverfew tersedia?

Bentuk dan sediaan feverfew adalah:

  • Kapsul
  • Herbal mentah
  • Ekstrak
  • Tablet
  • Larutan

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh feverfew?

Beberapa efek samping paling umum dari feverfew adalah:

  • Pusing
  • Sariawan
  • Mual dan muntah
  • Nyeri pada perut
  • Reaksi hipersensitif
  • Dermatitis kontak
  • Kekakuan otot
  • Nyeri pada otot dan sendi

Tak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin saja ada efek samping lain yang tidak dicantumkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, harap berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi feverfew?

Beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum mengonsumsi feverfew adalah:

  • Simpan produk feverfew pada tempat yang sejuk, kering, jauh dari panas dan lembap.
  • Awasi untuk reaksi hipersensitif, sariawan, dan nyeri atau kaku pada otot dan sendi. Jika terjadi, hentikan penggunaan herbal ini dan berikan antihistamine atau pengobatan lainnya.
  • Hentikan penggunaan feverfew setidaknya 2 minggu sebelum operasi.

Regulasi yang mengatur penggunaan tanaman herbal tidak seketat peraturan obat‐obatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan tanaman herbal lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah feverfew?

Feverfew sebaiknya tidak diberikan pada anak‐anak. Saat ini belum ada data-data ilmiah tentang penggunaan tanaman ini pada masa hamil dan menyusui. Oleh karena itu, jangan gunakan produk ini tanpa saran medis bila Anda sedang hamil atau menyusui. Orang yang sensitif terhadap herbal ini jugasebaiknya tidak menggunakannya.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi feverfew?

Tanaman herbal ini dapat berinteraksi dengan pengobatan lain atau dengan kondisi kesehatan yang Anda miliki. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum penggunaan. Beberapa hal yang mungkin dapat berinteraksi dengan feverfew adalah:

  • Obat anticoagulant (anisindione, dicumarol, heparin, warfarin), antiplatelets, NSAID
  • Suplemen zat besi
  • Dapat juga mengubah hasil agregasi platelet, prothrombin time, and plasma partial prothrombin time test.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Beragam Obat Herbal dan Pengobatan Alami untuk Kanker Prostat

Selain cara medis, obat herbal dan alami bisa Anda gunakan untuk mengobati kanker prostat. Apa saja bahan herbal dan pengobatan alami untuk kanker prostat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker Prostat, Kanker 13 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

Daftar Obat Herbal yang Berpotensi Mengobati Kanker Ovarium

Selain pengobatan dokter, periset terus meneliti berbagai obat herbal kanker ovarium. Apa saja obat tradisional untuk kanker ovarium?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Kanker Ovarium 23 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Bahan-bahan Herbal untuk Pengobatan Gangguan Lambung

Tak jarang orang memilih obat alami untuk bantu atasi maag. Apakah sajakah obat herbal yang bisa membantu atasi sakit maag? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Gastritis, Health Centers 18 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Saran Kemenkes untuk Manfaatkan Obat Tradisional Sebagai Pencegah COVID-19

Kemenkes menyarankan penggunaan obat tradisional untuk mencegah COVID-19. Tapi penggunaannya harus tetap sesuai prosedur medis. Simak ulasan berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 5 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat herbal dan alami untuk kanker prostat

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
7 Obat Rematik Alami

7 Jenis Obat Rematik Alami untuk Membantu Mengatasi Gejala yang Timbul

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
obat tradisional dan herbal kanker otak

Pilihan Obat Tradisional (Herbal) untuk Membantu Mengatasi Kanker Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 6 menit
obat herbal tradisional kanker lambung

Obat Herbal yang Berpotensi Mengobati Kanker Lambung (Perut)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit