Canesten obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Nama Generik: Salep Canesten Merek: Canesten, Canesten dan Salep Canesten.

Penggunaan

Untuk apa Canesten (Clotrimazole) digunakan?

Canesten (Clotrimazole) adalah obat salep yang bisa Anda dapatkan di apotek baik dengan maupun tanpa resep dokter. Artinya, obat ini bersifat bebas.

Obat ini adalah obat antijamur yang fungsi utamanya untuk mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur ragi (misalnya Candida), dermatofita (misalnya Trichophyton, Tinea), dan jamur lain pada tubuh, seperti:

  • Tinea pedis, atau athlete’s foot, jamur yang biasanya ada pada kaki atau jemari kaki yang lebih dikenal sebagai kutu air
  • Tinea cruris, infeksi jamur pada kulit di pangkal paha, area genital, paha bagian dalam atas atau pantat yang menyebabkan ruam berbentuk cincin
  • Tinea corporis, atau biasanya dikenal sebagai kurap 
  • Jamur ruam popok yang disebabkan oleh infeksi candida albicans
  • Biang keringat yang disebabkan oleh infeksi candida albicans

Obat ini mungkin juga digunakan untuk pengobatan lain yang tidak disebutkan di atas. Jadi jika Anda punya pertanyaan tentang obat salep ini, sebaiknya tanyakan dan diskusikan dengan dokter.

Bagaimana cara penggunaan Canesten (Clotrimazole)?

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat menggunakan canesten salep, di antaranya:

  • Gunakan canesten untuk menutupi bagian kulit yang terkena infeksi, lalu oleskan perlahan.
  • Jauhkan obat ini dari mata Anda.
  • Saat menggunakan obat ini untuk mengobati infeksi jamur pada kulit, jangan menggunakan perban yang terlalu rapat karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Gunakan penutup saat mengoleskan obat ke kulit jika dokter menyarankan demikian.
  • Gunakan obat ini hingga infeksi jamur benar-benar menghilang. Umumnya, infeksi jamur membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh, maka dari itu, gunakan obat ini setiap hari selama beberapa minggu hingga Anda yakin bahwa kondisi Anda sudah benar-benar membaik dan infeksi jamur sudah menghilang. Jika Anda berhenti menggunakan obat terlalu cepat, dikhawatirkan gejala infeksi akan muncul kembali.

Cara penggunaannya adalah sebagai berikut:

  • Cuci tangan Anda setelah menggunakan canesten salep untuk menghindari penyebaran infeksi ke daerah lain.
  • Bersihkan bagian kulit yang terkena infeksi jamur, kemudian keringkan.
  • Canesten salep harus dioleskan ke daerah yang terkena infeksi jamur tipis saja, dua sampai tiga kali sehari dan digosok dengan lembut.
  • Jika Anda menggunakan obat ini untuk mengobati masalah kurap di selangkangan, kondisi Anda seharusnya akan membaik setelah melakukan pengobatan dengan canesten salep selama dua minggu.
  • Jika Anda menggunakan canesten untuk mengobati kutu air, gejala Anda seharusnya membaik setelah empat minggu pengobatan.
  • Jika Anda mengobati kutu air, pastikan celah di antara jemari kaki Anda juga diolesi dengan canesten salep. Pastikan juga bahwa Anda menggunakan sepatu yang memiliki sirkulasi darah yang baik dan ganti sepatu serta kaos kaki setidaknya sehari sekali.
  • Cuci kedua tangan Anda setelah mengoleskan canesten salep ke kulit yang terinfeksi untuk menghindari penyebaran infeksi jamur ke bagian tubuh Anda lainnya.

Bagaimana cara penyimpanan Canesten (Clotrimazole)?

Canesten (Clotrimazole) paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauh dari paparan cahaya langsung. Letakkan obat jauh dari tempat yang lembab, seperti kamar mandi. Jangan membekukan obat ini di freezer.

 Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.     

Jangan menyiram Canesten (Clotrimazole) ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Canesten (Clotrimazole) untuk orang dewasa?

Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi tentang dosis Canesten salep. Umumnya, Canesten (Clotrimazole) dianjurkan untuk digunakan dalam jumlah yang secukupnya untuk menutupi daerah yang terkena infeksi jamur untuk jangka waktu yang bervariasi, tergantung pada sifat dan tingkat keparahan infeksi. 

Dosis dewasa canesten salep untuk kurap (tinea corporis)

Gunakan canesten salep sesuai dengan kondisi infeksi jamur pada tubuh Anda. Gunakan obat ini dan lakukan hal yang sama dua kali sehari selama maksimal empat minggu, disesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi.

Dosis dewasa canesten salep untuk infeksi jamur pada kulit di pangkal paha, area genital, paha bagian dalam atas atau pantat (tinea cruris)

Gunakan canesten salep sesuai dengan kondisi infeksi jamur pada tubuh Anda. Gunakan obat ini dan lakukan hal yang sama dua kali sehari selama maksimal dua minggu, disesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi.

Dosis dewasa untuk kutu air (tinea pedis)

Gunakan canesten salep sesuai dengan kondisi infeksi jamur pada tubuh Anda. Gunakan obat ini dan lakukan hal yang sama dua kali sehari selama empat hingga delapan minggu, disesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi.

Dosis dewasa untuk infeksi kandida (cutaneous candidiasis)

Gunakan canesten salep sesuai dengan kondisi infeksi jamur pada tubuh Anda. Gunakan obat ini dan lakukan hal yang sama dua kali sehari selama dua hingga empat minggu, disesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi.

Dosis dewasa untuk panu (tinea versicolor)

Gunakan canesten salep sesuai dengan kondisi infeksi jamur pada tubuh Anda. Gunakan obat ini dan lakukan hal yang sama dua kali sehari selama dua hingga empat minggu, disesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi.

Bagaimana dosis Canesten (Clotrimaxole) untuk anak-anak?

Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi tentang dosis Canesten (Clotrimaxole) hidroklorida.

Untuk anak-anak berusia lebih dari tiga tahun, canesten umumnya disarankan untuk digunakan dalam jumlah yang secukupnya untuk menutupi daerah yang terkena infeksi jamur dalam jangka waktu yang bervariasi, tergantung pada sifat dan tingkat keparahan infeksi. 

Dosis anak-anak untuk kurap (tinea corporis)

Gunakan canesten salep sesuai dengan kondisi infeksi jamur pada tubuh Anda. Gunakan obat ini dan lakukan hal yang sama dua kali sehari selama maksimal empat minggu, disesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi.

Dosis anak-anak untuk infeksi jamur pada kulit di pangkal paha, area genital, paha bagian dalam atas atau pantat (tinea cruris)

Gunakan canesten salep sesuai dengan kondisi infeksi jamur pada tubuh Anda. Gunakan obat ini dan lakukan hal yang sama dua kali sehari selama maksimal dua minggu, disesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi.

Dosis anak-anak untuk kutu air (tinea pedis)

Gunakan canesten salep sesuai dengan kondisi infeksi jamur pada tubuh Anda. Gunakan obat ini dan lakukan hal yang sama dua kali sehari selama empat hingga delapan minggu, disesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi.

Dosis anak-anak untuk infeksi kandida (cutaneous candidiasis)

Gunakan canesten salep sesuai dengan kondisi infeksi jamur pada tubuh Anda. Gunakan obat ini dan lakukan hal yang sama dua kali sehari selama dua hingga empat minggu, disesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi.

Dosis anak-anak untuk panu (tinea versicolor)

Gunakan canesten salep sesuai dengan kondisi infeksi jamur pada tubuh Anda. Gunakan obat ini dan lakukan hal yang sama dua kali sehari selama dua hingga empat minggu, disesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi.

Sementara, dosis canesten salep belum ditetapkan untuk anak usia kurang dari tiga tahun. Obat ini mungkin tidak aman untuk anak Anda. Penting untuk selalu memahami keamanan obat sebelum menggunakannya. Silakan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah Canesten (Clotrimazole) tersedia?

Obat ini tersedia dalam bentuk sediaan dan kadar berikut : Salep 1%, 2%.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Canesten (Clotrimazole)?

Seperti penggunaan obat-obatan lainnya, penggunaan canesten salep (Clotrimazole) dapat menyebabkan beberapa efek samping.

Kebanyakan dari efek samping berikut jarang terjadi dan tidak memerlukan pengobatan tambahan. Namun, penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda memiliki masalah apapun setelah minum obat ini.

Hentikan penggunaan obat jika Anda mengalami beberapa efek samping berikut ini:

  • Rasa terbakar pada kulit
  • Kulit terasa menyengat
  • Kulit gatal
  • Kulit kemerahan
  • Ruam kulit
  • Kulit melepuh atau mengelupas

Tidak semua orang mengalami efek samping yang telah disebutkan di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas namun Anda alami. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, jangan ragu untuk berkonsultasi kepada ahli, seperti pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Canesten (Clotrimazole)?

Sebelum Anda menggunakan canesten salep, ada hal yang harus Anda perhatikan dan lakukan, seperti:

  • Pastikan manfaat dari obat terhadap diri Anda melebihi risiko efek samping yang mungkin terjadi.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki alergi terhadap obat ini, yaitu kandungan obat di dalamnya. Beri tahu pula jika Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan lain, makanan, pewarna, pengawet, atau hewan.
  • Hindarkan obat ini dari mata, hidung, dan mulut Anda.
  • Jangan menggunakan obat kulit lainnya saat Anda sedang menggunakan canesten salep, kecuali jika dokter menyarankan sebaliknya.
  • Hindari penggunaan pakaian yang terlalu ketat atau pakaian yang dapat menghambat peredaran darah. Gunakan pakaian yang longgar hingga infeksi jamur menghilang dan benar-benar sembuh.

Apakah Canesten (Clotrimaxole) aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. 

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  • N=Tidak diketahui

Sementara, belum ada bukti yang memadai apakah obat ini dapat berpengaruh terhadap ibu menyusui dan bayi yang disusui. Selalu pertimbangkan manfaat dan risiko penggunaan sebelum menggunakan obat. Jika Anda ragu, konsultasikan kepada ahli kesehatan seperti dokter dan apoteker sebelum menggunakan obat.

Interaksi

Obat lain apa yang mungkin berinteraksi dengan Canesten (Clotrimazole)?

Obat ini dapat berinteraksi dengan obat lain yang sedang Anda gunakan yang dapat mengubah cara obat Anda bekerja atau meningkatkan risiko efek samping yang serius.

Untuk menghindari interaksi obat, Anda harus menyimpan daftar semua obat yang Anda gunakan (termasuk obat resep, obat nonresep dan produk herbal) dan beri tahu dokter dan apoteker.

Untuk keamanan Anda, jangan mulai menggunakan, berhenti menggunakan, atau mengubah dosis obat-obatan yang tercantum di bawah ini tanpa persetujuan dokter Anda.

Menggunakan canesten salep dengan obat berikut dapat meningkatkan risiko dari beberapa efek samping, tapi menggunakan kedua obat mungkin menjadi pengobatan terbaik untuk Anda.

Jika kedua obat diresepkan bersama oleh dokter Anda, dokter akan mengubah dosis atau mengubah waktu penggunaan salah satu atau kedua obat sekaligus.

  • Tacrolimus
  • Trimetrexate

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Canesten (Clotrimazole)?

Obat ini dapat berinteraksi dengan makanan atau alkohol sehingga dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Sebaiknya Anda berdiskusi dengan dokter atau apoteker Anda mengenai potensi adanya interaksi makanan atau alkohol sebelum menggunakan obat ini.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Canesten (Clotrimazole)?

Canesten (Clotrimazole) salep berpotensi untuk dapat berinteraksi dengan kondisi kesehatan lain yang Anda alami. Interaksi ini dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda atau mengubah cara kerja obat. Penting untuk selalu membiarkan dokter dan apoteker tahu semua kondisi kesehatan Anda saat ini.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah di sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, gunakan sesegera mungkin dosis yang terlupa. Namun bila ternyata saat Anda mengingat  sudah mendekati waktu penggunaan dosis obat berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis sebab dosis yang lebih tinggi tidak menjamin Anda bisa lebih cepat sembuh dan penambahan dosis mungkin saja dapat memperparah kondisi Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 4, 2019 | Terakhir Diedit: Juli 4, 2019

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca