Hobi Pakai Sneakers? Yuk, Kenali Cara Menghalau Munculnya Jamur di Kaki

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ada banyak cara yang bisa dilakukan demi menunjang penampilan. Salah satunya yakni dengan menggunakan sepatu sneakers. Selain terlihat lebih santai, sneakers juga mudah dipadu padankan dengan baju, celana, maupun rok. Sayangnya, hobi memakai sneakers yang tertutup setiap hari dapat membuat kulit kaki lembap sehingga rentan terkena infeksi jamur. Lantas, bagaimana cara mencegah dan mengatasi jamur di kaki meski sering pakai sneakers?

Apa penyebab munculnya jamur kaki?

Infeksi jamur di kaki bisa terjadi melalui kontak langsung dan tidak langsung. Penularan secara langsung biasanya karena kulit Anda bersentuhan langsung dengan orang yang memiliki jamur kaki.

Sebaliknya, menggunakan barang pribadi orang lain yang mengalami jamur kaki, seperti kaus kaki, sepatu, dan handuk, secara tidak langsung dapat menyebarkan jamur. Bukan hanya itu, terlalu sering menggunakan sneakers atau sepatu tertutup lainnya setiap hari, dapat membuat kulit kaki lembap dan hangat.

Kondisi ini merupakan tempat favorit bagi jamur untuk tumbuh dan berkembang biak. Itu sebabnya, Anda mungkin rentan sekali mengalami gatal, kering, dan kemerahan pada kulit kaki akibat infeksi jamur.

Adakah cara untuk mencegah jamur kaki?

olahraga mudah jalan kaki

Jangan khawatir, infeksi jamur kaki sebenarnya bukanlah halangan untuk tetap pakai sneakers setiap hari. Dengan catatan, usahakan selalu rutin dan telaten melakukan beberapa hal berikut ini guna mencegah pertumbuhan jamur di kaki:

  • Jaga agar kaki selalu dalam kondisi kering dan bersih. Caranya dengan mencuci kaki menggunakan air dan sabun setiap hari, atau saat kaki sudah terasa cukup lembap. Terutama jika Anda termasuk orang yang gampang berkeringat. Jangan lupa, pastikan seluruh bagian kaki kering seutuhnya.
  • Pastikan sneakers masih layak pakai. Sepatu yang sudah berumur cukup lama kemungkinan dihuni banyak jamur di dalamnya.
  • Gunakan sneakers sesuai dengan ukuran kaki Anda. Jamur dapat tumbuh subur pada kaki bila Anda memakai sepatu dengan ukuran yang terlalu kecil. Ini karena kaki seolah tidak memiliki ruang yang leluasa untuk bernapas.
  • Gunakan semprotan antijamur pada sepatu sebelum dipakai.
  • Rutin ganti kaus kaki setiap hari. Menggunakan kaus kaki yang sama dalam waktu lama berisiko menumpuk terlalu banyak kotoran dan keringat penyebab jamur. Apalagi jika aktivitas yang Anda lakukan mudah menimbulkan keringat.
  • Gunakan bedak di kaki. Cara ini dapat membuat kaki lebih kering sehingga mencegah keringat dan kelembapan berlebih.
  • Rutin mengecek perubahan pada kaki. Jika nantinya tampak ada yang tidak beres, segera beri pengobatan secepatnya atau periksa ke dokter.

Bagaimana cara mengatasi infeksi jamur di kaki?

Semakin cepat infeksi jamur di kaki terdeteksi, semakin cepat pula kemungkinannya untuk segera disembuhkan. Selain mengonsumsi obat minum (oral) yang dianjurkan oleh dokter, penggunaan obat oles atau salep antijamur juga sangat disarankan guna mempercepat proses penyembuhan.

Anda bisa memilih dan menggunakan salep antijamur dengan kandungan ketoconazole di dalamnya. Cara pakainya terbilang mudah karena tinggal dioleskan langsung pada kulit kaki. Salep antijamur yang mengandung katoconazole dapat menghambat sekaligus meredakan pertumbuhan jamur di kaki yang menurunkan kepercayaan diri dan mengganggu aktivitas harian Anda. Salep antijamur yang mengandung ketoconazole juga tidak meninggalkan sensasi perih terbakar setelah dioleskan pada kulit.

Jadi, sekarang Anda bisa tetap nyaman dan tidak perlu lagi khawatir diserang jamur saat pakai sneakers!

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Penyakit Kulit Beserta Faktor yang Meningkatkan Risikonya

Tiap penyakit kulit punya beragam penyebab. Untuk itu, penting mengetahui penyebab penyakit kulit pastinya agar Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 11 menit

Cara Memilih Obat untuk Kulit yang Gatal Karena Infeksi Jamur Kulit

Jangan biarkan Infeksi jamur kulit mengganggu kegiatanmu, segera diatasi dengan obat khusus untuk mencegah penyebaran dan penularan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
obat untuk infeksi jamur kulit
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 26 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Pilihan Obat Alami Oral Thrush atau Infeksi Jamur di Mulut

Mengalami infeksi jamur di mulut atau oral thrush sangatlah mengganggu. Namun, selain obat dari dokter, ada juga obat alami yang bisa mengatasi oral thrush.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 20 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Masalah Kesehatan yang Dapat Muncul Jika Tembok Rumah Anda Berjamur

Tidak hanya mengganggu pandangan, ternyata ada bahaya dari tembok rumah yang berjamur dan bisa mengganggu kesehatan tubuh Anda. Apa saja efeknya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan, Informasi Kesehatan 1 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit



Direkomendasikan untuk Anda

mulut bayi berjamur

Oral Thrush, Infeksi Jamur pada Mulut Bayi dan Cara Aman Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
obat alami oral thrush

Ciri-ciri Infeksi Jamur di Mulut Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 9 menit
kurap kadas

Kurap (Kadas)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 11 menit
pelumas untuk seks

3 Efek Samping Pelumas Vagina dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 November 2020 . Waktu baca 4 menit