Cyclobenzaprine obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Cyclobenzaprine Merek: nyeri otot.

Penggunaan

Untuk apa cyclobenzaprine?

Cyclobenzaprine adalah obat yang digunakan secara jangka pendek untuk mengobati kejang otot. Agar kinerja obat bekerja secara optimal, Anda baiknya juga melakukan istirahat dan terapi fisik. Obat ini bekerja dengan membantu mengendurkan otot-otot tubuh yang menegang. 

Bagaimana cara penggunaan cyclobenzaprine?

Minum obat ini dengan atau tanpa makanan seperti yang diarahkan oleh dokter Anda, biasanya 3 kali sehari.

Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda dan respon terhadap pengobatan. obat ini hanya boleh digunakan jangka pendek (selama 3 minggu atau kurang) kecuali diarahkan oleh dokter Anda. Jangan meningkatkan dosis atau menggunakan obat ini lebih sering atau lebih lama dari yang ditentukan. Kondisi Anda tidak akan meningkat lebih cepat, dan risiko efek samping akan meningkat.

Katakan kepada dokter Anda jika kondisi Anda tidak membaik setelah 2 sampai 3 minggu atau jika semakin memburuk.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan cyclobenzaprine?

Cyclobenzaprine adalah salah satu obat yang baiknya disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis cyclobenzaprine untuk orang dewasa?

Untuk meredakan kekakuan otot, dosis cyclobenzaprine adalah 5 mg secara oral 3 kali sehari. Tergantung respon yang diberikan pasien, dosis dapat ditingkatkan 7,5 mg atau 10 mg, diminum 3 kali sehari.

Bagaimana dosis cyclobenzaprine untuk anak-anak?

Untuk anak usia 15 tahun, dosis cyclobenzaprine adalah 5 mg secara oral 3 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan sekitar 7,5 mg atau 10 mg, diminum 3 kali sehari.

Dalam dosis apakah cyclobenzaprine tersedia?

Ketersediaan obat cyclobenzaprine adalah tablet 10 mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena cyclobenzaprine?

Efek samping paling umum dari penggunaan obat cyclobenzaprine adalah:

  • Mulut atau tenggorokan kering
  • Penglihatan kabur
  • mengantuk
  • Pusing
  • Perasaan lelah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual
  • Nyeri perut
  • Perut kembung
  • Diare atau sembelit

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan cyclobenzaprine?

Dalam memutuskan untuk menggunakan obat, risiko penggunaan obat harus dipertimbangkan terhadap manfaatnya. Ini adalah keputusan Anda dan dokter Anda. Beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum minum obat cyclobenzaprine adalah:

  • Alergi. Beri tahu dokter jika Anda pernah memiliki reaksi yang tidak biasa atau alergi terhadap obat ini atau obat-obatan lainnya. Juga beri tahu ahli kesehatan jika Anda memiliki jenis alergi lain, seperti makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk produk obat non-resep, bacalah label atau bahan penyusun dengan hati-hati.
  • Anak-anak. Obat ini telah diujicobakan pada anak-anak. Dengan dosis yang efektif, belum dibuktikan dapat menyebabkan efek samping atau masalah berbeda seperti yang dirasakan orang dewasa dewasa.
  • Lansia. Banyak obat-obatan belum diteliti secara khusus pada orang tua. Efek samping obat ini pada lansia belum diketahui karena tidak ada informasi lengkap yang berhasil membandingkan penggunaan obat ini pada orang tua dengan penggunaan dalam kelompok usia lainnya. Namun karena pengaruh tekanan darah yang umumnya lebih tinggi pada lansia, penggunaan kapsul cyclobenzaprine tidak dianjurkan untuk jangka panjang.

Apakah cyclobenzaprine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat, atau setara dengan Badan POM di Indonesia. 

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan cyclobenzaprine?

Meskipun obat-obat tertentu tidak boleh digunakan bersamaan sekaligus, dalam kasus lain dua obat yang berbeda dapat digunakan bersama-sama bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin ingin mengubah dosis, atau melakukan tindakan pencegahan lainnya yang mungkin diperlukan. Beritahu ahli kesehatan Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat resep atau obat lain yang beredar di pasaran.

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut ini tidak dianjurkan. Dokter Anda mungkin memutuskan untuk tidak memperlakukan Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat lain yang Anda gunakan.

  • Amifampridine
  • Dronedarone
  • Furazolidone
  • Iproniazid
  • Isocarboxazid
  • Levomethadyl
  • Linezolid
  • Mesoridazine
  • Methylene Blue
  • Moclobemide
  • Pargyline
  • Phenelzine
  • Pimozide
  • Piperaquine
  • Procarbazine
  • Rasagiline
  • Selegiline
  • Sparfloxacin
  • Thioridazine
  • Tranylcypromine

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat yang diresepkan bersamaan, dokter Anda dapat mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Almotriptan
  • Amineptine
  • Amiodarone
  • Amitriptyline
  • Amitriptylinoxide
  • Amoxapine
  • Anagrelide
  • Aripiprazole
  • Arsenic Trioxide
  • Artemether
  • Asenapine
  • Balofloxacin
  • Bedaquiline
  • Besifloxacin
  • Buprenorphine
  • Buserelin
  • Butriptyline
  • Ciprofloxacin
  • Citalopram
  • Clarithromycin
  • Clomipramine
  • Clozapine
  • Crizotinib
  • Dabrafenib
  • Delamanid
  • Desipramine
  • Deslorelin
  • Desvenlafaxine
  • Dibenzepin
  • Disopyramide
  • Dofetilide
  • Dolasetron
  • Domperidone
  • Dothiepin
  • Doxepin
  • Droperidol
  • Duloxetine
  • Enoxacin
  • Erythromycin
  • Escitalopram
  • Fentanyl
  • Flecainide
  • Fluconazole
  • Flumequine
  • Fluoxetine
  • Fluvoxamine
  • Formoterol
  • Gatifloxacin
  • Gemifloxacin
  • Gonadorelin
  • Goserelin
  • Granisetron
  • Halofantrine
  • Histrelin
  • Hydrocodone
  • Hydroxytryptophan
  • Ibutilide
  • Iloperidone
  • Imipramine
  • Iprindole
  • Ivabradine
  • Ketoconazole
  • Lapatinib
  • Leuprolide
  • Levofloxacin
  • Levomilnacipran
  • Lofepramine
  • Lomefloxacin
  • Lorcaserin
  • Lumefantrine
  • Melitracen
  • Meperidine
  • Methadone
  • Metronidazole
  • Milnacipran
  • Mirtazapine
  • Morphine
  • Morphine Sulfate Liposome
  • Moxifloxacin
  • Nadifloxacin
  • Nafarelin
  • Nefazodone
  • Nilotinib
  • Norfloxacin
  • Nortriptyline
  • Ofloxacin
  • Ondansetron
  • Opipramol
  • Oxycodone
  • Oxymorphone
  • Paliperidone
  • Palonosetron
  • Paroxetine
  • Pasireotide
  • Pazopanib
  • Pazufloxacin
  • Pefloxacin
  • Pixantrone
  • Propizepine
  • Protriptyline
  • Prulifloxacin
  • Quetiapine
  • Quinidine
  • Ranolazine
  • Rufloxacin
  • Sertraline
  • Sevoflurane
  • Sibutramine
  • Sodium Oxybate
  • Sodium Phosphate
  • Sotalol
  • Sunitinib
  • Suvorexant
  • Tapentadol
  • Telithromycin
  • Tetrabenazine
  • Tianeptine
  • Tizanidine
  • Tramadol
  • Trazodone
  • Trimipramine
  • Triptorelin
  • Umeclidinium
  • Vandetanib
  • Vemurafenib
  • Venlafaxine
  • Verapamil
  • Vilanterol
  • Vinflunine
  • Voriconazole
  • Vortioxetine
  • Ziprasidone

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan cyclobenzaprine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan cyclobenzaprine?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beberapa masalah kesehatan yang mungkin dapat berinteraksi dengan obat cyclobenzaprine adalah:

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: September 26, 2018

Yang juga perlu Anda baca