Apa itu Betahistine?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Nama Generik: Betahistine Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Apa fungsi betahistine?

Betahistine adalah jenis obat analog histamin. Utamanya, betahistine digunakan untuk mengobati berbagai gejala penyakit Ménière yang meliputi:

Obat ini bekerja dengan meningkatkan aliran darah di area telinga bagian dalam. Aliran darah yang meningkat akan menurunkan tekanan di dalam telinga sehingga mengurangi berbagai gejala yang dirasakan. 

Betahistine adalah obat yang hanya bisa Anda dapatkan sesuai saran dokter atau merupakan obat resep, sehingga Anda tidak dapat membelinya di apotek tanpa sepengetahuan dan anjuran dokter. 

Bagaimana cara penggunaan betahistine?

Selalu minum obat ini seperti petunjuk dari dokter atau apoteker Anda. Ikuti semua petunjuk yang tertera di kemasan obat. Konsultasikanlah dengan dokter atau apoteker jika ada informasi yang tidak Anda pahami dari kemasan obat. Dokter Anda akan menyesuaikan dosis sesuai dengan kondisi Anda, khususnya setelah menggunakan obat ini. Reaksi Anda terhadap pengobatan menggunakan betahistine juga akan menjadi pertimbangan dokter terhadap dosis yang ditentukan untuk Anda. 

Jangan berhenti menggunakan obat ini tanpa saran dan sepengetahuan dokter, karena obat ini mungkin membutuhkan waktu agak lama untuk dapat memberikan manfaatnya secara maksimal kepada tubuh.

Aturan minum obat ini adalah:

  • Minumlah obat ini dengan segelas air mineral.
  • Obat ini juga bisa diminum saat perut kosong ataupun setelah makan.
  • Namun, pada saat tertentu, obat ini sebaiknya diminum setelah makan karena bisa memicu gangguan pencernaan ringan.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda tidak yakin dan memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan betahistine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan dan dijauhkan dari paparan cahaya langsung serta tempat yang lembap. Jangan menyimpan obat ini  di dalam kamar mandi dan jangan pula dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.

Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda jika ada informasi yang tidak Anda pahami pada kemasan tersebut. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan sebaliknya oleh dokter atau apoteker. Jangan menyimpan obat yang sudah melebihi tanggal kedaluwarsanya.

Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara aman membuang produk betahistine.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis betahistine untuk orang dewasa?

Dosis obat ini untuk orang dewasa adalah 24-48 miligram (mg) setiap harinya. Dokter Anda akan menyesuaikannya sesuai kebutuhan Anda.

Gunakan tablet 8 mg sebanyak 1-2 tablet yang dapat Anda konsumsi sebanyak tiga kali dalam sehari atau gunakan tablet 16 mg sebanyak satu tablet yang dikonsumsi selama tiga kali dalam sehari. Jika Anda mengonsumsi lebih dari satu tablet setiap harinya, pisahkan dosis obat yang hendak Anda minum.

Cobalah untuk menggunakan obat ini di waktu yang sama setiap harinya agar memudahkan Anda mengingat kapan waktu Anda harus minum obat ini dan memastikan pula bahwa Anda memberikan jeda yang tepat untuk waktu makan obat yang satu dengan yang lainnya.

Berapa dosis betahistine untuk anak-anak?

Betahistine tidak direkomendasikan untuk anak usia kurang dari 18 tahun. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk penggunaan betahistine untuk anak-anak. Gunakan obat ini hanya dengan anjuran dokter. 

Dalam dosis apakah betahistine tersedia?

Betahistine tersedia dalam bentuk tablet dengan dosis yang berbeda-beda, di antaranya:

  • Betahistine 8 mg tablet: Tablet putih hingga putih gelap disekelilingnya, datar tidak dilapisi dengan tanda ‘X’ di satu sisi dan ’87’ di sisi lain.
  • Betahistine 16 mg tablet: Tablet putih hingga putih gelap disekelilingnya tanpa lapisan memiliki tanda satu baris  ‘X’ dan di satu sisi dan ’88’ di sisi lain. Tablet ini dapat dibagi menjadi dosis yang sama.
  • Betahistine 24 mg tablet: Tablet putih hingga putih gelap disekelilingnya tanpa lapisan dengan satu baris tanda ‘X’ dan  di satu sisi dan ’89’ di sisi lain. Tablet ini dapat dibagi menjadi dosis yang sama.

Tablet betahistine tersedia dalam kemasan Blister dari Poliamida/Aluminium/PVC:

  • Tablet 8 mg: 10, 20, 50, 60, 84, 100 dan 120 buah
  • Tablet 16 mg: 10, 20, 30, 60 dan 84 buah
  • Tablet 24 mg: 10, 20 dan  60 buah

Botol HDPE putih buram bundar dengan penutup polypropylene yang mengandung kapas coil: 30 dan 1000 tablet.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena betahistine?

Seperti semua obat-obatan lainnya, obat ini dapat menyebabkan efek samping, meskipun tidak semua orang yang mengonsumsi betahistine akan mengalaminya.

Sebenarnya, hanya segelintir orang yang diketahui mengalami efek samping akibat betahistine. Meski terlihat ringan, Anda sebaiknya segera melaporkan kepada dokter jika mengalami beberapa kondisi seperti di bawah ini: 

  • Reaksi alergi seperti pembengkakan pada area wajah, bibir, lidah, atau leher.
  • Penurunan tekanan darah secara drastis
  • Kehilangan kesadaran diri
  • Kesulitan bernafas

Jika Anda merasakan efek samping seperti yang telah disebutkan di atas, Anda sebaiknya berhenti menggunakan pengobatan menggunakan betahistine. Namun, ada juga efek samping yang umum terjadi dan tidak berbahaya, seperti:

  • Pusing kepala
  • Susah mencerna makanan
  • Mual dan ingin muntah

Ada beberapa kondisi yang juga mungkin terjadi jika Anda menggunakan betahistine, seperti:

  • Sakit perut
  • Pembengkakan pada perut
  • Perut kembung

Anda bisa menghindari masalah atau gejala efek samping tersebut dengan mengonsumsi obat ini dengan makanan, karena makanan dapat mengurangi rasa sakit pada perut.

Tidak semua orang mengalami efek samping yang telah disebutkan di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan betahistine?

Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan dan ketahui sebelum menggunakan betahistine, yaitu sebagai berikut:

Diskusikan dengan dokter tentang kondisi dan riwayat kesehatan

Beri tahu dokter bila Anda memiliki masalah kesehatan seperti:

  • Asma atau bronkitis
  • Hipotensi atau tekanan darah tinggi
  • Alergi rhinitis

Pasalnya, obat ini bisa saja memperparah kondisi atau berinteraksi dengan betahistine.

HIndari aktivitas yang butuh konsenterasi tinggi

Minum Obat ini mungkin tidak akan mengganggu konsentrasi Anda dalam mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin. Namun, penyakit Ménière dapat menyebabkan Anda merasa mual dan muntah serta mempengaruhi kemampuan Anda dalam mengendarai kendaraan atau mengoperasikan mesin. Hindari kegiatan-kegiatan tersebut jika Anda sedang dalam masa pengobatan. 

Jika Anda menderita salah satu kondisi di atas, konsultasikan dengan dokter Anda tentang penggunaan tablet betahistine. Penggunaan betahistine untuk anak harus dipantau oleh dokter selama pengobatan. betahistine tidak dianjurkan untuk anak di bawah 18 tahun.

Apakah betahistine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Jangan menggunakan betahistine tablet dihidroklorida jika Anda sedang hamil kecuali dokter Anda telah memutuskan bahwa terapi ini benar-benar diperlukan. Tanyakan kepada dokter Anda untuk saran. 

Jangan menyusui saat menggunakan tablet betahistine dihidroklorida kecuali diperintahkan oleh dokter Anda. Tidak diketahui apakah betahistine dapat keluar dari Air Susu Ibu (ASI) dan diminum oleh bayi yang sedang menyusu atau tidak. 

Pastikan segala penggunaan obat-obatan saat sedang hamil dan menyusui telah Anda konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter. Jangan memutuskan sesuatu jika Anda sendiri masih ragu dengan risiko dari penggunaan obat ini atau obat-obatan lain karena hal ini dapat membahayakan diri Anda serta bayi Anda.

Interaksi

Obat lain apa yang mungkin berinteraksi dengan betahistine?

Interaksi obat yang terjadi antara obat satu dengan obat lainnya  dapat mengubah kinerja obat atau justru meningkatkan risiko efek sampingdari obat yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Meskipun obat-obat tertentu tidak boleh digunakan bersamaan sekaligus, dalam kasus tertentu, dua obat yang berbeda dapat digunakan bersama-sama, bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis, atau melakukan tindakan pencegahan lainnya yang mungkin diperlukan. Beritahu ahli kesehatan Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat resep atau obat non resep lainnya. 

Menggunakan betahistine dengan obat-obatan tertentu biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan bersamaan, dokter Anda dapat mengubah dosis atau mengatur seberapa sering Anda dapat menggunakan salah satu atau kedua obat.

Pastikan bahwa Anda selalu memberi tahukan kepada dokter semua jenis obat-obatan yang Anda gunakan, khususnya jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan berikut:

  • Antihistamin. Hal ini karena dalam teori, betahistine mungkin tidak bekerja dengan benar. Selain itu, betahistine dapat menurunkan efek antihistamin jika terjadi interaksi. 
  • Monoamine-oksidase inhibitor (MAOIs). Obat ini digunakan untuk mengobati depresi atau penyakit Parkinson. Obat ini juga dapat meningkatkan efek samping betahistine.

Jika salah satu obat-obatan diatas pernah Anda gunakan (atau Anda tidak yakin), bicarakan dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan betahistine.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan betahistine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi antar obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Hindari penggunaan alkohol dan tembakau jika Anda sedang menjalani perawatan dengan obat ini. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda dan pastikan Anda mengetahui dampak yang terjadi jika Anda menggunakan obat ini. 

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan betahistine?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Untuk menghindari masalah kesehatan yang lebih serius, konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki masalah kesehatan lainnya, sebab, kondisi kesehatan lain yang Anda miliki mungkin dapat berinteraksi dengan obat ini. 

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat pada rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis yang mungkin terjadi jika terlalu banyak menggunakan betahistine adalah:

  • muntah
  • dispepsia
  • ataksia
  • kejang
  • komplikasi jantung

Gejala overdosis yang telah disebutkan di atas dapat terjadi jika Anda mengonsumsi obat ini pada dosis yang tidak tepat atau terjadi interaksi betahistine dengan obat lain di dalam tubuh Anda.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Jika Anda melupakan satu dosis dari betahistine, minum segera dosis obat yang terlupa. Namun, jika saat Anda hendak minum obat ternyata sudah mendekati waktu untuk menggunakan dosis berikutnya, lupakan dosis yang terlewat dan tetap minum obat sesuai jadwal biasanya. Jangan memaksakan diri untuk menggandakan dosis sebab dosis yang berlebihan dapat membahayakan kondisi kesehatan Anda.

Jangan berhenti menggunakan obat ini hingga dokter mengizinkan Anda untuk berhenti menggunakan obat ini. Sekali pun Anda sudah merasa kondisi Anda membaik, dokter Anda mungkin masih ingin Anda menggunakan obat ini hingga waktu tertentu. Hal ini umumnya dilakukan untuk memastikan bahwa obat bekerja dengan baik dan kondisi Anda memang benar-benar telah membaik.

Jika ada hal yang membuat Anda bingung, pastikan Anda selalu berkonsultasi dengan dokter atau apoteker Anda sehingga Anda tidak akan salah langkah dalam menggunakan obat ini.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Juli 2, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca