Manfaat Kecombrang yang Sayang Dilewatkan (Plus Cara Mengolahnya)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kecombrang (Etlingera elatior) adalah sejenis tumbuhan rempah-rempah. Kecombrang yang sering digunakan dalam makanan adalah bagian bunganya yang belum mekar, masih menguncup, serta bagian batangnya. Ini adalah tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia dengan banyak istilah lain seperti kincung atau sambuang. Kecombrang memberikan aroma dan rasa yang khas pada masakan. Lantas, bagaimana dengan manfaat kecombrang? Bagaimana cara mengolahnya? Simak di bawah ini.

Apa saja manfaat kecombrang?

bunga kecombrang
Sumber: AWS Market

1. Antioksidan dan antibakteri

Dilansir dalam jurnal BMC Research Notes, penelitian tahun 2011 yang bertujuan melihat kandungan antioksidan bunga kecombrang membenarkan bahwa bunga ini mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Efek antioksidan kecombrang sangat kuat.

Bukan hanya bunganya, bahkan batang, rimpang, dan daun tanaman kecombrang sangat tinggi antioksidan. Ini karena tanaman kecombrang mengandung senyawa flavonoid, salah satu senyawa antioksidan yang membantu menangkal kerusakan sel dalam tubuh.

Tingginya kandungan antioksidan ini membuat kecombrang dikenal sebagai tanaman antikanker sebab mampu memperlambat kerusakan yang terjadi akibat pertumbuhan sel kanker.

Selain itu, kecombrang juga punya sifat antibakteri. Dilansir dalam JOM Faperta 2016, bagian bunga kecombrang mengandung zat antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan berbagai bakteri Bacillus cereus, Euscheria coli, Listeria monocytogenes, dan Staphylococcus aureus.

Sifat antibakteri ini disebabkan oleh kandungan minyak atsiri, alkaloid, dan asam lemak di dalamnya. Karena sifat antibakterinya ini, kecombrang juga dijadikan sebagai pengawet alami.

2. Penguat cita rasa masakan

Kecombrang adalah pemberi cita rasa pada berbagai masakan. Karena aromanya yang kuat, kecombrang sering dijadikan untuk mengurangi aroma anyir pada ikan atau seafood.

Kecombrang juga akan memberikan aroma segar pada sambal dan hidangan masakan tumis maupun berkuah. Maka itu, masakan yang dicampur dengan kecombrang biasanya akan mudah dibedakan dengan masakan lainnya karena aromanya yang sangat khas ini.

3. Mengandung berbagai macam zat gizi

Kecombrang juga kaya akan berbagai macam zat gizi. Selain itu, kecombrang juga rendah kalori. Dilansir dalam laman Data Komposisi Pangan Indonesia, 100 gram kecombrang segar mengandung:

  • Energi sebanyak 34 kalori
  • 6,7 gram karbohidrat
  • 2,6 gram serat
  • 1 gram lemak
  • 60 mg kalsium
  • 16 mg fosfor
  • 1 mg zat besi
  • 650,6 mg kalium
  • 47 mg natrium

Cara mengolah bunga kecombrang

Kecombrang adalah bahan makanan yang serba guna. Tanaman lokal ini banyak diolah sebagai campuran bumbu, sayur, urap, pecak, campuran gulai dan yang paling khas adalah jadi sambal. Untuk mendapatkan manfaat kecombrang, Anda tidak usah bingung bagaimana mengolahnya.

Cara menyiapkannya

Setelah memilih bunga kecombrang yang masih segar, pisahkan bagian bunga yang masih menguncup dengan batangnya. Batang kecombrang bertekstur lebih keras dari bunganya tapi masih bisa dipotong-potong untuk dimasukan dalam olahan berkuah seperti sop.

Untuk bunganya, cuci terlebih dahulu sebelum dipotong-potong. Kemudian keringkan. Bunga ini selanjutnya bisa diiris tipis, atau dicincang kecil-kecil. Setelah dicincang bisa masuk ke dalam campuran berbagai bumbu masakan.

Resep olahan kecombrang

Sumber: Vemale

Salah satu resep olahan kecombrang yang paling sering dihidangkan dalam makanan lokal yakni urap. Paduan sayuran dengan kecombrang akan membuat menu makan Anda semakin wangi, sedap, dan sehat. Ini cara membuatnya:

Bahan utama:

  • 5 lonjor kacang panjang, potong sekitar 3 cm, rebus
  • 50 gram tauge, diseduh
  • 1 ikat kangkung (180 gr), petik, dan rebus
  • 1 ikat bayam, petik dan rebus
  • 3 lembar kelopak bunga kecombrang, iris tipis-tipis
  • 200 gram kelapa parut kasar

Bahan bumbu halus:

  • 6 buah cabai merah keriting
  • 1 buah bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sendok teh terasi bakar
  • 1 cm kencur
  • 2 lembar daun jeruk
  • Garam dan gula pasir secukupnya

Cara membuat

  1. Aduk rata kelapa parut, bunga kecombrang dan bahan bumbu halus. Kemudian kukus 30-35 menit hingga matang.
  2. Campurkan sayuran-sayuran yang sudah matang dengan bumbu kelapa yang sudah dikukus.
  3. Urap sayuran kecombrang siap dihidangkan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Manfaat Cordyceps Militaris, Jamur yang Berkhasiat bagi Kesehatan Terutama untuk Pernapasan

Mari mengenal jamur cordyceps yang sejak dulu digunakan sebagai pengobatan tradisional Cina dan berbagai manfaatnya bagi kesehatan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 7 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Cantiknya Bunga Telang dengan 4 Manfaatnya untuk Kesehatan

Siapa yang mengira bahwa bunga telang dengan warna biru putih yang cantik ini menawarkan segudang manfaat untuk kesehatan Anda? Temukan jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 5 April 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Manfaat Quercetin, Pigmen Tumbuhan yang Baik untuk Tubuh

Sebagai pigmen yang ada dalam sayur dan buah, ternyata quercetin menawarkan segudang manfaat untuk kesehatan manusia. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 24 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit

Tak Hanya Kaya Vitamin, Ini 5 Manfaat Labu Air Bagi Kesehatan

Rasanya yang tawar membuat labu air tidak banyak digemari. Padahal, konsumsi labu air juga dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Fakta Gizi, Nutrisi 21 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kebutuhan karbohidrat

Berapa Batas Asupan Karbohidrat yang Ideal Per Hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
rambut bercabang

Penyebab dan Cara Menghilangkan Rambut Bercabang

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 8 menit
makanan penyubur sperma

10 Makanan Penyubur Sperma agar Pasangan Cepat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit
kwashiorkor adalah

Kwashiorkor, Masalah Gizi yang Ditandai dengan Rambut Berwarna Kuning Seperti Jagung

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 14 menit