home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tak Hanya Buahnya, Ekstrak Daun Zaitun Juga Punya 5 Manfaat bagi Kesehatan

Tak Hanya Buahnya, Ekstrak Daun Zaitun Juga Punya 5 Manfaat bagi Kesehatan

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan zaitun bukan? Pohon zaitun yang sering dimanfaatkan buahnya, diekstrak menjadi minyak yang disebut sebagai minyak paling baik untuk memasak. Ternyata, selain bagian buahnya, daun zaitun juga memiliki manfaat setelah diekstraksi. Apa saja manfaat ekstrak daun zaitun? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Manfaat ekstrak daun zaitun bagi kesehatan

Zaitun adalah tanaman yang berbentuk pohon dengan nama latin Olea europaea. Tanaman ini memiliki tinggi tidak lebih dari 15 meter dengan daun tunggal berwarna hijau keperakan.

Selain itu, zaitun juga memiliki bunga kecil berbentuk lonceng yang berwarna putih berbulu. Kemudian, buahnya berbentuk bulat yang bisa dipanen saat masih berwarna hijau atau keunguan.

Bagian buah zaitun hijau inilah yang kemudian diekstrak menjadi minyak zaitun. Sementara, ketika sudah berwarna ungu, buah zaitun lebih sering dijadikan sebagai pewarna buatan. Tak hanya buahnya, daun zaitun juga memiliki manfaat saat telah menjadi ekstrak.

Berikut beberapa manfaat ekstrak daun zaitun untuk kesehatan menurut beberapa penelitian besar.

1. Berpotensi meningkatkan kesehatan jantung

detak jantung tidak teratur

Salah satu faktor risiko penyakit jantung adalah kadar kolesterol tinggi. Kolesterol yang dimaksud adalah LDL (Low Density Lipoprotein) atau Anda mungkin lebih mengenalnya dengan kolesterol jahat.

Semakin tinggi kadar kolesterol ini, semakin besar pula kemungkinan penumpukan dan penyempitan pembuluh darah jantung. Lambat laun, hal ini bisa menyebabkan aterosklerosis.

Studi pada jurnal Phytotherapy Research, menunjukkan bahwa ekstrak daun zaitun memiliki manfaat pada penyakit jantung.

Dalam penelitian tersebut, peneliti memberikan ekstrak daun zaitun selama 8 minggu rutin kepada seekor tikus. Hasilnya, menunjukkan tikus tersebut mengalami penurunan kolesterol jahat. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak daun zaitun kemungkinan membantu mencegah penyakit jantung.

2. Berkhasiat untuk perawatan diabetes tipe 2

gejala pradiabetes

Sebuah laporan mengulas manfaat ekstrak daun zaitun untuk penyakit diabetes tipe 2. Peneliti yang menguji khasiat daun zaitun pada hewan ini menemukan beberapa hasil, yakni:

  • Mengurangi risiko hiperglikemia (kadar gula darah tinggi)
  • Mengurangi hiperinsulinemia (terlalu banyak insulin dalam darah)
  • Mengurangi stres oksidatif (ketidakseimbangan radikal bebas yang membahayakan tubuh)
  • Mengurangi kadar kolesterol jahat

3. Berpotensi mencegah kanker

metastasis kanker

Selain meningkatkan kesehatan jantung, ekstrak daun zaitun juga memiliki manfaat dalam mencegah pertumbuhan sel tubuh yang abnormal.

Sebuah studi pada jurnal Molecular Nutrition & Food Research menemukan bahwa sifat antioksidan dari daun zaitun dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker. Adanya temuan ini membuat ilmuwan terus menggali potensi dan membuktikan efek daun zaitun pada kanker.

4. Berpotensi menurunkan tekanan darah

cara cek tekanan darah di rumah

Tidak hanya kolesterol, penyakit jantung juga berisiko pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi). Penelitian tahun 2017 yang dimuat dalam European Journal of Nutrition menunjukkan bahwa ekstrak zaitun memiliki efek penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Itu artinya, ekstrak daun zaitun dapat membantu menurunkan risiko stroke dan serangan jantung.

5. Berpotensi sebagai obat herpes dan meningkatkan kesehatan otak

Herpes adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh virus herpes. Penyakit ini menyebabkan munculnya luka di sekitar mulut atau kemaluan. Untuk menyembuhkan penyakit ini, pasien perlu meminum antivirus.

Namun, sebuah studi pada African Journal of Microbiology Research menemukan bahwa ekstrak daun zaitun memiliki sifat antivirus dan antimikroba sehingga berpotensi mengurangi kemampuan virus untuk menyerang sel sehat lain. Untuk mngobatinya, Anda perlu menteskan ekstrak daun zaitun ke area kulit yang terluka sebanyak 1 atau 2 tetes.

Selain sebagai obat herpes, ekstrak daun zaitun juga memberikan manfaat pada kesehatan otak. Sebuah penelitian pada International Journal of Molecular Science menemukan bahwa sifat antioksidan, yakni oleuropein dari ekstrak daun zaitun bisa mencegah kerusakan sel-sel di otak.

Meski memiliki banyak manfaat, mungkin masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan khasiatnya. Lebih baik, Anda berkonsultasi dulu dengan dokter Anda sebelum menggunakan ekstrak daun zaitun sebagai pengobatan.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Health Line. Olive Leaf Extract: Dosage, Benefits, Side Effects, and More. Accessed on August 27th, 2019.

Olmez, E., Vural, K., Gok, S., Ozturk, Z., Kayalar, H., Ayhan, S. and Var, A. (2015). Olive Leaf Extract Improves the Atherogenic Lipid Profile in Rats Fed a High Cholesterol DietPhytotherapy Research, 29(10), pp.1652-1657.

Public Knowledge Project. Functional foods in the treatment of type 2 diabetes: olive leaf extract, turmeric and fenugreek, a qualitative review. Accessed on August 27th, 2019.

oulas, V., Exarchou, V., Troganis, A., Psomiadou, E., Fotsis, T., Briasoulis, E. and Gerothanassis, I. (2009). Phytochemicals in olive-leaf extracts and their antiproliferative activity against cancer and endothelial cellsMolecular Nutrition & Food Research, 53(5), pp.600-608.

Lockyer, S., Rowland, I., Spencer, J., Yaqoob, P. and Stonehouse, W. (2016). Impact of phenolic-rich olive leaf extract on blood pressure, plasma lipids and inflammatory markers: a randomised controlled trialEuropean Journal of Nutrition, 56(4), pp.1421-1432.

Academic Journal. Anti-HSV type-1 activity of olive leaves extract crude form acting as a microemulsion dosage form. Accessed on August 27th, 2019.

Barbaro, B., Toietta, G., Maggio, R., Arciello, M., Tarocchi, M., Galli, A. and Balsano, C. (2014). Effects of the Olive-Derived Polyphenol Oleuropein on Human HealthInternational Journal of Molecular Sciences, 15(10), pp.18508-18524.

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x