Makan Mie Instan Pakai Nasi, Sehat atau Tidak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apakah kamu termasuk orang yang punya kebiasaan makan mie instan pakai nasi? Umumnya, orang menambahkan nasi dalam satu mangkuk mie instan agar rasa mie instan lebih lezat atau makan pakai mie saja kurang kenyang. Meski makan mie instan pakai nasi bikin perut lebih kenyang, tapi sehat atau tidak kalau mencampurkan mie instan dengan nasi? Berikut penjelasannya. 

Nutrisi yang terkandung dalam mie instan

Setiap merek mie instan punya bahan-bahan berbeda, tapi kebanyakan dari mereka memiliki bahan yang sama dan sering dipakai. Melansir dari Healthline, mayoritas mie instan tinggi karbohidrat, lemak, sodium, kalori, protein dan beberapa mikronutrien.

Risiko makan mie instan pakai nasi

Kelebihan karbohidrat

Kandungan karbohidrat yang tinggi dari kedua makanan ini, membuat kombinasi mie instan dan nasi memberi dampak buruk untuk tubuh. Melansir dari Medicpole, karbohidrat memiliki sifat yang mengenyangkan dalam waktu singkat. Sehingga, Anda tidak ingin makan lagi dan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh tidak terpenuhi. Pasalnya, tubuh tidak hanya butuh karbohidrat, tapi juga protein, lemak, dan mineral lainnya. Ketidakseimbangan nutrisi akan membuat Anda berisiko mengalami malnutrisi atau kekurangan gizi.

Meningkatkan hormon insulin 

Kombinasi mie instan dan nasi menghasilkan 750 kalori hanya dari karbohidrat dan ini tidak sehat untuk tubuh. Ketika Anda makan mie instan pakai nasi dan karbohidratnya masuk ke dalam tubuh, makanan ini akan dicerna menjadi gula dan meningkatkan hormon insulin.

Hormon ini berperan menciptakan energi dalam tubuh yang dihasilkan dari gula, tapi kalau terlalu banyak gula dari karbohidrat, hormon insulin tidak bisa memproduksi semuanya. Sehingga sisa hormon insulin ini memicu diabetes

Memicu kerusakan hati

Ketika mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat yang berlebihan, karbohidrat masuk ke dalam tubuh akan berubah menjadi zat lain. Misalnya, Anda kekurangan lemak, maka karbohidrat berubah menjadi lemak. Pemrosesan lemak akan dipindahkan ke hati sebagai sistem pendukung pencernaan. Lemak baik akan bermanfaat untuk tubuh, tapi bagaimana bila justru lemak jahat yang menumpuk di liver? Tentu ini akan memicu kerusakan fungsi hati.

Membuat perut buncit

Sering makan mie instan pakai nasi? Coba cek perut Anda, apakah semakin melebar atau tidak. Pasalnya, kelebihan karbohidrat membuat lingkar perut seseorang menjadi lebih besar yang disebabkan lemak jenuh menumpuk di tubuh. Kalau kondisi ini terus diabaikan, memicu obesitas atau kelebihan berat badan dan berbahaya untuk kesehatan Anda dalam jangka panjang.

Menaikkan tekanan darah

Bila Anda sudah memiliki tekanan darah tinggi, hindari kebiasaan makan mie instan pakai nasi. Mie instan mengandung sodium yang meningkatkan tekanan darah dalam tubuh. Bila kebiasaan ini dilakukan dalam jangka panjang, bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. 

Cara makan mie instan dengan gizi baik

Dari sisi kesehatan, kandungan mie instan memang kurang mencukupi. Gimana caranya makan mie instan tanpa takut “dosa kalori”? Daripada menambahkan nasi, Anda bisa mencampurkan sayuran, daging, atau telur di dalam mie instan. Meski tidak sehat secara penuh, tapi setidaknya masih ada kandungan yang bisa diproses cepat di dalam tubuh.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pilihan Beras dan Sumber Karbohidrat Sehat Pengganti Nasi untuk Diabetes

Mengonsumsi sumber karbohidrat seperti beras dapat memengaruhi kadar gula darah diabetes. Lantas, pengganti beras untuk diabetes apa yang sehat?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 15 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Batuk Makin Parah? Hindari Makanan yang Dilarang dan Pantangannya Berikut Ini

Batuk yang tidak kunjung sembuh pasti menyiksa. Agar kondisi cepat membaik, hindari beberapa makanan dan minuman pantangan yang dilarang saat batuk ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Kesehatan Pernapasan 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Pertolongan Pertama Saat Penis Terjepit Ritsleting

Saat penis terjepit ritsleting Anda sudah pasti merasakan sakit yang teramat sangat. Namun jangan panik, berikut pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 15 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Pilihan Obat Gusi Bengkak yang Aman dan Efektif untuk Anak-Anak

Masalah gusi bengkak pada anak tentu bikin mereka rewel hingga tak nafsu makan. Penting untuk memberikan obat gusi bengkak anak yang aman. Apa sajakah itu?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Satria Aji Purwoko
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 15 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
efek samping IUD

8 Efek Samping dari KB IUD yang Harus Dipertimbangkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
buah untuk penambah darah

12 Buah-buahan Penambah Darah untuk Bantu Atasi Anemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
tenggorokan sakit

Yakin Tenggorokan Anda Sehat? Coba Cari Tahu di Sini!

Ditulis oleh: Luthfiya Rizki
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 1 menit